Selamat Petang | Rabu, September 23, 2026
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
Home Gaya Hidup

BKKBN: Dispensasi tak bisa dijadikan ukuran naiknya kasus kawin dini

adminmasap by adminmasap
Januari 20, 2023
in Gaya Hidup
0
Tangkapan layar Kepala BKKBN Hasto Wardoyo dalam Waktu Indonesia Berencana (WIB) yang disiarkan di Jakarta, Jumat (20/1/2023). (MASAPNEWS/ANT)

Tangkapan layar Kepala BKKBN Hasto Wardoyo dalam Waktu Indonesia Berencana (WIB) yang disiarkan di Jakarta, Jumat (20/1/2023). (MASAPNEWS/ANT)

27
SHARES
205
VIEWS






MASAPNEWS – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menekankan bahwa tingginya angka dispensasi untuk menikah, tidak bisa dijadikan sebuah nilai untuk mengukur tren meningkatnya kasus terjadinya kawin dini dalam masyarakat.

“Perlu saya luruskan kalau kita menilai kawin dini dengan dispensasi itu salah, karena ada perubahan undang-undang. Jadi yang naik bukan (kasus) kawin di usia dini, tapi karena perubahan batas undang undang,” kata Kepala BKKBN Hasto Wardoyo dalam Waktu Indonesia Berencana (WIB) yang disiarkan di Jakarta, Jumat.

Hasto menyatakan bahwa pengukuran jumlah kasus kawin dini yang menggunakan dispensasi menikah tidaklah tepat. Sebab kasus perkawinan dini, sudah banyak terjadi sejak dulu, hanya saja meningkatnya dispensasi untuk menikah baru meningkat semenjak batas usia dalam undang-undang mengalami perubahan.

Dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang pernikahan, ditetapkan bahwa batas minimal usia menikah bagi perempuan maupun laki-laki adalah 19 tahun. Undang-undang itu menggantikan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 yang menetapkan batas usia diizinkan menikah 16 tahun.

Hasto menjelaskan sebelum adanya undang-undang terbaru, banyak pihak yang berusia di atas 16 tahun tidak membutuhkan dispensasi. Sebab sudah memenuhi batas usia untuk bisa menikah yang ditentukan.

“Karena ada batasnya tadi, jadi semua orang minta dispensasi. Dulu waktu batasnya 16 tahun yang umur 17 atau 18 tahun tidak minta dispensasi untuk menikah. Jadi setelah undang undang berubah bahwa batas pernikahannya menjadi lebih tinggi usianya, yang minta dispensasi jadi lebih banyak,” katanya.

Oleh karenanya, masyarakat tidak bisa menganggap jika pemohon dispensasi meningkat, jumlah kasus perkawinan dini ikut meningkat. Hasto turut mengakui jika pada saat pandemi, jumlah kawin muda mengalami peningkatan. Tetapi sejak pandemi membaik, jumlahnya kembali turun perlahan.

Lebih lanjut Hasto menekankan hal yang seharusnya diperhatikan bukanlah angka dispensasi, melainkan 80 persen orang yang diberikan dispensasi tidak bisa ditolak pengadilan agama karena sudah hamil lebih dulu.

Hal tersebut harus dijadikan keprihatinan bersama karena dapat meningkatkan masalah stunting pada balita, meningkatkan kasus kanker mulut rahim dan menambah Angka Kematian Ibu (AKI) maupun Angka Kematian Bayi (AKB).

“Kalau banyak orang menikah di usia muda, pendidikan kita jadi rendah karena pada umumnya mereka akan putus sekolah. Itu yang jadi keprihatinan kita, kenapa anak-anak kita sudah hamil di bawah usia 20 tahun,” katanya.

Sebelumnya pada tanggal 10 Januari 2023, media sosial digemparkan dengan adanya berita ratusan pelajar SMP hingga SMA di Ponorogo hamil di luar nikah. Banyak di antaranya berani meminta dispensasi untuk melangsungkan pernikahan.

Pada tahun 2021 diketahui jumlah pemohon dispensasi nikah pada tahun 2021 mencapai 266 orang, sementara di tahun 2022 mencapai 191 orang. Bahkan pada minggu pertama di tahun 2023 pemohon mencapai tujuh orang di Pengadilan Agama Ponorogo. (ANT/MN-2)

Previous Post

Wakil Bupati panen jagung hibrida di Sepang Kota

Next Post

Mentan ingin pengelolaan pusat pembibitan tak tergantung APBN

Related Posts

Acara grand opening Goffee dengan pemotongan pita oleh Owner Evandi dan istri bersama mitra kerja, di Palangka Raya, Kamis (15/5/2025). (IST)
Berita Daerah

Tempat Nongkrong Baru di Palangka Raya, Goffee Hadir 24 Jam untuk Para Pecinta Kopi

Mei 17, 2025
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti ditemui di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (25/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Gaya Hidup

Mendikdasmen umumkan UN model baru setelah ada aturan PPDB

Januari 25, 2025
Menteri Kebudayaan Fadli Zon (MASAPNEWS/ANT/HO/Kementerian Kebudayaan)
Gaya Hidup

Menbud bentuk dewan pengawas untuk museum dan cagar budaya

Januari 25, 2025
Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji (lima dari kiri) saat menerima kunjungan dari ICMI membahas lansia produktif untuk menyambut bonus demografi di Kantor Kemendukbangga/BKKBN, Jakarta, Jumat (24/1/2025). (MASAPNEWS/ANT/HO-Kemendukbangga/BKKBN)
Gaya Hidup

Mendukbangga sebut lansia produktif bisa kurangi beban fiskal

Januari 24, 2025
Ketua Komnas Haji dan Umrah Mustolih Siradj. (MASAPNEWS/ANT/Ho-Komnas Haji dan Umrah)
Gaya Hidup

Komnas Haji: Pelibatan KPK untuk pendampingan haji 2025 sudah tepat

Januari 24, 2025
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno (kedua kiri) ketika ditemui usai rapat koordinasi terkait Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Jakarta, Kamis (23/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Gaya Hidup

Menko PMK: Kick-off Pemeriksaan Kesehatan Gratis secepatnya

Januari 23, 2025
Next Post
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (dua kanan) saat meresmikan pusat nursery kelapa genjah di Desa Wonorejo, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Jumat (20/1/2023). (MASAPNEWS/ANT/HO-Kementan)

Mentan ingin pengelolaan pusat pembibitan tak tergantung APBN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Tim Skyger Vertical Voyage Indonesia yang sempat dikabarkan hilang saat melakukan ekspedisi ditemukan selamat di wilayah Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (27/8/2021). (Foto : Dokumentasi pribadi)

    Sempat dikabar hilang, Tim Ekspedisi Panjat Tebing Puruk Sandukui ditemukan selamat

    721 shares
    Share 288 Tweet 180
  • Polres Gumas Amankan Tiga Tersangka Illegal Mining

    498 shares
    Share 199 Tweet 125
  • Berikut asal nama Tahura Lapak Jaru, satu-satunya tahura di Kalteng

    460 shares
    Share 184 Tweet 115
  • Sejumlah warga Kalteng jadi korban investasi bodong hingga Rp2 miliar lebih

    392 shares
    Share 157 Tweet 98
  • Berbalas Pantun Warnai Pembukaan Musda IV MD-AHK Kabupaten Gumas

    297 shares
    Share 119 Tweet 74
Masap News Portal Berita Online Terpercaya

Follow us on social media:

Informasi

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi
Info Pemasangan Iklan

Kategori

  • Barito Selatan
  • Barito Timur
  • Barito Utara
  • Berita Daerah
  • DPRD Kabupaten Gunung Mas
  • DPRD Kotawaringin Timur
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Gunung Mas
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kotawaringin Barat
  • Kotawaringin Timur
  • Kriminal
  • Lamandau
  • Murung Raya
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Palangka Raya
  • Pariwisata
  • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
  • Politik
  • Pulang Pisau
  • Seruyan
  • Sukamara
  • Uncategorized
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.