MASAPNEWS-Peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui digitalisasi dapat mengotimalisasikan stabilitas inflasi. Dan dapat mendukung pemulihan ekonomi nasional akibat dampak kondisi covid-19, khususnya di Kabupaten Lamandau.
“Kami akan mendukung kebijakan dari pemerintah pusat dalam digitalisasi produk UMKM di sektor pangan. Wacana digitalisasi pemasaran produk ini akan kita rumuskan dalam bentuk kongkrit,” ujar Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Lamandau Ir Ray Paskan, kemarin.
Menurut dia, ada beberapa pokok yang akan ditindaklanjuti sesuai arahan pemerintah pusat dalam rangka pengendalian inflasi, yakni menjaga stok dan stabilitas harga bahan pokok. proaktif mendorong sektor ekonomi yang tumbuh produktif di tengah pandemi. Selanjutnya meningkatkan nilai tambah sektor pertanian.
Dari pengendalian ini, tentunya pemerintah daerah Lamandau akan memfokuskan pada UMKM yang bergerak di sektor pertanian. Pengendalian inflasi melalui digitalisasi pemasaran akan dapat memangkas pengeluaran atau biaya untuk distribusi yang dikeluarkan oleh pelaku UMKM, ungkapnya.
Selain itu, kata Ray, untuk meningkatkan perekonomian daerah, sudah barang tentu pemda akan mendorong UMKM, petani dan nelayan untuk memanfaatkan platform digital dalam pemasaran produk. Hal ini menyikapi lesunya penjualan produk akibat dampak kondisi pandemi Covid-19.
“Kondisi pandemi ini sebagai momentum untuk kita mendorong para pelaku UMKM. Dan tidak hanya fokus mengendalikan inflasi saja, namun juga harus proaktif mendorong sektor ekonomi dan membantu meningkatkan produktivitas petani serta memperkuat sektor UMKM agar mampu bertahan lebih baik lagi,” harap Ray Paskan.(HY/MN-2)









