Selamat Pagi | Rabu, Maret 4, 2026
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
Home Berita Daerah Gunung Mas Pemerintah Kabupaten Gunung Mas

Sendratari Harubuh Manugal akan ditampilkan pada PKD 2021

adminmasap by adminmasap
Oktober 8, 2021
in Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
0
Proses pembuatan konten Sendratari Harubuh Manugal di Gedung Pertemuan Umum Damang Batu Kuala Kurun, akhir September 2021. (MASAPNEWS/GCM)

Proses pembuatan konten Sendratari Harubuh Manugal di Gedung Pertemuan Umum Damang Batu Kuala Kurun, akhir September 2021. (MASAPNEWS/GCM)

28
SHARES
214
VIEWS






MASAPNEWS – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) siap menampilkan Sendratari Harubuh Manugal pada pelaksanaan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) 2021.

“Kita akan berpartisipasi dengan menampilkan Sendratari Harubuh Manugal,” ucap Kepala Disbudpar Gumas, Eigh Manto saat dihubungi melalui telepon seluler, Jumat (8/10/2021).

Dia menyebut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memiliki program Pekan Kebudayaan Nasional (PKN), yang merupakan implementasi sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

PKN 2021, tutur dia, bertujuan untuk memberdayakan kekayaan potensi budaya, khususnya sandang, pangan dan papan, sebagai hal primer dalam hidup. PKN 2021 diarahkan sebagai salah satu momen awal dalam mencari solusi dari kearifan lokal untuk permasalahan global.

Terjadinya pandemi Covid-19 membuat perencanaan PKN mengalami perubahan. Oleh sebab itu,dalam PKN 2021 kali ini yang semula metode pelaksanaannya secara hibrida yakni luar jaringan dan dalam jaringan, berubah menjadi 100 persen daring.

Dia menjelaskan, yang dimaksud 100 persen daring di sini yakni dengan membuat konten untuk disajikan secara daring, bukan membuat kegiatan secara fisik yang mengumpulkan massa yang banyak.

Dalam mendukung PKN, setiap daerah diminta berpartisipasi untuk melaksanakan kegiatan, yang selanjutnya disebut Pekan Kebudayaan Daerah (PKD). Dalam PKD, setiap daerah wajib memilih minimal salah satu kegiatan berupa pergelaran, pameran, konferensi dan lokakarya, serta kompetensi.

Empat jenis kegiatan tersebut berkesesuaian dengan tema kearifan lokal tadi yakni sandang, pangan dan papan, untuk ketahanan budaya. Pada PKD 2021, Gumas memilih kegiatan pergelaran berupa Sendratari Harubuh Manugal.

Dia menuturkan, sudah menjadi tradisi suku Dayak, apabila seseorang memiliki lahan yang luas untuk berladang, maka diperlukan banyak orang untuk menanam padi atau disebut tradisi harubuh manugal.

Harubuh manugal adalah penanaman padi yang dilakukan secara bergotong royong. Tradisi ini, populer dilakukan sekitar tahun 1960 hingga tahun 1990-an, di mana saat itu suku Dayak hanya mengenal sistem ladang berpindah yang diolah secara tradisional.

Harubuh manugal biasanya dilakukan oleh dua orang kepala keluarga dari kampung yang berbeda. Ciri khas dari tradisi ini adalah bergotong royong atau saling membantu, namun dibalas pada tahun berikutnya oleh kepala keluarga yang mengadakan harubuh manugal pada tahun sebelumnya kepada orang yang membantu.

“Harubuh manugal dinilai meliputi tema sandang, pangan dan papan. Oleh sebab itu, Disbudpar Kabupaten Gumas memilih mengangkat tema harubuh manugal untuk ditampilkan pada PKD dan diilustrasikan melalui tarian,” beber dia.

Penampilan para penari tersebut juga disisipi dengan seni tradisional karungut. Untuk diketahui, karungut merupakan kesenian tradisional dari Kalimantan Tengah, berupa sastra lisan atau juga bisa disebut pantun yang dilagukan.

Saat ini Disbudpar Gumas telah selesai membuat konten tentang Sendratari Harubuh Manugal, yang dalam pembuatan konten dilakukan di berbagai tempat di wilayah Gumas. 

Konten tersebut nanti diunggah pada portal resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan akan dinilai oleh tiga orang kurator, bersaing dengan penampilan PKD dari daerah lain. Konten yang terpilih nantinya akan tampil di PKN. (GCM/MN-2)

Previous Post

Nurul Iqamah sumbang emas kedua panjat tebing NTB dari nomor combined

Next Post

RHCP umumkan jadwal tur tahun depan

Related Posts

GPM di Tewah Tekan Harga Sembako Jelang Natal dan Tahun Baru
Pemerintah Kabupaten Gunung Mas

GPM di Tewah Tekan Harga Sembako Jelang Natal dan Tahun Baru

Desember 15, 2025
Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemkab Gumas dan Pemprov Gelar GPM di Kuala Kurun
Pemerintah Kabupaten Gunung Mas

Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemkab Gumas dan Pemprov Gelar GPM di Kuala Kurun

Desember 15, 2025
Musda III DAD Gumas, Menjaga Jati Diri di Tengah Arus Modernisasi
Gunung Mas

Musda III DAD Gumas, Menjaga Jati Diri di Tengah Arus Modernisasi

Desember 11, 2025
Pemilihan Duta GenRe dan Ajang Kreativitas Remaja jadi upaya membentuk karakter remaja Gunung Mas
Pemerintah Kabupaten Gunung Mas

Pemilihan Duta GenRe dan Ajang Kreativitas Remaja jadi upaya membentuk karakter remaja Gunung Mas

Desember 3, 2025
Suasana pelantikan belasan pejabat eselon II/B lingkup Pemkab Gumas, di Kuala Kurun, Senin (1/12/2025). (IST)
Pemerintah Kabupaten Gunung Mas

Bupati lantik belasan pejabat eselon II, berikut daftarnya

Desember 1, 2025
(ist)
Pemerintah Kabupaten Gunung Mas

Pemkab Kucurkan Bantuan Rp81 Juta untuk Tiwah Massal Ulek Luwang

November 29, 2025
Next Post
Anthony Kiedis, vokalis Red Hot Chili Peppers saat tampil di Reading Festival (26/8/2016) (PA Images via Reuters Connect/Richard Gray)

RHCP umumkan jadwal tur tahun depan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Tim Skyger Vertical Voyage Indonesia yang sempat dikabarkan hilang saat melakukan ekspedisi ditemukan selamat di wilayah Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (27/8/2021). (Foto : Dokumentasi pribadi)

    Sempat dikabar hilang, Tim Ekspedisi Panjat Tebing Puruk Sandukui ditemukan selamat

    710 shares
    Share 284 Tweet 178
  • Polres Gumas Amankan Tiga Tersangka Illegal Mining

    491 shares
    Share 196 Tweet 123
  • Berikut asal nama Tahura Lapak Jaru, satu-satunya tahura di Kalteng

    449 shares
    Share 180 Tweet 112
  • Sejumlah warga Kalteng jadi korban investasi bodong hingga Rp2 miliar lebih

    390 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Berbalas Pantun Warnai Pembukaan Musda IV MD-AHK Kabupaten Gumas

    280 shares
    Share 112 Tweet 70
Masap News Portal Berita Online Terpercaya

Follow us on social media:

Informasi

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi
Info Pemasangan Iklan

Kategori

  • Barito Selatan
  • Barito Timur
  • Barito Utara
  • Berita Daerah
  • DPRD Kabupaten Gunung Mas
  • DPRD Kotawaringin Timur
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Gunung Mas
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kotawaringin Barat
  • Kotawaringin Timur
  • Kriminal
  • Lamandau
  • Murung Raya
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Palangka Raya
  • Pariwisata
  • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
  • Politik
  • Pulang Pisau
  • Seruyan
  • Sukamara
  • Uncategorized
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.