MASAPNEWS – Pro Joko Widodo (Projo) kembali melaksanakan vaksinasi massal terhadap kelompok masyarakat. Kali ini, Projo Perwakilan Kalteng bekerja sama dengan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Polri, Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau menggelar vaksinasi massal yang dipusatkan di perusahaan PT Sawit Multi Utama (SMU) di Kecamatan Bulik Timur, Kabupaten Lamandau.
Langkah memutus rantai penyebaran virus corona atau covid-19 dengan melaksanakan vaksinasi massal ini, Sabtu (13/11/2021), sasarannya tidak hanya pada ruang lingkup PT SMU saja seperti karyawan dan unsur manajemen saja, namun juga meliputi warga desa yang ada di sekitar perusahaan sawit tersebut dengan target sebanyak 1.500 orang untuk dosis 1.
“Ini upaya kita dalam mendukung program pemerintah untuk memberantas penyebaran virus corona dengan melakukan vaksinasi massal bagi masyarakat. Tidak hanya terhadap karyawan kebun sawit, tapi juga warga desa yang ada di sekitar perusahaan menjadi target vaksinasi kita dalam mengejar herd immunity,” jelas Perwakilan DPP Projo Wilayah Kalteng, Reni Lubis.
Pihaknya mengharapkan dengan vaksin ini bisa mencegah penularan Covid-19, atau setidaknya bisa menurunkan tingkat fatalitas dampak Covid-19 bagi yang tertular.
Vaksinasi massal ini, jelas Reni, merupakan bagian dari Program 7 Juta Warga Perkebunan dan Desa-Desa Produktif di 17 Provinsi di Indonesia, diberikan secara gratis untuk rakyat. Program ini diprakarsai oleh Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT), Budi Arie Setiadi, yang juga Ketua Umum DPP Projo.
Hal ini sesuai instruksi Presiden RI Joko Widodo yang dilaksanakan secara kerja bersama antara Projo, Polri, Kemenkes RI dan Gapki dengan target sebanyak 177.000 dosis vaksin pertama dan kedua di Provinsi Kalteng.
Sementara itu, pelaksanaan vaksinasi gratis dosis 1 ini diikuti dengan antusias oleh para karyawan kebun sawit PT SMU dan masyarakat desa di sekitar perusahaan tersebut.
“Semoga dengan adanya program percepatan vaksinasi Covid-19 ini, segera tercipta herd immunity secara massal, sehingga bisa melawan pandemi Covid-19,” kata Reni. (*/red)









