Selamat Siang | Kamis, Oktober 8, 2026
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
Home Politik

Petani Temanggung minta gudang hingga “green house” ke Presiden Jokowi

adminmasap by adminmasap
Desember 14, 2021
in Politik
0
Presiden Jokowi berbincang dengan sejumlah petani di Desa Bansari, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (14/12/2021). (MASAPNEWS/ANT/HO-Rusman-Biro Pers Sekretariat Presiden)

Presiden Jokowi berbincang dengan sejumlah petani di Desa Bansari, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (14/12/2021). (MASAPNEWS/ANT/HO-Rusman-Biro Pers Sekretariat Presiden)

31
SHARES
241
VIEWS






MASAPNEWS – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendengarkan sejumlah permintaan seperti permohonan penyediaan gudang, bantuan dana untuk mendirikan “green house” hingga keluhan soal impor bawang putih yang disampaikan petani di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Perbincangan tersebut terjadi di satu pondok di tepi ladang bawang merah. Di pondok tersebut hadir dua orang petani, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq.

“Kok minta gudang sih? Tidak disimpen di rumah masing-masing saja? Gudang dalam bentuk apa?” tanya Presiden Jokowi kepada salah seorang petani di Desa Bansari, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Selasa, yang ditayangkan dalam kanal Youtube Sekretariat Presiden.

“Gudang biasa, supaya nggak gampang busuk,” kata petani tersebut.

Petani itu lalu mengajukan pendirian gudang seluas 10 meter x 20 meter.

“Butuh tempat untuk tanam selanjutnya takut ada kelangkaan benih,” ungkap petani itu.

“Ooh jadi termasuk untuk menyimpen benih berikut, coba ke Pak Menteri PU itu loh,” sambung Presiden Jokowi.

Petani itu lalu menerangkan secara teknis konstruksi gudang yang ia harapkan dengan menyebut tanah untuk pendirian gudang menggunakan tanah desa.

Petani lainnya meminta untuk bantuan pendirian “green house” (rumah kaca).

“Petani di Temanggung semakin modern, saya ada 7 ‘green house’ untuk melon premium dari desa bisa dikirim ke ibu kota, tempatnya di dusun saya di bawah,” kata petani tadi.

“‘Green house’ itu dari mana? bikin sendiri?” tanya Presiden Jokowi.

“Bukan beli, bikin sendiri, tukangnya masyarakat sekitar. Harapannya supaya Temanggung punya 1.000 ‘green house’ jadi bisa ‘continue’ untuk produksi melon karena kebutuhan di pasar sangat banyak,” jawab petani.

“Satu green house berapa rupiah?” tanya Presiden Jokowi.

“Rp100 juta sudah bisa semi permanen, ukuran 300 meter persegi,” jawab petani.

“Yang dibutuhkan apa? Ambil KUR (Kredit Usaha Rakyat) berani tidak?” tanya Presiden.

“Insya Allah berani, untuk hitung-hitungan 2 tahun ini Insya Allah belum sampai 2 tahun sudah kembali,” jawab petani tersebut.

“Ya sudah ‘di-link-an’ saja kalau ada anggaran di Kementerian Pertanian dianggarkan saja, ini pasti, pasarnya besar karena barangnya bagus, kualitas bagus, yang muda-muda seperti ini harus didukung,” ungkap Presiden.

Mentan Syahrul Yasin Limpo lalu mengatakan petani pemilik rumah kaca itu adalah seorang sarjana.

“Saat ini saya kurang memenuhi kebutuhan vendor-vendor, 1 minggu kebutuhan 2 ton. Saya sebagai kepala kelompok tani, di sini 14 kelompok tani, jadi misal ada ‘green house’ bisa berputar terus,” ungkap Presiden.

“Pinten (berapa)? 1.000 greenhouse?” tanya Presiden.

“Kalau harapannya 1.000 ‘green house’ se-Temanggung jadi kalau ada ‘green house’ pas musim penghujan bisa kerja di ‘green house’,” tambah petani.

Petani lain ada yang mengeluhkan impor bawang putih malah terjadi saat petani panen.

“Panen malah impor? (Telepon) Pak Menteri Perdagangan, Pak Mensesneg? Teleponkan Menteri Perdagangan sekarang,” kata Presiden Jokowi memerintah.

“Halo Pak Menteri, ini saya dengan para petani di Temanggung, keluhan mereka sama, pada saat panen, pada saat panen bawang putih maupun bawang merah impornya justru masuk. Keluhannya selalu itu nggeh. Bentar bawang putih atau bawang merah? Bawang putih, betul,” kata Presiden saat berbincang dengan Menteri Perdagangan M Lutfi melalui ponsel miliknya.

“Tadi saya nanam bawang merah, jadi agak ‘confuse’. Di sini juga ada bawang putihnya, keluhan mereka nggak mau nanam lagi karena saat panen harga jatuh, (karena impor). Ini di Kecamatan Bansari di Kabupaten Temanggung, terima kasih Pak Mendag,” tutup Presiden Jokowi.

Presiden pun yakin dengan perbincangannya melalui telepon tersebut, impor bawang putih saat panen tidak lagi menjadi persoalan.

“Sudah perintah ke menterinya langsung, kalau ada (impor) lagi minta nomor teleponnya biar gampang,” kata Presiden.

Ajudan Presiden Jokowi pun mencatat nomor dua petani tersebut. (ANT/MN-2)

Previous Post

Telkom: CX Summit ajak pengusaha perkuat pengalaman digital pelanggan

Next Post

Tokopedia hadirkan inovasi teknologi di Android dan iOS

Related Posts

Ketua DPR RI Puan Maharani di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (24/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Politik

Ketua DPR minta usut tuntas kasus pagar laut hingga ungkap pemiliknya

Januari 24, 2025
Anggota Komisi VII DPR Novita Hardini dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kementerian Perindustriam di Jakarta, Kamis (23/1/2025). (MASAPNEWS/ANT/HO-DPR RI)
Politik

Anggota DPR dorong pembangunan infrastruktur serap kelebihan semen

Januari 24, 2025
Wamendagri Bima Arya Sugiarto saat ditemui awak media di Gedung Pusat KPK di Jakarta, Kamis (23/1/2025). (MASAPNEWS/ANT/HO-Puspen Kementerian Dalam Negeri)
Politik

Wamendagri pastikan KPK jadi pemateri di retret kepala daerah

Januari 24, 2025
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono (tengah) dalam pertemuan diplomasi terkait Myanmar pada Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos-Klosters, Swiss, Rabu (22/1/2025) waktu setempat. (MASAPNEWS/ANT/HO-Kemlu RI)
Politik

RI terus dorong dialog inklusif demi akhiri krisis politik Myanmar

Januari 23, 2025
Kepala BKD Kaltim Deni Sutrisno saat menyambangi Kepala BKN Prof Zudan Arif Fakrulloh di Jakarta. (MASAPNEWS/ANT/HO-BKD Kaltim)
Politik

BKN: Pelamar CASN 2024 yang mundur kena sanksi tak bisa daftar 2 tahun

Januari 21, 2025
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (kiri) memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (20/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Politik

Menteri KKP sebut pagar laut dibuat terstruktur untuk jadi daratan

Januari 20, 2025
Next Post
Display logo Tokopedia. (MASAPNEWS/ANT/HO-Tokopedia)

Tokopedia hadirkan inovasi teknologi di Android dan iOS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Tim Skyger Vertical Voyage Indonesia yang sempat dikabarkan hilang saat melakukan ekspedisi ditemukan selamat di wilayah Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (27/8/2021). (Foto : Dokumentasi pribadi)

    Sempat dikabar hilang, Tim Ekspedisi Panjat Tebing Puruk Sandukui ditemukan selamat

    721 shares
    Share 288 Tweet 180
  • Polres Gumas Amankan Tiga Tersangka Illegal Mining

    498 shares
    Share 199 Tweet 125
  • Berikut asal nama Tahura Lapak Jaru, satu-satunya tahura di Kalteng

    461 shares
    Share 184 Tweet 115
  • Sejumlah warga Kalteng jadi korban investasi bodong hingga Rp2 miliar lebih

    392 shares
    Share 157 Tweet 98
  • Berbalas Pantun Warnai Pembukaan Musda IV MD-AHK Kabupaten Gumas

    298 shares
    Share 119 Tweet 75
Masap News Portal Berita Online Terpercaya

Follow us on social media:

Informasi

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi
Info Pemasangan Iklan

Kategori

  • Barito Selatan
  • Barito Timur
  • Barito Utara
  • Berita Daerah
  • DPRD Kabupaten Gunung Mas
  • DPRD Kotawaringin Timur
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Gunung Mas
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kotawaringin Barat
  • Kotawaringin Timur
  • Kriminal
  • Lamandau
  • Murung Raya
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Palangka Raya
  • Pariwisata
  • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
  • Politik
  • Pulang Pisau
  • Seruyan
  • Sukamara
  • Uncategorized
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.