Selamat Malam | Minggu, Juli 5, 2026
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
Home Berita Daerah

Debat Perdana Pilkada Kotim Tanpa Perdebatan

adminmasap by adminmasap
November 24, 2020
in Berita Daerah, Kotawaringin Timur
0
Suasana debat publik calon Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur di Gedung Serbaguna Sampit, Senin (23/11/2020) malam. ANTARA/HO-KPU Kotim
27
SHARES
205
VIEWS






MASAPNEWS, – Debat publik perdana calon Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah tahun 2020 berjalan lancar, bahkan tanpa ada perdebatan atau adu argumen sengit seperti lazimnya dalam sebuah debat kandidat.

“Harapan kami dalam acara ini, masing-masing pasangan calon memberikan gambaran tentang apa dan bagaimana solusi mereka terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat jika mereka terpilih nanti,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Kotawaringin Timur, Siti Fathonah Purnaningsih di Sampit, Senin malam.

Debat yang berlangsung di Gedung Serbaguna Sampit ini dipandu oleh seorang akademisi dari Palangka Raya, Jairi. Debat dibagi dalam lima segmen dengan durasi bertanya satu menit dan menjawab 1,5 menit.

Debat mengangkat tema meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan kepada masyarakat dalam menyelesaikan persoalan daerah Kabupaten Kotawaringin Timur di masa pandemi COVID-19.

Dari empat pasangan calon, calon bupati nomor urut 3 yaitu Muhammad Taufiq Mukri tidak hadir karena sakit, sehingga yang hadir hanya calon Wakil Bupati Supriadi. Sementara itu pasangan calon lainnya tampil lengkap yaitu nomor urut 1 yaitu Halikinnor-Irawati, nomor urut 2 yaitu Suprianti Rambat-Muhammad Arsyad dan nomor urut 4 yaitu Muhammad Rudini Darwan Ali-Samsudin.

Pantauan sepanjang debat berlangsung, hanya ada satu situasi yang sedikit meningkat ketika calon wakil bupati nomor urut 2 yaitu Muhammad Arsyad menanyakan kepada calon bupati nomor urut 1 yaitu Halikinnor terkait distribusi anggaran daerah yang menurutnya tidak merata sehingga pembangunan di pelosok jauh tertinggal.

Pertanyaan itu ditujukan lantaran latar belakang Halikinnor yang merupakan Sekretaris Daerah sekaligus Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur sehingga dinilai punya andil dalam membuat kebijakan.

Menjawab itu, Halikinnor mengatakan, meski sebagai Sekretaris Daerah sekaligus Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah, namun dia tidak memiliki kewenangan penuh dalam mengambil keputusan.

Selain itu, Halikinnor menjelaskan bahwa banyak program pembangunan infrastruktur yang sudah siap dilaksanakan namun terpaksa ditunda lantaran terimbas pandemi COVID-19. Sebanyak 50 persen anggaran pembangunan daerah dipangkas dan harus dialihkan untuk penanganan COVID-19.

Sementara itu di bagian lain, jalannya debat diwarnai salah jawaban atau jawaban tidak sesuai yang ditanyakan antar beberapa pasangan calon. Ada pula pasangan calon yang justru menyatakan kesamaan pendapat atau jawaban dengan pasangan calon lainnya yang menjawab pertanyaan mereka.

Jalannya debat publik perdana yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat ini juga terlihat masih sedikit kaku. Tidak hanya pasangan calon yang gugup dan grogi, moderator pun terlihat merasakan hal serupa bahkan sempat lupa memberi kesempatan berbicara kepada pasangan nomor urut 3 yaitu Supriadi untuk paparan dan pasangan nomor urut 2 yaitu Suprianti Rambat-Muhammad Arsyad untuk menanggapi jawaban pasangan calon lain.

Beberapa isu yang diangkat panelis melalui pertanyaan kepada keempat pasangan calon di antaranya terkait penanganan pandemi COVID-19, kebakaran hutan dan lahan, kerusakan hutan, pencemaran sungai, peningkatan pelayanan kesehatan dan pendidikan, peningkatan infrastruktur, pemulihan dan peningkatan ekonomi serta penyediaan lapangan pekerjaan.

Beberapa isu-isu menonjol disampaikan masing-masing pasangan calon melalui paparan maupun jawaban-jawaban mereka terhadap pasangan calon lain.

Pasangan nomor urut 1 yaitu Halikinnor-Irawati mengedepankan kemampuan mereka dalam mengelola anggaran karena memiliki pengalaman di birokrasi. Mereka juga menyampaikan program-program yang menurut mereka realistis sesuai dengan kemampuan anggaran daerah, bukan program muluk-muluk.

Halikinnor juga berulang kali menyampaikan pentingnya pengadaan alat berat di setiap kecamatan karena sangat dibutuhkan masyarakat dalam merawat jalan, normalisasi drainase mencegah banjir serta membuka lahan pertanian sehingga tidak perlu ada pembakaran lahan.

Pasangan nomor urut 2 yaitu Suprianti Rambat-Muhammad Arsyad banyak memaparkan strategi mereka untuk memulihkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat, seperti melalui pelatihan dan bantuan permodalan usaha.

Pasangan berlatar belakang pengusaha dan politisi ini optimistis mampu meningkatkan pendapatan daerah dengan menggali sumber-sumber yang selama ini belum dioptimalkan.

Sementara itu pasangan nomor urut 3 yaitu Supriadi memaparkan sejumlah program seperti 1.000 beasiswa, serta layanan kesehatan terbalik yakni mendahulukan pelayanan, baru pengurusan administrasi.

Supriadi juga mendorong hadirnya rumah sakit swasta supaya pelayanan kesehatan makin lengkap serta terjadi persaingan sehat untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Pasangan calon nomor urut 4 yaitu Muhammad Rudini Darwan Ali-Samsudin memaparkan program mereka menggratiskan pendidikan di semua tingkatan. Sumber daya manusia tenaga pendidik juga akan terus ditingkatkan. Untuk membantu masyarakat desa, akan ada pendampingan melalui program satu desa satu sarjana.

Duet politisi dan birokrat ini juga menyampaikan tentang pentingnya profesionalitas penempatan pegawai karena akan sangat berpengaruh terhadap kinerja pemerintahan. Mereka juga berulang kali menekankan komitmen mereka memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba dengan menggandeng semua pihak.

Sementara itu, keempat pasangan calon diingatkan untuk mempersiapkan diri menghadapi debat publik berikutnya yang rencananya akan dilaksanakan di studio salah satu stasiun televisi swasta di Jakarta. (ANT/MN-2)

Previous Post

Kurs Rupiah Selasa Pagi Melemah 1 Poin

Next Post

Rekrutmen Guru Jalur PPPK Akan Dibuka

Related Posts

Cegah Gangguan Keamanan, Piket Pamapta Sisir Titik Keramaian Kuala Kurun
Gunung Mas

Cegah Gangguan Keamanan, Piket Pamapta Sisir Titik Keramaian Kuala Kurun

Juli 4, 2026
38 Personel Polres Gumas Resmi Sandang Pangkat Baru
Gunung Mas

38 Personel Polres Gumas Resmi Sandang Pangkat Baru

Juli 1, 2026
Potong Tumpeng Warnai Syukuran Bhayangkara ke-80 di Polres Gumas
Gunung Mas

Potong Tumpeng Warnai Syukuran Bhayangkara ke-80 di Polres Gumas

Juli 1, 2026
Peringati Bhayangkara ke-80, Polres Gumas Tegaskan Komitmen di Sektor Pangan dan Gizi
Gunung Mas

Peringati Bhayangkara ke-80, Polres Gumas Tegaskan Komitmen di Sektor Pangan dan Gizi

Juli 1, 2026
Hasil Panen Petani Binaan Polsek Sepang Sukses Masuk Gudang Bulog
Gunung Mas

Hasil Panen Petani Binaan Polsek Sepang Sukses Masuk Gudang Bulog

Juni 30, 2026
Polres Gumas Beberkan Capaian Semester I 2026, Gulung Pencuri Sawit dan Basmi Narkoba
Gunung Mas

Polres Gumas Beberkan Capaian Semester I 2026, Gulung Pencuri Sawit dan Basmi Narkoba

Juni 29, 2026
Next Post
Mendikbud Nadiem Anwar Makarim memaparkan terobosan pada seleksi guru PPPK 2020 di Jakarta, Seni (23/11). (ANTARA/dok pri)

Rekrutmen Guru Jalur PPPK Akan Dibuka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Tim Skyger Vertical Voyage Indonesia yang sempat dikabarkan hilang saat melakukan ekspedisi ditemukan selamat di wilayah Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (27/8/2021). (Foto : Dokumentasi pribadi)

    Sempat dikabar hilang, Tim Ekspedisi Panjat Tebing Puruk Sandukui ditemukan selamat

    717 shares
    Share 287 Tweet 179
  • Polres Gumas Amankan Tiga Tersangka Illegal Mining

    495 shares
    Share 198 Tweet 124
  • Berikut asal nama Tahura Lapak Jaru, satu-satunya tahura di Kalteng

    453 shares
    Share 181 Tweet 113
  • Sejumlah warga Kalteng jadi korban investasi bodong hingga Rp2 miliar lebih

    391 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Berbalas Pantun Warnai Pembukaan Musda IV MD-AHK Kabupaten Gumas

    291 shares
    Share 116 Tweet 73
Masap News Portal Berita Online Terpercaya

Follow us on social media:

Informasi

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi
Info Pemasangan Iklan

Kategori

  • Barito Selatan
  • Barito Timur
  • Barito Utara
  • Berita Daerah
  • DPRD Kabupaten Gunung Mas
  • DPRD Kotawaringin Timur
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Gunung Mas
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kotawaringin Barat
  • Kotawaringin Timur
  • Kriminal
  • Lamandau
  • Murung Raya
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Palangka Raya
  • Pariwisata
  • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
  • Politik
  • Pulang Pisau
  • Seruyan
  • Sukamara
  • Uncategorized
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.