Selamat Pagi | Minggu, Juli 5, 2026
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
Home Berita Daerah Gunung Mas

Potret Indikator Kemiskinan di Kabupaten Gunung Mas

adminmasap by adminmasap
Maret 3, 2021
in Gunung Mas, Opini
0
Akhino Yogi Pranata, Statistisi Pertama BPS Kabupaten Gunung Mas

Akhino Yogi Pranata, Statistisi Pertama BPS Kabupaten Gunung Mas

63
SHARES
484
VIEWS






Oleh : Akhino Yogi Pranata, Statistisi Pertama BPS Kabupaten Gunung Mas

Salah satu tujuan kemerdekaan yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 adalah terciptanya masyarakat yang adil dan makmur. 75 tahun telah berlalu sejak digaungkan, akan tetapi cita-cita tersebut masih belum bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Hal ini bukan berarti pemerintah tidak bergerak dan berinisiatif untuk mewujudkannya, bahkan program-program pembangunan yang selama ini dilaksanakan selalu memberi perhatian kepada upaya pengentasan kemiskinan guna mewujudkan cita-cita mulia tersebut.

Kemiskinan menjadi suatu isu yang masih terus dicari jalan keluarnya semenjak Indonesia merdeka. Kemiskinan merupakan suatu isu yang kompleks dan bersifat multidimensional. Hal ini karena kemiskinan dapat berimbas pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, seperti aspek ekonomi, sosial, lingkungan, kesehatan, hingga keamanan.

Dalam menghitung kemiskinan terdapat dua pendekatan, yaitu kemiskinan mikro dan kemiskinan makro. Pada kemiskinan mikro, pengumpulan datanya dilakukan secara sensus yang didasarkan pada ciri-ciri rumah tangga miskin sehingga akan didapatkan data berupa nama dan alamat setiap rumah tangga miskin.

Data kemiskinan mikro ini berguna untuk melakukan intervensi terhadap rumah tangga miskin berupa bantuan baik tunai maupun non tunai. Data kemiskinan mikro dikumpulkan oleh Kementrian Sosial.

Berbeda halnya dengan kemiskinan mikro, kemiskinan makro dihitung dengan konsep kemampuan memenuhi data dasar (basic needs approach). Dengan konsep ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan. Penduduk yang memiliki rata‐rata pengeluaran/pendapatan per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan disebut penduduk miskin.

Penghitungan penduduk miskin dengan pendekatan makro didasarkan pada data sampel bukan data sensus, sehingga hasilnya adalah estimasi/perkiraan. Data kemiskinan makro ini berguna sebagai evaluasi terhadap berbagai program pemerintah sekaligus memotret kemiskinan antar wilayah. Data kemiskinan makro dikumpulkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Selama periode 2010-2020, angka kemiskinan Gunung Mas mengalami penurunan baik itu secara absolut maupun relatif. Angka kemiskinan Gunung Mas tahun 2020 sebesar 4.75 persen, turun 0.16 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Begitu halnya dengan jumlah penduduk miskin yang juga mengalami penurunan yang sebelumnya sebanyak 5.86 ribu jiwa menjadi 5.78 ribu jiwa pada tahun 2020.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, penentuan penduduk miskin didasarkan dari garis kemiskinan. Garis kemiskinan diartikan sebagai nilai pengeluaran kebutuhan minimum baik berupa makanan maupun non makanan.

Garis kemiskinan Gunung Mas tahun 2020 sebesar 438.880, sehingga penduduk Gunung Mas dikategorikan miskin apabila pengeluaran kebutuhan makanan dan non makanannya kurang dari 438.880 per kapita per bulan.

Dilihat dari indikator kemiskinan lainnya, yaitu Indeks Kedalaman Kemiskinan. Indeks Kedalaman Kemiskinan Gunung Mas tahun 2020 sebesar 0.75, turun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 0.99.

Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin cenderung mendekati garis kemiskinan sehingga biaya yang dibutuhkan untuk mengangkat penduduk keluar dari kemiskinan semakin menurun.

Hal ini menunjukkan sudah ada perbaikan dalam upaya pengentasan kemiskinan di Gunung Mas karena  selama periode 2016-2019 Indeks Kedalaman Kemiskinan Gunung Mas selalu meningkat dari 0.6 menjadi 0.99.

Selain Indeks Kedalaman Kemiskinan, indikator yang perlu menjadi perhatian adalah Indeks Keparahan Kemiskinan. Indeks Keparahan Kemiskinan Gunung Mas tahun 2020 sebesar 0.21, turun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 0.26.

Akan tetapi, Indeks Keparahan Kemiskinan Gunung Mas tahun 2020 ini lebih besar dibandingkan kondisi 10 tahun lalu sebesar 0.16. Indeks Keparahan Kemiskinan menandakan ketimpangan pengeluaran antar penduduk miskin, semakin bertambah nilainya maka ketimpangannya semakin besar.

Berdasarkan indikator-indikator kemiskinan sebagaimana yang telah disebutkan, upaya pengentasan kemiskinan di Gunung Mas munujukkan progres ke arah yang lebih baik. Namun, ada catatan yang perlu diperhatikan yaitu meminimumkan jurang ketimpangan pengeluaran antar penduduk miskin.

Disparitas atau perbedaan tersebut mengindikasikan sebagian rumah tangga memiliki pengeluaran yang rendah atau bahkan bisa menjadi kerak kemiskinan. Dengan kenyataan seperti itu maka ketepatan sasaran program dalam menjangkau penduduk miskin sangat esensial.

Setidaknya ada dua hal yang bisa dilakukan pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan. Pertama, memperbanyak program padat karya yang sumber anggarannya dari APBD maupun APBN melalui dana desa.

Program padat karya ini diharapkan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak mungkin. Namun, program padat karya ini hanya sebagai alternatif temporal karena program padat karya seperti pembangunan gedung, jalan, jembatan, dan lainnya akan ada masa dimana program tersebut sudah tuntas di suatu desa.

Peningkatan kapasitas dan kapabilitas penduduk di desa perlu untuk diprogramkan. Investasi terhadap manusia akan menjadi suatu keharusan saat pembangunan fisik sudah tidak memungkinkan.

Di Gunung Mas, masih terdapat banyak lahan yang bisa dimanfaatkan untuk sektor pertanian ataupun industri. Pemanfaatan lahan tersebut harus ditata dengan baik agar seluruh masyarakat di desa dapat menggunakannya.

Perencanaannya dapat melibatkan pemerintah daerah selaku pembina, sehingga program tersebut bersinergi dari tahap pembukaan lahan hingga pemasaran hasil produksi.

Kedua, meningkatkan akurasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Akurasi DTKS sangat penting untuk meminimumkan inclusion error (orang yang tidak berhak menerima manfaat tetapi ada di basis data) dan exlusion error (orang yang berhak menerima manfaat tetapi tidak ada di basis data).

Kementrian Sosial telah mengagendakan pemutakhiran DTKS pada tahun 2021. Walaupun program ini merupakan program pemerintah pusat, tetapi keterlibatan pemerintah daerah sangat dibutuhkan demi keakurasian data.

Selain itu, dalam tahapan pemutakhiran DTKS terdapat musyawarah desa dan musyawarah kelurahan. Di tahapan ini diharapkan pemerintah desa dan kelurahan dapat membantu menentukan penerima manfaat sesuai dengan kriteria yang ditentukan sehingga tidak terjadi lagi  inclusion error dan exlusion error.              

Previous Post

Legislator Kotim minta perusahaan tetap gaji pekerja sesuai UMK

Next Post

Legislator Kotim nilai pengawasan terhadap penerapan UMK masih kurang maksimal

Related Posts

Cegah Gangguan Keamanan, Piket Pamapta Sisir Titik Keramaian Kuala Kurun
Gunung Mas

Cegah Gangguan Keamanan, Piket Pamapta Sisir Titik Keramaian Kuala Kurun

Juli 4, 2026
38 Personel Polres Gumas Resmi Sandang Pangkat Baru
Gunung Mas

38 Personel Polres Gumas Resmi Sandang Pangkat Baru

Juli 1, 2026
Potong Tumpeng Warnai Syukuran Bhayangkara ke-80 di Polres Gumas
Gunung Mas

Potong Tumpeng Warnai Syukuran Bhayangkara ke-80 di Polres Gumas

Juli 1, 2026
Peringati Bhayangkara ke-80, Polres Gumas Tegaskan Komitmen di Sektor Pangan dan Gizi
Gunung Mas

Peringati Bhayangkara ke-80, Polres Gumas Tegaskan Komitmen di Sektor Pangan dan Gizi

Juli 1, 2026
Hasil Panen Petani Binaan Polsek Sepang Sukses Masuk Gudang Bulog
Gunung Mas

Hasil Panen Petani Binaan Polsek Sepang Sukses Masuk Gudang Bulog

Juni 30, 2026
Polres Gumas Beberkan Capaian Semester I 2026, Gulung Pencuri Sawit dan Basmi Narkoba
Gunung Mas

Polres Gumas Beberkan Capaian Semester I 2026, Gulung Pencuri Sawit dan Basmi Narkoba

Juni 29, 2026
Next Post
Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Kabupaten Kotim, Syahbana. (IST)

Legislator Kotim nilai pengawasan terhadap penerapan UMK masih kurang maksimal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Tim Skyger Vertical Voyage Indonesia yang sempat dikabarkan hilang saat melakukan ekspedisi ditemukan selamat di wilayah Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (27/8/2021). (Foto : Dokumentasi pribadi)

    Sempat dikabar hilang, Tim Ekspedisi Panjat Tebing Puruk Sandukui ditemukan selamat

    717 shares
    Share 287 Tweet 179
  • Polres Gumas Amankan Tiga Tersangka Illegal Mining

    495 shares
    Share 198 Tweet 124
  • Berikut asal nama Tahura Lapak Jaru, satu-satunya tahura di Kalteng

    453 shares
    Share 181 Tweet 113
  • Sejumlah warga Kalteng jadi korban investasi bodong hingga Rp2 miliar lebih

    391 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Berbalas Pantun Warnai Pembukaan Musda IV MD-AHK Kabupaten Gumas

    291 shares
    Share 116 Tweet 73
Masap News Portal Berita Online Terpercaya

Follow us on social media:

Informasi

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi
Info Pemasangan Iklan

Kategori

  • Barito Selatan
  • Barito Timur
  • Barito Utara
  • Berita Daerah
  • DPRD Kabupaten Gunung Mas
  • DPRD Kotawaringin Timur
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Gunung Mas
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kotawaringin Barat
  • Kotawaringin Timur
  • Kriminal
  • Lamandau
  • Murung Raya
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Palangka Raya
  • Pariwisata
  • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
  • Politik
  • Pulang Pisau
  • Seruyan
  • Sukamara
  • Uncategorized
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.