MASAPNEWS-Penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dilakukan secara terbatas harus memperhatikan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 dengan ketat.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Kabupaten Lamandau H Hendra Lesmana saat meninjau pelaksanaan PTM terbatas di sekolah SDN-6 Nanga Bulik, kemarin.
“Saya minta semua sekolah untuk tetap berhati-hati dan waspada dengan tetap disiplin melaksanakan prokes agar PTM terbatas ini dapat berjalan dengan baik untuk tidak menimbulkan klaster baru Covid-19,” ujar Hendra.
Bupati menambahkan, dalam pelaksanaan PTM Terbatas juga harus mengikuti persyaratan ketentuan yang berlaku. Dan dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar harus mematuhi Prokes yang ketat.
Selain itu, kata dia, pelaksanaan PTM terbatas ini dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi dampak pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama pandemi Covid-19.
Dengan pelonggaran ini para siswa tetap disiplin dalam mengikuti pembelajaran. Dan para guru juga tetap berperan aktif mengawal dan mengingatkan pada siswanya untuk mematuhi prokes secara ketat, ungkapnya.
Bupati minta, para guru juga wajib mengingatkan pentingnya Prokes kepada para siswanya untuk tetap disiplin dengan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilitas.
Seluruh tenaga pendidik serta siswa agar terus disiplin melaksanakan prokes ditengah pelaksanaan PTM terbatas ini. Dan guru untuk dapat mengawasi para siswa pada waktu jam belajar disekolah dengan ketat, ingat Hendra.
“Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir dan kondisi negara kita menuju normal kembali,” harapnya. (HY/MN-2)









