MASAPNEWS-Berbagai kebijakan terus dilakukan secara optimal oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) setempat untuk mengurangi kesenjangan gender.
Langkah nyata tersebut yang akhirnya mengantarkan Kabupaten Lamandau menjadi salah satu daerah yang memperoleh Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya kategori Pratama dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, yang diserahkan secara virtual.

“APE merupakan bentuk penghargaan atas komitmen dan peran pimpinan serta stakeholder pimpinan pusat maupun daerah dalam upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui strategi Pengarusutamaan Gender (PUG),” ujar Kepala DP3AP2KB Lamandau Friaraiyatini, S.Km,M.Kes melalui telpon selulernya, Kamis (14/10/2021).
Menurut mantan kepala Dinkes Lamandau ini, strategi untuk mendapatkan penghargaan APE ini, pihaknya telah berkomitmen dengan melalui kebijakan dan program yang memperhatikan kebutuhan dalam memberdayakan perempuan maupun laki-laki secara bertahap.
Dalam pelaksanaan pengarusutamaan gender (PUG) strategi itu juga mulai dai perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi dari selurih program kegiatan dalam pembangunan di berbagai bidang dengan mengintegrasikan aspek gender pada penyusunan kebijakan, ungkap Friariayatini.
Selain itu, kata dia, dalam penghargaan ini, setidaknya ada tujuh komponen kunci yang menjadi indikator penilaian APE, yakni komitmen, kebijakan, kelembagaan, SDM, anggaran, alat analisis gender, data gender, dan partisipasi masyarakat yang dinilai telah memenuhinya.
Secara keseluruhan Kabupaten Lamandau berkomitmen dalam menjalankan kebijakan yang mengarah pada upaya penyetaraan gender dan juga perlindungan anak. Hal tersebut juga ditunjukan dengan beberapa indikator yang sudah terpenuhi, hingga Kabupaten Lamandau mendapatkan penghargaan APE, jelasnya.
“Kami sangat berterima kasih kepada instansi terkait dan seluruh elemen masyarakat, baik yang secara langsung maupun tidak langsung berperan dalam upaya kesetaraan gender, perlindungan perempuan dan anak. Semoga ini jadi penyemangat untuk meningkatkan kembali di tahun mendatang,” harapnya.(HY/MN-2)









