MASAPNEWS – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Baryen melalui Kepala Bidang Bina Marga Bambang Jaya menyatakan bahwa pengerjaan empat proyek multiyears atau tahun jamak yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten setempat terus berjalan.
“Untuk peningkatan ruas jalan penghubung Kelurahan Tumbang Miri menuju Desa Batu Tangkoi, Kecamatan Kahayan Hulu Utara, menuju Kelurahan Tumbang Marikoi, Kecamatan Damang Batu, sudah mulai diaspal, sekitar 1,5 kilometer (km),” ucapnya saat dihubungi dari Kuala Kurun, Minggu.
Sementara multiyears peningkatan ruas jalan penghubung Kelurahan Tumbang Miri menuju Desa Tumbang Sian, Kecamatan Kahayan Hulu Utara menuju Kelurahan Tumbang Napoi, Kecamatan Miri Manasa masih dilakukan penggusuran tanah untuk menurunkan kemiringan di daerah tanjakan atau perbukitan.
Selain penggusuran tanah, tutur dia, di rias jalan Tumbang Miri – Tumbang Sian – Tumbang Napoi juga telah dilakukan penimbunan tanah pilihan sekitar 20 km dan tersisa sekitar 18 km yang belum ditimbun.
“Ruas jalan Tumbang Miri-Tumbang Sian – Tumbang Napoi sepanjang 38 km tidak seluruhnya diaspal, dan hanya 19 km saja yang nantinya akan diaspal,” beber dia.
Lalu untuk peningkatan ruas jalan Desa Parempei, Kecamatan Rungan Barat menuju Harang Karamat, Desa Bereng Jun, Kecamatan Manuhing juga mulai berjalan, namun hanya untuk pekerjaan-pekerjaan yang sifatnya minor.
“Di ruas jalan Parempei – Harang Karamat – Bereng Jun masih pekerjaan-pekerjaan yang sifatnya minor, seperti menyelesaikan box culvert dan lainnya. Saat ini pekerjaan-pekerjaan minor tersebut sudah hampir rampung semua,” ucapnya.
Selanjutnya untuk multiyears pembuatan pile slab menuju oprit jembatan Sei Kahayan di Kecamatan Sepang saat ini masih dalam proses pemancangan. Jembatan tersebut akan menghubungkan Desa Sepang Kota dan Kelurahan Sepang Simin.
Proses pemancangan sempat terhenti karena faktor alam, di mana di daerah sekitar sempat terendam banjir. Namun sekarang tempat yang sempat terendam banjir tersebut sedang dibenahi agar akses mobilisasi material dapat dilakukan dengan lancar.
“Proses pengerjaan keempat proyek multiyears ditargetkan selesai pada tahun 2022 mendatang. Semoga semua pengerjaan dapat berjalan dengan baik dan lancar,” demikian Bambang Jaya. (ANT/MN-3)









