Selamat Pagi | Jumat, Juni 26, 2026
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
Home Berita Daerah Gunung Mas

Pengrajin Gumas jadikan kecapi ukiran timbul sebagai produk eksklusif

adminmasap by adminmasap
Agustus 7, 2021
in Gunung Mas
0
Harmuda menunjukkan kecapi ukiran timbul, di kediamannya di Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Sabtu (7/8/2021). (Foto : MASAPNEWS/GCM)

Harmuda menunjukkan kecapi ukiran timbul, di kediamannya di Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Sabtu (7/8/2021). (Foto : MASAPNEWS/GCM)

82
SHARES
634
VIEWS






MASAPNEWS – Harmuda, pengrajin alat musik tradisional asal Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas menjadikan kecapi ukiran timbul sebagai produk ekskulisif yang dihasilkan olehnya.

“Saya berinovasi dengan membuat kecapi ukiran timbul bermotif naga, sejak awal tahun 2021 lalu,” ucap Harmuda saat dibincangi di Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Sabtu (7/8/2021).

Pria yang merupakan Ketua pengrajin alat musik tradisional Kacapi Tingang mengatakan, inovasi kecapi ukiran timbul menjadi produk eksklusif karena pembuatannya lebih sulit jika dibandingkan dengan kecapi biasa.

Dia menyebut, jika pengerjaan satu buah kecapi biasa memakan waktu tiga hari, maka untuk kecapi ukiran timbul memerlukan waktu lima hari.

Pengerjaan kecapi ukiran timbul, tuturnya, memerlukan waktu lima hari dengan rincian ukiran di tabung memerlukan waktu tiga hari dan ukiran di kepala memerlukan waktu dua hari.

“Pembuatan kecapi ukiran timbul memakan waktu lebih lama karena proses pengukiran memerlukan kehati-hatian dan ketelitian. Motif yang dibuat cukup rumit, yakni motif naga,” paparnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, kecapi ukiran timbul menjadi produk eksklusif yang dihasil olehnya. Artinya, harga yang dipatok lebih mahal jika dibandingkan dengan kecapi biasa.

Dia menjelaskan, untuk kecapi biasa harganya bervariasi, mulai Rp200 ribu sampai Rp600 ribu, tergantung ukuran dan jenis kayu yang digunakan. Harga tersebut belum termasuk ongkos kirim.

“Untuk kecapi ukiran timbul harganya senilai Rp1,2 juta, namun itu belum termasuk ongkos kirim. Kalau beli langsung di sini harganya Rp1,2 juta,” tandas Harmuda. (GMC/MN-3)

Previous Post

Ratusan nakes Kabupaten Gunung Mas ditargetkan ikuti vaksinasi dosis ketiga

Next Post

DPR dorong perbaikan di Kejaksaan setelah kasus Pinangki

Related Posts

Polisi Bubarkan Balap Liar yang Resahkan Warga Kurun
Gunung Mas

Polisi Bubarkan Balap Liar yang Resahkan Warga Kurun

Juni 25, 2026
DPRD Gumas Titip Misi Khusus kepada Putra Putri Pariwisata
DPRD Kabupaten Gunung Mas

DPRD Gumas Titip Misi Khusus kepada Putra Putri Pariwisata

Juni 25, 2026
Bahu-membahu, Polisi dan Petani Wujudkan Hanpang dari Gumas
Gunung Mas

Polisi dan Petani Wujudkan Ketahanan Pangan dari Gumas

Juni 25, 2026
Warga Prasejahtera dan Warakawuri di Tewah Rasakan Hangatnya Bhayangkara ke-80
Gunung Mas

Warga Prasejahtera dan Warakawuri di Tewah Rasakan Hangatnya Bhayangkara ke-80

Juni 25, 2026
Senyum Anak-anak dan Warga Jadi Kado Terindah Hari Bhayangkara ke-80 di Gumas
Gunung Mas

Senyum Anak-anak dan Warga Jadi Kado Terindah Hari Bhayangkara ke-80 di Gumas

Juni 25, 2026
Sandy Ramadhan Juarai Lomba Video Reels Hari Jadi ke-24 Gunung Mas
Pemerintah Kabupaten Gunung Mas

Sandy Ramadhan Juarai Lomba Video Reels Hari Jadi ke-24 Gunung Mas

Juni 21, 2026
Next Post
Pinangki Sirna Malasari. (ANT/FOTO/M Risyal Hidayat/foc).

DPR dorong perbaikan di Kejaksaan setelah kasus Pinangki

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Tim Skyger Vertical Voyage Indonesia yang sempat dikabarkan hilang saat melakukan ekspedisi ditemukan selamat di wilayah Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (27/8/2021). (Foto : Dokumentasi pribadi)

    Sempat dikabar hilang, Tim Ekspedisi Panjat Tebing Puruk Sandukui ditemukan selamat

    717 shares
    Share 287 Tweet 179
  • Polres Gumas Amankan Tiga Tersangka Illegal Mining

    494 shares
    Share 198 Tweet 124
  • Berikut asal nama Tahura Lapak Jaru, satu-satunya tahura di Kalteng

    452 shares
    Share 181 Tweet 113
  • Sejumlah warga Kalteng jadi korban investasi bodong hingga Rp2 miliar lebih

    391 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Berbalas Pantun Warnai Pembukaan Musda IV MD-AHK Kabupaten Gumas

    291 shares
    Share 116 Tweet 73
Masap News Portal Berita Online Terpercaya

Follow us on social media:

Informasi

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi
Info Pemasangan Iklan

Kategori

  • Barito Selatan
  • Barito Timur
  • Barito Utara
  • Berita Daerah
  • DPRD Kabupaten Gunung Mas
  • DPRD Kotawaringin Timur
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Gunung Mas
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kotawaringin Barat
  • Kotawaringin Timur
  • Kriminal
  • Lamandau
  • Murung Raya
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Palangka Raya
  • Pariwisata
  • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
  • Politik
  • Pulang Pisau
  • Seruyan
  • Sukamara
  • Uncategorized
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.