Selamat Malam | Kamis, April 30, 2026
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
Home Gaya Hidup

Kemenbud: Keragaman budaya di Indonesia menjadi pemersatu bangsa

adminmasap by adminmasap
Januari 16, 2025
in Gaya Hidup
0
Direktur Sejarah dan Permuseuman di Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI Prof Dr Agus Mulyana, M.Hum saat memberikan sambutan pada kegiatan Festival Budaya dan Cinta Tanah Air di Unila. Bandarlampung, Kamis (16/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)

Direktur Sejarah dan Permuseuman di Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI Prof Dr Agus Mulyana, M.Hum saat memberikan sambutan pada kegiatan Festival Budaya dan Cinta Tanah Air di Unila. Bandarlampung, Kamis (16/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)

27
SHARES
210
VIEWS






MASAPNEWS – Direktur Sejarah dan Permuseuman di Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI Prof Dr Agus Mulyana, M.Hum mengatakan bahwa keragaman budaya di Indonesia merupakan alat yang menjadi pemersatu bangsa.

“Di Indonesia kebudayaan yang dalam proses sejarahnya, ternyata tidak menjadi satu potensi konflik dalam perjuangan melawan penjajahan. Justru ini yang menarik keragaman budaya yang ada di Indonesia menjadi satu identitas pemersatu bangsa,” katanya pada Acara Festival Budaya dan Cinta Tanah Air yang digelar oleh Universitas Lampung (Unila) di Bandarlampung, Rabu.

Dia menjelaskan bahwa dalam dalam proses perjuangan melawan penjajah di negeri ini terdapat banyak perlawanan dari berbagai daerah yang berbeda suku dan etnis dan budaya, yang pada akhirnya menjadikan adanya satu kesepakatan bersama tentang nasionalisme.

“Jadi Indonesia dengan keragaman budaya mampu menyatukan para pejuang dan pemuda yang ini puncaknya terjadi pada Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928,” kata dia.

Menurutnya, terdapat hal yang menarik di Indonesia ini, karena jauh sebelum Sumpah Pemuda, para pejuang selalu berjuang mewakili identitas daerahnya masing-masing.

“Ini yang menarik padahal jauh sebelum itu para pemuda pemudi selalu pakai identitas masing-masing dalam berjuang melawan penjajah, ada orang Sulawesi membentuk Jong Sulawesi, orang Ambon, Sumatera, dan daerah lainnya juga, mereka membangun identitas-identitas organisasi atas dasar budaya, atas dasar etniknya,” kata dia.

Namun, lanjut dia, dalam kasus perjuangan Indonesia melawan penjajahan, keragaman di Indonesia ini justru menjadi sebuah potensi di dalam satu bukan terpecah.

“Sehingga, nasionalisme Indonesia, rasa cinta Tanah Air itu memiliki basis kepada kebudayaan. Saya orang Sunda tapi saya juga orang Indonesia, ada orang yang merasa tetap orang Batak tetapi kita juga orang Indonesia,” kata dia.

Menurutnya, hal inilah yang menarik dalam keragaman budaya Indonesia, sehingga ini dapat membangun nilai-nilai karakter kepribadian bangsa.

“Jadi bagaimana budaya ini menjadi satu nilai di dalam membangun karakter dan kepribadian bangsa apa yang disebut dengan membentuk nilai multikultural,” kata dia.

Sehingga, lanjut dia, ke depan bagaimana kebudayaan yang ada di Indonesia menjadi satu identitas penting di dalam membangun cinta Tanah Air atau yang disebut dengan nasionalisme

“Jadi karakter nasionalisme yang berbasis budaya ini akan dihadapkan pada adanya globalisasi dan ekspansi budaya luar. Nah untuk menghadapi ini, sekarang Kementerian Kebudayaan di bawah sedang berupaya untuk menjadikan Indonesia sebagai kota dunia dan kota budaya,” kata dia. (ANT/MN-2)

Previous Post

Menhan Sjafrie bahas penguatan alutsista TNI dalam Rapim Kemenhan

Next Post

BPOM dorong industri farmasi kembangkan obat asli Indonesia

Related Posts

Acara grand opening Goffee dengan pemotongan pita oleh Owner Evandi dan istri bersama mitra kerja, di Palangka Raya, Kamis (15/5/2025). (IST)
Berita Daerah

Tempat Nongkrong Baru di Palangka Raya, Goffee Hadir 24 Jam untuk Para Pecinta Kopi

Mei 17, 2025
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti ditemui di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (25/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Gaya Hidup

Mendikdasmen umumkan UN model baru setelah ada aturan PPDB

Januari 25, 2025
Menteri Kebudayaan Fadli Zon (MASAPNEWS/ANT/HO/Kementerian Kebudayaan)
Gaya Hidup

Menbud bentuk dewan pengawas untuk museum dan cagar budaya

Januari 25, 2025
Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji (lima dari kiri) saat menerima kunjungan dari ICMI membahas lansia produktif untuk menyambut bonus demografi di Kantor Kemendukbangga/BKKBN, Jakarta, Jumat (24/1/2025). (MASAPNEWS/ANT/HO-Kemendukbangga/BKKBN)
Gaya Hidup

Mendukbangga sebut lansia produktif bisa kurangi beban fiskal

Januari 24, 2025
Ketua Komnas Haji dan Umrah Mustolih Siradj. (MASAPNEWS/ANT/Ho-Komnas Haji dan Umrah)
Gaya Hidup

Komnas Haji: Pelibatan KPK untuk pendampingan haji 2025 sudah tepat

Januari 24, 2025
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno (kedua kiri) ketika ditemui usai rapat koordinasi terkait Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Jakarta, Kamis (23/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Gaya Hidup

Menko PMK: Kick-off Pemeriksaan Kesehatan Gratis secepatnya

Januari 23, 2025
Next Post
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar saat memberikan keterangan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (16/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)

BPOM dorong industri farmasi kembangkan obat asli Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Tim Skyger Vertical Voyage Indonesia yang sempat dikabarkan hilang saat melakukan ekspedisi ditemukan selamat di wilayah Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (27/8/2021). (Foto : Dokumentasi pribadi)

    Sempat dikabar hilang, Tim Ekspedisi Panjat Tebing Puruk Sandukui ditemukan selamat

    716 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Polres Gumas Amankan Tiga Tersangka Illegal Mining

    493 shares
    Share 197 Tweet 123
  • Berikut asal nama Tahura Lapak Jaru, satu-satunya tahura di Kalteng

    451 shares
    Share 180 Tweet 113
  • Sejumlah warga Kalteng jadi korban investasi bodong hingga Rp2 miliar lebih

    391 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Berbalas Pantun Warnai Pembukaan Musda IV MD-AHK Kabupaten Gumas

    287 shares
    Share 115 Tweet 72
Masap News Portal Berita Online Terpercaya

Follow us on social media:

Informasi

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi
Info Pemasangan Iklan

Kategori

  • Barito Selatan
  • Barito Timur
  • Barito Utara
  • Berita Daerah
  • DPRD Kabupaten Gunung Mas
  • DPRD Kotawaringin Timur
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Gunung Mas
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kotawaringin Barat
  • Kotawaringin Timur
  • Kriminal
  • Lamandau
  • Murung Raya
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Palangka Raya
  • Pariwisata
  • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
  • Politik
  • Pulang Pisau
  • Seruyan
  • Sukamara
  • Uncategorized
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.