MASAPNEWS – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, meminta kepada pemerintah kabupaten setempat dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (DPU) agar memprioritaskan perbaikan jalan berdasarkan urgensi dampak sosial-ekonomi masyarakat.
Anggota Banggar DPRD Gumas Yulius Agau saat dihubungi awak media dari Kuala Kurun, Selasa, mengatakan peningkatan infrastruktur jalan hendaknya fokus pada beberapa hal yang dinilai penting bagi masyarakat.
“Fokus utama hendaknya adalah pada jalan produksi atau akses pasar sebagai urat nadi distribusi ekonomi desa, akses menuju fasilitas pelayanan publik seperti kesehatan dan pendidikan,” ungkap politisi Partai Perindo itu.
Ia menambahkan, yang juga harus menjadi perhatian adalah jalur fungsional yang kritis dan berpotensi memutus akses antarwilayah apabila mengalami kerusakan, sehingga penanganan terhadap jalur tersebut perlu segera didahulukan.
DPU juga diminta melakukan kolaborasi dengan Perusahaan Besar Swasta (PBS) melalui pemetaan ruas jalan di wilayah operasional perusahaan, untuk diusulkan dalam skema Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility.
Rekomendasi tersebut merupakan bagian dari catatan Banggar DPRD Gumas dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 bersama pemkab di Kuala Kurun, Senin (6/7).
Bupati Gumas Jaya S Monong menyambut baik berbagai saran dan masukan dari Banggar DPRD, karena pada dasarnya itu demi kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau.
“Saya minta perangkat daerah terkait, khususnya DPU, agar segera menindaklanjuti seluruh saran dan masukan yang disampaikan oleh Banggar DPRD Gumas, demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat luas,” kata Jaya.
Permintaan Banggar DPRD Gumas tersebut sejalan dengan program unggulan pemkab yakni Tambun Bungai, yang diluncurkan Bupati bersama Wakil Bupati Efrensia LP Umbing di Desa Tumbang Pajangei Kecamatan Tewah, Juli 2025. (ist)






