MASAPNEWS – Tidak ada yang tahu kapan pandemi Covid-19 ini berakhir. Merebaknya virus tersebut sangat memukul dan berdampak kepada siapapun, serta melumpuhkan aktivitas ekonomi kehidupan.
Sejatinya ini adalah berprofesi menghibur publik melalui lagu dan musik, namun karena semakin sedikitnya perayaan yang membutuhkan jasa hiburan, maka penyanyi dan pemusik tidak mendapatkan ruang yang cukup untuk beraktivitas.
Tak banyak bisa bertahan lama di tengah pergolakan dan persaingan ekonomi yang kian hari semakin keras. Tak terkecuali penyanyi lokal dari Kabupaten Gumas, sebut saja Putri Panggung yang terus menyalurkan hobi sebagai penyanyi hingga mencari biaya untuk hidup.
“Kita pahamlah Bang, karena kondisi inilah yang membuat saya sebagai penyanyi harus memahami keadaan. Tetapi sampai kapan ya pandemi ini akan berakhir,” tukas Putri Panggung yang nama aslinya Endutsi (29) asal Desa Petak Bahandang, Kecamatan Kurun saat dibincangi di Kuala Kurun, Kamis (25/11/2021).
Endutsi menambahkan, di masa pandemi seperti sekarang ini, sebagai seorang penyanyi lokal dalam menerima job sangat berubah dratis karena masih merebaknya pandemi Covid-19. Namun sebagai penyanyi tetap ada saja jalan untuk manggung baik di acara resmi di kantoran maupun hajatan.
Sebelum manggung, dirinya pernah menjadi juara tingkat Provinsi Kalimantan Tengah sebagai penyanyi karungut. Namun dengan kondisi perekonomian keluarga yang tidak memungkinkan, maka dirinya memutuskan untuk menyanyi dari panggung ke panggung sejak 2009 sampai sekarang.
Endutsi berharap pandemi segera berlalu, sehingga aktivitas bernyanyi bisa kembali normal seperti sebelum pandemi. Saat ini tidak banyak yang bisa dilakukan, selain menunggu tawaran manggung. (HY/MN-2)









