Selamat Malam | Kamis, Mei 21, 2026
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
Home Gaya Hidup

Cocomelon disebut memicu anak terlalu aktif, begini kata pakar

adminmasap by adminmasap
Januari 5, 2022
in Gaya Hidup
0
Ilustrasi Cocomelon (MASAPNEWS/ANT/Tangkapan layar YouTube)

Ilustrasi Cocomelon (MASAPNEWS/ANT/Tangkapan layar YouTube)

34
SHARES
264
VIEWS






MASAPNEWS – Screen time atau waktu anak menggunakan gawai yang membuatnya terlalu terpaku pada layar menjadi masalah yang pelik.

Beberapa orang tua sangat ketat tak mengijinkan anaknya untuk screen time, sementara yang lain agak longgar.

Akademi Kedokteran Anak Amerika Serikat melarang screen time bagi anak di bawah 18 bulan, kecuali melakukan obrolan video. Sementara untuk anak usia satu dan dua, maksimal adalah satu jam.

Belakangan, sebuah program anak-anak berisi medley lagu-lagu anak berjudul Cocomelon menjadi favorit hampir semua anak di dunia.

Beberapa warganet menyoroti bahwa tayangan Cocomelon memicu anak untuk jadi terlalu aktif, pasalnya tempo adegan per adegannya disebut terlalu cepat.

Dibanding tayangan “My Little Pony” misalnya, adegan berganti setiap empat sampai enam detik, sementara Cocomelon berganti setiap satu hingga tiga detik.

Sebuah penelitian pada 2011, dikutip dari Parents.com pada Rabu, menyebutkan bahwa menonton sebuah program dengan tempo yang cepat selama sembilan menit mampu merusak fungsi eksekutif seorang anak.

Namun pada 2015, peneliti yang sama yakni Angeline Lillard, seorang psikolog perkembangan dari Universitas Virginia, menggelar studi lain.

Kali ini dia dan rekannya menyimpulkan bahwa “konten yang fantastis” bukan tempo-nya yang sebenarnya jadi masalah.

Dalam kedua studi, efeknya cuma terjadi dalam jangka pendek.

Tanpa penelitian empiris pada acara “Cocomelon”, tidak ada data untuk mendukung klaim bahwa pertunjukan ini terlalu merangsang yang diakibatkan oleh kecepatan adegan, demikian kata Rebecca G. Cowan, Ph.D., LPC, NCC, BC-TMH, DCCMHS, seorang profesor di perguruan tinggi ilmu sosial dan perilaku di Universitas Walden.

Dr. Cowan percaya bahwa kuncinya, seperti banyak aspek pengasuhan, adalah memantau dan mengenal anak Anda.

“Tidak setiap anak akan menanggapi acara seperti Cocomelon dengan cara yang sama,” katanya, seraya menambahkan bahwa tidak ada “usia ajaib” ketika seorang anak dapat lulus ke program yang lebih cepat. “Perhatikan bagaimana anak Anda merespons, dan jika mereka tampak terlalu bersemangat atau tertekan, campur tangan jika Anda merasa perlu.”

Dr Cowan mengatakan tanda-tanda anak terlalu terstimulasi termasuk menangis, marah, dan tampak lelah atau rewel.

Jika anak Anda terlalu bersemangat dan kesal saat acara selesai atau waktu layar habis, orang tua dapat membantu mereka mengatasi masalah dengan cara sebagai berikut:

  1. Tetap tenang dan sabar

Dr Cowan mengatakan orang tua harus bertindak sebagai kekuatan yang menenangkan. “Anak Anda akan menangkap emosi Anda, dan jika Anda tertekan, mereka juga akan merasakannya,” katanya.

  1. Ubah suasana

Dr Cowan menyarankan pindah ke lingkungan yang tenang dengan anak Anda, seperti kamar tidur atau halaman belakang.

“Terlibat dalam kegiatan yang menenangkan, seperti mendengarkan musik santai, membaca buku, atau berjalan-jalan di alam,” katanya.

  1. Biarkan perasaan besar terjadi

Anda mungkin berpikir menghentikan tayangan Cocomelon bukanlah masalah besar, tetapi mungkin bagi anak Anda.

“Validasi perasaan anak Anda dan biarkan mereka tahu bahwa Anda mengakui bahwa mereka merasa kesal atau di luar kendali,” saran Dr. Cowan.

  1. Ajarkan strategi coping

Dr Cowan mengatakan teknik seperti pernapasan lima jari, di mana seorang anak mengambil lima napas dalam-dalam dan menghitung masing-masing menggunakan jari mereka, dapat membantu anak belajar menenangkan diri (coping).

Pada akhirnya, orang tua adalah ahlinya untuk anak-anak mereka. Mereka tahu preferensi mereka dan tanda bahaya bahwa ada sesuatu yang salah.

“Ingat, Anda yang paling mengenal anak Anda,” kata Dr. Cowan.

(ANT/MN-2)

Previous Post

Wapres: Pancasila jaminan negara lindungi kebebasan beragama

Next Post

Presidensi G20 dapat membantu pemulihan sektor pariwisata nasional

Related Posts

Acara grand opening Goffee dengan pemotongan pita oleh Owner Evandi dan istri bersama mitra kerja, di Palangka Raya, Kamis (15/5/2025). (IST)
Berita Daerah

Tempat Nongkrong Baru di Palangka Raya, Goffee Hadir 24 Jam untuk Para Pecinta Kopi

Mei 17, 2025
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti ditemui di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (25/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Gaya Hidup

Mendikdasmen umumkan UN model baru setelah ada aturan PPDB

Januari 25, 2025
Menteri Kebudayaan Fadli Zon (MASAPNEWS/ANT/HO/Kementerian Kebudayaan)
Gaya Hidup

Menbud bentuk dewan pengawas untuk museum dan cagar budaya

Januari 25, 2025
Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji (lima dari kiri) saat menerima kunjungan dari ICMI membahas lansia produktif untuk menyambut bonus demografi di Kantor Kemendukbangga/BKKBN, Jakarta, Jumat (24/1/2025). (MASAPNEWS/ANT/HO-Kemendukbangga/BKKBN)
Gaya Hidup

Mendukbangga sebut lansia produktif bisa kurangi beban fiskal

Januari 24, 2025
Ketua Komnas Haji dan Umrah Mustolih Siradj. (MASAPNEWS/ANT/Ho-Komnas Haji dan Umrah)
Gaya Hidup

Komnas Haji: Pelibatan KPK untuk pendampingan haji 2025 sudah tepat

Januari 24, 2025
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno (kedua kiri) ketika ditemui usai rapat koordinasi terkait Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Jakarta, Kamis (23/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Gaya Hidup

Menko PMK: Kick-off Pemeriksaan Kesehatan Gratis secepatnya

Januari 23, 2025
Next Post
Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) didampingi Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo (kanan) dan Dirut Angkasa Pura (AP) I Faik Fahmi (kiri) meninjau fasilitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Badung, Bali, Selasa (28/12/2021). (MASAPNEWS/ANT)

Presidensi G20 dapat membantu pemulihan sektor pariwisata nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Tim Skyger Vertical Voyage Indonesia yang sempat dikabarkan hilang saat melakukan ekspedisi ditemukan selamat di wilayah Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (27/8/2021). (Foto : Dokumentasi pribadi)

    Sempat dikabar hilang, Tim Ekspedisi Panjat Tebing Puruk Sandukui ditemukan selamat

    716 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Polres Gumas Amankan Tiga Tersangka Illegal Mining

    494 shares
    Share 198 Tweet 124
  • Berikut asal nama Tahura Lapak Jaru, satu-satunya tahura di Kalteng

    451 shares
    Share 180 Tweet 113
  • Sejumlah warga Kalteng jadi korban investasi bodong hingga Rp2 miliar lebih

    391 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Berbalas Pantun Warnai Pembukaan Musda IV MD-AHK Kabupaten Gumas

    289 shares
    Share 116 Tweet 72
Masap News Portal Berita Online Terpercaya

Follow us on social media:

Informasi

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi
Info Pemasangan Iklan

Kategori

  • Barito Selatan
  • Barito Timur
  • Barito Utara
  • Berita Daerah
  • DPRD Kabupaten Gunung Mas
  • DPRD Kotawaringin Timur
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Gunung Mas
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kotawaringin Barat
  • Kotawaringin Timur
  • Kriminal
  • Lamandau
  • Murung Raya
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Palangka Raya
  • Pariwisata
  • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
  • Politik
  • Pulang Pisau
  • Seruyan
  • Sukamara
  • Uncategorized
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.