MASAPNEWS – Panglima
TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyebutkan, dalam mewujudkan Indonesia bebas
pandemi COVID-19 diperlukan sinergitas TNI-Polri dengan penanganan yang serius,
ekstra dan berkelanjutan.
Panglima TNI mengatakan hal itu saat meninjau Serbuan Vaksinasi bagi buruh
bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di wilayah Jawa Barat,
bertempat di Gedung Kahatex Bandung, Jawa Barat, Kamis.
Menurut dia, untuk memberikan perlindungan terhadap kesehatan masyarakat
merupakan tanggung jawab bersama, terutama TNI, Polri dan aparat pemerintah.
Marsekal Hadi pun mengucapkan terima kasih kepada para tenaga kesehatan
yang dengan setia selalu melayani masyarakat tanpa kenal lelah, disamping itu
juga TNI dan Polri tentunya akan selalu bergerak untuk menggelar serbuan
vaksinasi di seluruh wilayah Indonesia.
“Kepada para Nakes, kalian tetap harus memperhatikan dan menjaga
kesehatan. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga, melindungi dan membalas
pengabdian tulus saudara sekalian,” kata Panglima TNI dalam siaran persnya.
Dalam kesempatan itu, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) ini juga
menuturkan bahwa saat ini strategi yang digunakan pemerintah dalam menangani
COVID-19 adalah menegakkan dan mengkampanyekan disiplin Protokol kesehatan,
yaitu menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.
“Pelaksanaan 3T (Testing, Tracing dan Treatment)
hal ini sangat penting untuk mengetahui dan memisahkan masyarakat yang tidak
terinfeksi dan masyarakat yang terinfeksi,” jelasnya.
Adapun target vaksinasi di lokasi ini sejumlah 2.500 vaksinasi bagi para buruh,
dengan melibatkan 156 Nakes gabungan dari TNI, Polri, Fakultas Kedokteran
Universitas Pajajaran dan Fakultas Keperawatan UPI Sumedang.
Kegiatan di akhiri dengan pemberian bantuan sembako kepada para perwakilan buruh
yang diberikan oleh Panglima TNI dan Kapolri.
Turut hadir pada acara tersebut diantaranya, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI
Nugroho Budi Wiryanto, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Ahmad Dofiri dan Gubernur
Jawa Barat Ridwan Kamil. (ANT/MN-3)









