Selamat Siang | Kamis, Mei 14, 2026
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
Home Ekonomi

Gernas BBI, produk olahan ikan Mr Phep siap masuki pasar digital

adminmasap by adminmasap
September 8, 2021
in Ekonomi
0
Owner Mr Phep Munawar memperlihatkan produk olahan perikanan keumamah pada pameran Gernas BBI Ragam Aceh di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Rabu (8/9/2021). (MASAPNEWS/ANT/Khalis)

Owner Mr Phep Munawar memperlihatkan produk olahan perikanan keumamah pada pameran Gernas BBI Ragam Aceh di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Rabu (8/9/2021). (MASAPNEWS/ANT/Khalis)

30
SHARES
233
VIEWS






MASAPNEWS – Berbagai produk olahan hasil perikanan asal Kota Lhokseumawe, Aceh dengan merek Mr Phep terus berkembang dan masuk di pasar penjualan secara digital, sejalan dengan kampanye yang dilakukan pemerintah terkait Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI).

“Kita sudah mulai pasarkan melalui digital ini sejak 2018, melalui facebook, instagram, grup whatsapp, dan sekarang siap masuk market place Shopee,” kata Munawar, pemilik Mr Phep Food and Culinery, usai peluncuran Gernas BBI Ragam Aceh, kopi dan ikan di Banda Aceh, Rabu.

Ia mengatakan produk perikanan yang diolah menjadi kuliner sambal sunti dan keumamah tersebut seperti keumamah atau ikan kayu siap saji, yang dijual dengan harga Rp20 ribu per kemasan toples isi 120 gram.

Kemudian, teri atau kareeng siap saji Rp25 ribu per kemasan botol isi 120 gram, sambal sunti original Rp18 ribu per botol saus isi 125 gram, sambal sunti udang Rp22 ribu per kemasan botol isi 120 gram, sambal sunti teri Rp23 ribu per kemasan botol isi 120 gram, sambal sunti teri nasi Rp25 ribu per kemasan botol isi 120 gram.

Munawar menjelaskan, semua produk itu sudah terjual keluar Aceh melalui pesanan secara online (daring).

Usaha Mr Phep masih berbasis industri rumahan. Dirinya baru bisa memproduksi sekitar 300-500 kemasan keumamah dan samba sunti dalam sekali produksi.

Selain berjualan secara digital, dia juga memasarkan produk olahan ikan tersebut ke beberapa reseller baik di Banda Aceh, Lhokseumawe, Bener Meriah, Langsa serta juga beberapa supermaket dan cafe.

“Tapi selama COVID-19 ini reseller sudah tidak ada lagi, jadi konsumen langsung pesan ke saya. Omzet kita saat ini sekitar Rp5 juta-Rp10 juta per bulan, kalau sebelum pandemi bisa mencapai Rp15 juta-Rp20 juta,” kata Munawar.

Selain berjualan, dia juga juga ikut melatih masyarakat dalam membuat produk olahan ikan seperti cara membuat bakso, kerupuk, abon, dalam kegiatan yang bekerjasama dengan pemerintah.

Ia berharap melalui kampanye Gernas BBI itu, masyarakat Aceh termotivasi untuk berinovasi mengembangkan usaha produk olahan perikanan. Sebab Aceh kaya sumber daya perikanan maupun pertanian. Pemerintah dan masayrakat harus menggalakkan industri rumahan.

“Jadi kita enggak jual bahan mentah lagi, hasil perikanan. Seperti ikan kita olah dulu jadi bakso, sambal, keumamah, kerupuk, maka ada nilai tambah secara ekonomi,” katanya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan kepada Munawar agar menekuni produk olahan perikanan tersebut dengan serius sehingga bisa mencapai omzet yang lebih besar.

“Ini produk luar biasa, dari perikanan. Kamu jangan main-main ini, kalau digarap dengan serius bisa omzetnya miliaran rupiah,” kata Luhut, yang turut membeli ikan keumamah dalam kampanye Gernas BBI di Banda Aceh. (ANT/MN-2)

Previous Post

Puan bertemu Ketua Parlemen Korea bahas kerja sama vaksin COVID-19

Next Post

Gernas BBI, kuliner Indonesia harus lebih dititikberatkan ke lokal

Related Posts

Menkeu Purbaya bantah isu sisa uang negara Rp120 triliun
Ekonomi

Menkeu Purbaya bantah isu sisa uang negara Rp120 triliun

April 26, 2026
Acara grand opening Goffee dengan pemotongan pita oleh Owner Evandi dan istri bersama mitra kerja, di Palangka Raya, Kamis (15/5/2025). (IST)
Berita Daerah

Tempat Nongkrong Baru di Palangka Raya, Goffee Hadir 24 Jam untuk Para Pecinta Kopi

Mei 17, 2025
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memberi keterangan ketika dijumpai di sela-sela acara Rapimnas PIRA di Jakarta, Sabtu (25/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Ekonomi

Pemerintah siapkan akses modal untuk UMKM yang terlibat MBG

Januari 25, 2025
Produk minyak goreng rakyat atau MinyaKita yang disegel oleh Kementerian Perdagangan di Tangerang, Banten, Jumat (24/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Ekonomi

Mendag: Naiknya harga MinyaKita karena permainan harga di distributor

Januari 24, 2025
Menteri BUMN Erick Thohir dalam konferensi pers di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (24/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Ekonomi

Kemen BUMN-Kemendag buka akses pasar internasional untuk UMKM

Januari 24, 2025
Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana saat mencoba membatik pada kain di Kampung Batik Giriloyo Desa Wukirsari Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Kamis (23/1/2025) (MASAPNEWS/ANT)
Ekonomi

Menteri Pariwisata ajak generasi muda ikut lestarikan batik

Januari 23, 2025
Next Post
Ilustrasi - Produk perikanan Indonesia. (MASAPNEWS/ANT/HO-KKP)

Gernas BBI, kuliner Indonesia harus lebih dititikberatkan ke lokal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Tim Skyger Vertical Voyage Indonesia yang sempat dikabarkan hilang saat melakukan ekspedisi ditemukan selamat di wilayah Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (27/8/2021). (Foto : Dokumentasi pribadi)

    Sempat dikabar hilang, Tim Ekspedisi Panjat Tebing Puruk Sandukui ditemukan selamat

    716 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Polres Gumas Amankan Tiga Tersangka Illegal Mining

    493 shares
    Share 197 Tweet 123
  • Berikut asal nama Tahura Lapak Jaru, satu-satunya tahura di Kalteng

    451 shares
    Share 180 Tweet 113
  • Sejumlah warga Kalteng jadi korban investasi bodong hingga Rp2 miliar lebih

    391 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Berbalas Pantun Warnai Pembukaan Musda IV MD-AHK Kabupaten Gumas

    288 shares
    Share 115 Tweet 72
Masap News Portal Berita Online Terpercaya

Follow us on social media:

Informasi

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi
Info Pemasangan Iklan

Kategori

  • Barito Selatan
  • Barito Timur
  • Barito Utara
  • Berita Daerah
  • DPRD Kabupaten Gunung Mas
  • DPRD Kotawaringin Timur
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Gunung Mas
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kotawaringin Barat
  • Kotawaringin Timur
  • Kriminal
  • Lamandau
  • Murung Raya
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Palangka Raya
  • Pariwisata
  • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
  • Politik
  • Pulang Pisau
  • Seruyan
  • Sukamara
  • Uncategorized
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.