MASAPNEWS – Bupati
Gunung Mas, Kalimantan Tengah Jaya S Monong meminta beberapa perusahaan besar
swasta (PBS) yang beroperasi di kabupaten setempat agar membantu perawatan ruas
jalan kabupaten yang mengalami kerusakan parah.
“Ini rencana, dan saya sudah berkirim surat secara resmi kepada PBS, untuk
membantu kami merawat jalan yang sangat rusak,” ucap Jaya saat melakukan dialog
interaktif ‘Bupati Menyapa’ di Radio Republik Indonesia (RRI) Palangka Raya,
Senin.
Dia menjelaskan, anggaran yang dimiliki oleh Pemkab Gumas sangat terbatas,
terlebih pandemi COVID-19 membuat adanya refocusing anggaran, yang membuat
beberapa rencana pembangunan ada yang tertunda bahkan dibatalkan.
Oleh sebab itu, tutur suami dari Mimie Mariatie ini, diperlukan dukungan dari
PBS dalam bentuk tanggung jawab sosial atau corporate social responsibility
(CSR), yang sifatnya tidak mengikat.
Pemkab telah menyurati PBS, terutama PBS yang beroperasi di zona 3 yakni
Kecamatan Tewah, Kahayan Hulu Utara, Damang Batu, dan Miri Manasa. Ruas jalan
yang dimaksud adalah dari Kelurahan Tewah Kecamatan Tewah menuju Kelurahan
Tumbang Miri Kecamatan Kahayan Hulu Utara.
Kemudian Kelurahan Tumbang Marikoi menuju Desa Tumbang Mahuroi Kecamatan Damang
Batu, lalu Desa Dandang menuju Desa Tumbang Tajungan menuju Desa Tumbang Ponyoi
di Kecamatan Kahayan Hulu Utara.
“Saya sendiri akan langsung turun ke lapangan untuk memastikan kegiatan
tersebut, bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum. Rencananya, kalau di jadwal yang
sudah saya sampaikan, di Juli ini persiapan dan mudah-mudahan Agustus sudah
bisa berjalan,” paparnya.
Dia menjelaskan, untuk wilayah di Kecamatan Miri Manasa, Pemkab melalui DPU
telah menyiapkan sedikit anggaran untuk pemeliharaan ruas jalan di beberapa
titik dan juga perbaikan jembatan di Sungai Masukih.
Lebih lanjut, dalam waktu dekat dia juga akan melakukan kunjungan kerja di
wilayah Rungan Manuhing, guna melihat beberapa ruas jalan kabupaten yang perlu
segera ditangani dengan memaksimalkan peran PBS.
“Saya tahu juga, misalnya saja ruas jalan di Desa Tumbang Bahanei menuju Desa
Tumbang Langgah di Kecamatan Rungan Barat yang jalannya perlu segera ditangani,
dan beberapa ruas jalan di wilayah Rungan Manuhing yang harus segera
ditangani,” bebernya.
Dia menyebut, dalam upaya pembangunan di kabupaten bermoto Habangkalan Penyang
Karuhei Tatau diperlukan dukungan dari seluruh pihak, terlebih di tengah
terjadinya pandemi COVID-19 seperti saat ini.
“Jika pemkab hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)
tidak bisa. Kita perlu peran dari perusahaan dan juga masyarakat, untuk
memperlancar pembangunan di Gumas,” demikian Jaya. (ANT/MN-3)









