(MASAPNEWS) – Sebagaimana Negara lain yang berada di Timur Tengah, ada banyak gurun di Israel. Maka tak heran jika air termasuk sumber daya alam yang langka di sana.
Dikutip dari kanal YouTube Agri is me, luas wilayah Israel adalah sekitar lebih dari 20.000km². Jadi, secara alami Israel hanya memiliki sumber air bersih yang bisa menghasilkan 1,7 milyar³ air per tahun.
Namun dengan teknologinya, Israel mampu merubah iklim dan berhasil meningkatkan produksi pertaniannya. Lalu, bagaimana cara Israel mengembangkan pertanian mereka? Mari simak lebih jauh!
1. Rainwater Harvesting
Ketika hujan turun di Israel, para warga sudah bersiap-siap untuk menampung air hujan yang jatuh ke rumah mereka sebanyak-banyaknya. Hal ini dilakukan dengan teknologi khusus serta dukungan dari pemerintah.
2. Membentuk KKL-JNF
Keren Kayemeth LeIsrael – Jewish National Fund (KKL-JNF) adalah organisasi yang dibentuk oleh Pemerintah Israel. Organisasi ini bertugas untuk menghutankan padang gurun di Israel, membangun bendungan dan jalan yang melewati hutan, serta melakukan studi yang berorientasi pada pertanian dan permakultur.
3. Desalinasi air laut
Israel membangun tabung-tabung besar yang berfungsi menghilangkan kadar garam dari air laut, sehingga air laut tersebut menjadi air tawar.
Desalinasi membutuhkan dana yang besar, namun mereka rela berkorban demi memacu sumber daya di Israel. Bahkan, air yang dihasilkan dari proses ini juga diperjualbelikan ke Negara sekitarnya seperti Palestina.
4. Membuat cekungan di daerah gurun
Dengan membuat cekungan, maka air jernih dengan jumlah yang besar bisa ditampung. Pasir yang terkena air akan menjadi lumpur dan lama kelamaan akan muncul unsur hara didalamnya.
Di tanah inilah nantinya akan ditanami tumbuhan generasi pertama. Hewan-hewan juga dilepas di hutan ini. Fungsinya adalah untuk menambah unsur hara pada tanah, menyuburkan, dan membentuk iklim ekosistem yang cocok bagi tumbuhan.
5. Sistem irigasi tetes
Berbeda dengan sistem pengairan di Indonesia, sistem irigasi tetes mampu menghemat lebih banyak air. Hal ini sangat cocok dilakukan di wilayah Israel yang cenderung sulit untuk mendapatkan air, sehingga bisa mendapatkan tingkat efesiensi yang paling baik.
Itulah teknologi yang dibuat oleh Israel, sehingga mampu mengubah gurun pasir yang gersang menjadi hutan yang bisa menyimpan air tanah. Setelah hutan buatan ini terbentuk, gelembung-gelembung embun akan muncul pada malam hari.
Hal ini memungkinkan hujan untuk turun, sekalipun pada musim panas. Sehingga secara tidak langsung, Israel dengan teknologinya mampu mengubah iklim di sana. (NA/MN-3)









