MASAPNEWS – Masyarakat Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, tetap meminati buat lokal tanggaring, walau saat ini mengalami kenaikan harga jika dibandingkan tahun 2021 lalu.
“Tahun lalu saya beli Rp10 ribu per kilogram, sekarang sudah naik Rp25 ribu per kilogram. Walau naik, saya tetap berminat membeli,” ucap Nia, salah satu warga saat dibincangi di Kuala Kurun, Jumat (29/7/2022).
Dia mengaku menyukai rasa dari tanggaring yang manis bercampur asam. Oleh sebab itu, dia tidak merasa keberatan mengeluarkan sejumlah uang untuk membeli buah tanggaring yang terbilang susah didapat.
Warga lainnya, Depe, mengaku baru pertama kali merasakan buah tanggaring. Depe merupakan pendatang dari Pulau Jawa yang baru beberapa tahun bekerja di Kuala Kurun.
“Awalnya saya kira buah rambutan, ternyata bukan. Rasanya manis campur asam, unik,” kata Depe yang sedang asyik mencoba buah tanggaring.
Lainnya, salah satu penjual buah tanggaring, Trisna Yulianti mengaku terpaksa menaikan harga mengingat saat ini berbagai komoditas atau barang juga mengalami kenaikan harga.
Walau demikian, dia tetap bersyukur pembeli tetap meminati buah tanggaring yang dijajakan olehnya dengan harga Rp25 ribu per kilogram.
“Saya panen buah tanggaring hari ini, dan dapat 20 kilogram. Saya jual Rp25 ribu per kilogram, ternyata tetap banyak yang berminat dan sekarang hanya tersisa berapa kilo saja,” tukasnya. (GCM/MN-3)









