Selamat Pagi | Kamis, Mei 14, 2026
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
Home Gaya Hidup

Bantu anak beradaptasi, psikolog sarankan orang tua buat simulasi PTM

adminmasap by adminmasap
September 9, 2021
in Gaya Hidup
0
Para murid duduk berjauhan saat belajar di sekolah dasar Nagoya, Jepang. (REUTERS/KYODO/ANT)

Para murid duduk berjauhan saat belajar di sekolah dasar Nagoya, Jepang. (REUTERS/KYODO/ANT)

27
SHARES
210
VIEWS






MASAPNEWS – Psikolog Keluarga dan Anak, Samanta Elsener menyatakan orang tua perlu membuat simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) untuk membantu anak beradapatasi di lingkungan baru.

“Perlu banget (simulasi), karena tantangannya sekarang anak-anak mengalami yang namanya social awkaward. Jadi kalau ketemu temannya merasa aneh,” kata Samanta pada acara Bincang ANTARA ditulis, Kamis.

Kondisi social awkward tercipta karena di masa seharusnya anak belajar bersosialiasi dengan teman sebayanya, justru kesempatan itu terlewati selama hampir dua tahun lamanya karena pandemi mengharuskan anak hanya beraktivitas di dalam rumah.

Maka dari itu orang tua harus diharuskan secara aktif menyiapkan simulasi agar anak bisa kembali aktif dan ceria saat harus berhadapan dengan lingkungan sosial sebayanya.

Samanta mencontohkan selain membuat simulasi kondisi sekolah di rumah sebelum menyambut PTM, orang tua juga bisa menghadirkan simulasi lingkungan sosial dengan teman sebayanya.

Misalnya orang tua berpura-pura menjadi teman dalam beragam skema sosial seperti sedang bermain dengan teman, atau temannya sedang tidak mau bicara, atau bisa juga orang tua berpura-pura menjadi teman yang sedang sedih.

“Orang tua harus aktif melakukan pendekatan, cari informasi dari guru dan juga orang tua lainnya tentang apa yang sedang dipelajari anak. Dari situ kita bisa menyesuaikan, kita bisa membuat kondisi anak menjadi seimbang lagi. Itu kata kuncinya mengoptimalkan anak secara sosial, sehingga dalam situasi berbeda ia bisa bersikap berbeda,” kata Samanta.

Tidak usah khawatir ketika anak mengalami hal tersebut karena dalam dua tahun terakhir anak tidak memiliki kesempatan untuk bersosialisasi dengan individu sebayanya.

Tidak usah heran juga ketika banyak anak yang terlalu nyaman di dalam rumah dan merasa canggung untuk bersosialisasi ketika harus berkegiatan di luar rumah terutama saat anggota keluarga atau orang yang dikenalnya di rumah tidak ikut mendampingi.

“Selama dua tahun ini anak tidak mendapatkan kesempatan itu (bersosialisasi dengan sebayanya), mereka tidak mengalami yang namanya rebutan barang, rebutan perhatian guru, atau bahkan berkompetisi nilai ulangan. Itu dia tidak mendapatkannya karena pandemi,” katanya.

Selain simulasi, orang tua juga wajib menstimulasi buah hatinya lewat bercerita atau membaca buku terkait dengan cara sosialisasi dan nilai- nilai yang terkandung di dalamnya.

Orang tua bisa memberikan stimulasi lewat atau buku cerita yang mengandung nilai persahabatan dan kebersamaan.

Dengan adanya stimulasi sejenis, meski anak- anak sudah lama tak berjumpa teman sebayanya namun kemampuan visualisasi dari cerita yang dimilikinya membantu anak bisa memupuk rasa keingin tahuan dan kepercayaan diri untuk bersosialisasi pada saat Sekolah Tatap Muka mulai dilakukan. (ANT/MN-2)

Previous Post

Wapres: PTM terbatas harus ada izin dari orang tua murid

Next Post

Wapres: Perketat pintu masuk RI cegah varian Mu

Related Posts

Acara grand opening Goffee dengan pemotongan pita oleh Owner Evandi dan istri bersama mitra kerja, di Palangka Raya, Kamis (15/5/2025). (IST)
Berita Daerah

Tempat Nongkrong Baru di Palangka Raya, Goffee Hadir 24 Jam untuk Para Pecinta Kopi

Mei 17, 2025
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti ditemui di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (25/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Gaya Hidup

Mendikdasmen umumkan UN model baru setelah ada aturan PPDB

Januari 25, 2025
Menteri Kebudayaan Fadli Zon (MASAPNEWS/ANT/HO/Kementerian Kebudayaan)
Gaya Hidup

Menbud bentuk dewan pengawas untuk museum dan cagar budaya

Januari 25, 2025
Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji (lima dari kiri) saat menerima kunjungan dari ICMI membahas lansia produktif untuk menyambut bonus demografi di Kantor Kemendukbangga/BKKBN, Jakarta, Jumat (24/1/2025). (MASAPNEWS/ANT/HO-Kemendukbangga/BKKBN)
Gaya Hidup

Mendukbangga sebut lansia produktif bisa kurangi beban fiskal

Januari 24, 2025
Ketua Komnas Haji dan Umrah Mustolih Siradj. (MASAPNEWS/ANT/Ho-Komnas Haji dan Umrah)
Gaya Hidup

Komnas Haji: Pelibatan KPK untuk pendampingan haji 2025 sudah tepat

Januari 24, 2025
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno (kedua kiri) ketika ditemui usai rapat koordinasi terkait Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Jakarta, Kamis (23/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Gaya Hidup

Menko PMK: Kick-off Pemeriksaan Kesehatan Gratis secepatnya

Januari 23, 2025
Next Post
Presiden RI Ma'ruf Amin dan Mendikbudristek Nadiem Makarim meninjau pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas sekolah di Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/9/2021). (MASAPNEWS/ANT/HO-Asdep KIP Setwapres)

Wapres: Perketat pintu masuk RI cegah varian Mu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Tim Skyger Vertical Voyage Indonesia yang sempat dikabarkan hilang saat melakukan ekspedisi ditemukan selamat di wilayah Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (27/8/2021). (Foto : Dokumentasi pribadi)

    Sempat dikabar hilang, Tim Ekspedisi Panjat Tebing Puruk Sandukui ditemukan selamat

    716 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Polres Gumas Amankan Tiga Tersangka Illegal Mining

    493 shares
    Share 197 Tweet 123
  • Berikut asal nama Tahura Lapak Jaru, satu-satunya tahura di Kalteng

    451 shares
    Share 180 Tweet 113
  • Sejumlah warga Kalteng jadi korban investasi bodong hingga Rp2 miliar lebih

    391 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Berbalas Pantun Warnai Pembukaan Musda IV MD-AHK Kabupaten Gumas

    288 shares
    Share 115 Tweet 72
Masap News Portal Berita Online Terpercaya

Follow us on social media:

Informasi

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi
Info Pemasangan Iklan

Kategori

  • Barito Selatan
  • Barito Timur
  • Barito Utara
  • Berita Daerah
  • DPRD Kabupaten Gunung Mas
  • DPRD Kotawaringin Timur
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Gunung Mas
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kotawaringin Barat
  • Kotawaringin Timur
  • Kriminal
  • Lamandau
  • Murung Raya
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Palangka Raya
  • Pariwisata
  • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
  • Politik
  • Pulang Pisau
  • Seruyan
  • Sukamara
  • Uncategorized
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.