MASAPNEWS-Bupati Kabupaten Lamandau H Hendra Lesmana mengakui target Pendapatan Asli Daerah untuk tahun 2021 sebesar Rp 84,7 milyar lebih atau mengalami kenaikan sekitar 65,22 persen jika dibandingkan dari APBD murni hanya mencapai Rp 51,2 milyar lebih.
“Naiknya target PAD pada perubahan APBD 2021 sudah barang tentu, kami telah mengkaji secara seksama dalam mengacu pada regulasi perhitungan yang terukur. Sehingga secara optimis target PAD dapat tercapai,” ujar Bupati Lamandau, Kamis (23/9/2021).
Dijelaskan Hendra, terjadinya penambahan target PAD tersebut, sebagian besar dari pajak daerah sektor Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), diantaranya bersumber penerimaan Perusahaan Besar Swasta (PBS) kelapa sawit atas terbitnya SK HGB/HGU.
Orang nomor satu di Kabupaten Lamandau menambahkan, disisi lain pendapatan daerah yang sah justru mengalami kenaikan dari target pada APBD Perubahan pada tahun 2021 sebesar Rp 35,0 milyar lebih atau naik 100 persen dari APBD Murni.
Sedangkan penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp 156.7 Milyar lebih yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SİLPA) Tahun 2020, dimana hal ini sesuai hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, ungkapnya.
Selain itu, kata Hendra, pengeluaran Pembiayaan Daerah yang direncanakan Rp 16.7 Milyar lebih terdapat Selisih dari penerimaan pembiayaan pengeluaran Netto Rp 139, 9 Milyar lebih.
Sebagian besar anggaran belanja daerah Pemkab Lamandau dialokasikan untuk pencapaian visi dan misi daerah yang telah dijabarkan dalam rencana strategis hingga program kegiatan setiap tahunnya, pungkasnya.
Hendra menyebut, Langkah tersebut sebaga wujud keterpaduan seluruh program nasional dan daerah dalam menentukan skala prioritas dalam program pembangunan insfrastruktur, kesehatan, pendidikan, ekonomi, pembinaan kemasyarakatan, pelayanan publik, dan penanganan Covid-19.
“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Lamandau mengucapkan terimakasih kepada gugus tugas, anggota DPRD dan seluruh masyarakat dalam pencapaian bersama menurunkan sebaran covid-19 di Bumi Bahaum Bakuba ini,” tutup Bupati (HY/MN-2)









