MASAPNEWS – Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Iceu Purnamasari mengingatkan kepada para kepala sekolah (kepsek) di wilayah setempat agar benar-benar melakukan verifikasi dan validasi data peserta didik calon penerima bantuan pendidikan berasal dari keluarga kurang mampu, melalui program Kartu Gunung Mas Pintar (KGP).
Kepsek harus benar-benar melakukan verifikasi dan validasi data peserta didik calon penerima KGP, sesuai dengan keadaan yang ada di lapangan, kata Iceu saat dihubungi melalui telepon seluler, Jumat (24/9/2021).
“KGP ditujukan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu, baik itu di jenjang TK, SD, SMP, maupun SMA/SMK,” ucap politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini.
Dia mengingatkan, jangan sampai kepsek tidak teliti dan cermat dalam melakukan verifikasi dan validasi data, sehingga malah membuat KGP tidak tepat sasaran.
Wakil rakyat dari daerah pemilihan I yang meliputi Kecamatan Sepang, Mihing Raya, dan Kurun ini menyebut, tidak tepat sasaran yang dimaksud adalah KGP diterima oleh peserta didik dari keluarga mampu.
“Kalau memang di sekolah tersebut tidak ada peserta didik yang berasal dari keluarga kurang mampu maka tidak perlu dipaksakan atau dibuat seolah-olah ada peserta didik dari keluarga kurang mampu,” tegas dia.
Kepsek hendaknya selalu mengedepankan profesionalisme dan hati yang bersih dalam melakukan verifikasi dan validasi data, sehingga peserta didik dari keluarga kurang mampu benar-benar mendapat program KGP.
Sebelumnya, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gumas meminta kepala sekolah di wilayah setempat untuk melakukan verifikasi dan validasi data peserta didik calon penerima bantuan pendidikan berasal dari keluarga kurang mampu, melalui program KGP tahun 2021.
“Calon penerima sudah ada, datanya berasal dari Dinas Sosial dan Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Namun kami minta kepada kepsek agar melakukan verifikasi dan validasi,” kata Kepala Disdikpora Kabupaten Gumas Esra melalui Kepala Bidang SD dan SMP Silpanus.









