MASAPNEWS – Camat
Rungan, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah Osner Sagala mengatakan seluruh
kepala desa di kecamatan setempat mengunjungi Kecamatan Tewah untuk mempelajari
Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma).
“10 Desa di Tewah telah membentuk BUMDesma Parawei Itah 10, jadi pada Rabu
(9/6) lalu kami berkunjung untuk belajar,” ucap Osner saat dihubungi dari Kuala
Kurun, Sabtu.
Dia menjelaskan, seluruh kades se-Rungan yang berjumlah 13 orang bersama Badan
Kerjasama Antar Desa (BKAD) berkunjung ke Tewah untuk mempelajari tahapan
pembentukan dan jenis usaha yang dijalankan BUMDesma Parawei Itah 10.
Adanya kunjungan tersebut, ujar dia, diharapkan para kades di Rungan memiliki
keinginan untuk berpartisipasi dan membentuk BUMDesma, seperti para kades di
Tewah.
Dia mengatakan dari 13 desa yang ada di Rungan, sejauh ini baru dua desa yang
telah memiliki BUMDes, yakni Luwuk Langkuas dan Karya Bhakti.
“BUMDes memang sudah berdiri di Luwuk Langkuas dan Karya Bhakti, akan tetapi
pengelolaanya saya nilai masih belum optimal, karena jenis usahanya masih
terbatas,” papar Osner.
Oleh sebab itu, dia berharap dengan adanya kunjungan ke BUMDesma Parawei Itah
10 maka kades se-Rungan tergerak untuk membentuk BUMDesma, demi kemajuan
bersama.
Camat Tewah Rawei menyambut baik kunjungan yang dilakukan oleh Camat Rungan
bersama kades serta BKAD. Dari kunjungan tersebut, diharap kedua belah pihak
dapat saling bertukar pendapat dan pengalaman.
Dia pun mempersilahkan dan membuka pintu selebar-lebarnya bagi desa-desa di
kecamatan lain jika ingin berkunjung ke BUMDesma Parawei Itah 10, supaya saling
berbagi ilmu dan pengalaman, demi kemajuan bersama.
Untuk diketahui, BUMDesma Parawei Itah 10 merupakan BUMDesma yang dibentuk 10
desa di Kecamatan Tewah dan masing-masing desa memberi penyertaan modal senilai
Rp200 juta.
10 desa tersebut adalah Sei Riang, Tumbang Habaon, Rangan Mihing, Sandung
Tambun, Karason Raya, Batu Nyiwuh, Kasintu, Sarerangan, Sumur Mas dan Batu
Nyapau.
Dari penyertaan modal yang terkumpul, BUMDesma Parawei Itah 10 telah membuka
beberapa jenis usaha diantaranya fotocopy, toko alat tulis kantor, menjadi agen
BRILink, dan sedang membangun Pertashop atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum
(SPBU) mini. (ANT/MN-3)









