MASAPNEWS – Wakil
Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah Efrensia L.P Umbing meminta perusahaan
yang ada di Desa Tumbang Kajuei, Kecamatan Rungan, agar aktif menyampaikan data
karyawan mereka yang terkonfirmasi positif COVID-19, penanganan, serta 3T
(Testing, Tracing, dan Treatment).
Data tersebut menjadi acuan bagi Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Gumas
untuk melakukan langkah-langkah penanganan, kata Efrensia usai memimpin rapat
koordinasi menyikapi peningkatan kasus konfirmasi positif COVID-19, di Kuala
Kurun, Senin.
“Di perusahaan tersebut pernah ada karyawan yang terkonfirmasi positif COVID-19
varian baru, sehingga kami meminta mereka agar aktif menyampaikan laporan
karyawan yang terkonfirmasi positif,” ucapnya.
Hanya saja, hingga saat ini perusahaan tersebut belum melakukan koordinasi
dengan Dinkes Gumas atau pusat kesehatan masyarakat terdekat, terkait laporan
data karyawan yang terkonfirmasi positif COVID-19.
Memang, ujar perempuan pertama yang menjadi Wabup Gumas ini, perusahaan
tersebut bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Sylvanus
Palangka Raya untuk urusan treatment.
Namun untuk testing dan trecing Satgas Gumas tidak mengetahui bagaimana
penanganannya, karena tidak ada laporan yang disampaikan dari perusahaan kepada
Dinkes Gumas atau puskesmas terdekat.
Dia menjelaskan, Satgas Penanganan COVID-19 Gumas memberi perhatian khusus
kepada perusahaan di Tumbang Kajuei, karena karyawan di perusahaan tersebut
pernah terkonfirmasi kasus virus corona varian baru.
“Mereka tidak terkurung di wilayah perkantoran dan masih wira wiri di
lingkungan masyarakat sekitar. Kalau ada yang positif masih wira wiri nanti
dikhawatirkan masyarakat terpapar. Jadi kami ingin monitor juga, memastikan
protokol kesehatan dan 3T benar-benar dilakukan,” paparnya.
Oleh sebab itu, Efrensia meminta kepada perusahaan di Tumbang Kajuei agar
kooperatif menyampaikan laporan kepada Dinkes Gumas atau puskesmas terdekat,
agar Satgas dapat mengambil langkah penanganan.
Lebih lanjut, dia juga meminta kepada masyarakat di kabupaten bermoto
Habangkalan Penyang Karuhei Tatau agar disiplin dalam menerapkan protokol
kesehatan. Masyarakat juga diminta untuk mengkonsumsi makanan bergizi, untuk
meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh.
Sekda Gumas Yansiterson menambahkan, untuk perusahaan besar lain yang
beroperasi di wilayah setempat sudah ada yang kooperatif, di mana saat ada
karyawan yang terkonfirmasi positif langsung dilaporkan.
Rakor sendiri menghasilkan beberapa poin yang akan dilakukan oleh Satgas untuk
mengendalikan penyebaran dan penularan COVID-19, seperti menyiapkan sarana dan
prasarana, rencana pengaktifan pos penyekatan di Kecamatan Sepang dan Kecamatan
Manuhing, serta beberapa lainnya.
Untuk diketahui, testing adalah tindakan melakukan tes COVID-19, tracing adalah
penelusuran kontak erat, dan treatment adalah tindak lanjut berupa perawatan
pada pasien COVID-19. (ANT/MN-3)









