MASAPNEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) menggelar bimbingan dan pelatihan dengan materi penatausahaan, akuntansi, dan pelaporan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), yang menggunakan aplikasi Simda Next-G atau Financial Management Information System (FMIS) tahun anggaran 2022.
“Bimbingan dan pelatihan ini untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam penggunaan aplikasi Simda Next-G atau FMIS berbasis website, dimana konsep pembangunan Kabupaten Gumas adalah smart human resources,” ucap Bupati Jaya S Monong dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Bupati Efrensia LP Umbing, di Palangka Raya, Senin (18/7).
Dalam rangka pengelolaan keuangan daerah, lanjut dia, Pemkab Gumas sebelumnya sudah menggunakan aplikasi Simda-Keuangan. Namun dengan pengembangan lebih lanjut, akhirnya menggunakan dua aplikasi, yakni SIPD dan Next-G atau FMIS.
“Hasil dari proses penatausahaan, akuntansi, dan pelaporan, serta pengelola keuangan daerah yang menggunakan aplikasi Simda-Keuangan, Pemkab Gumas berhasil mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI,” tuturnya.
Dia mengatakan, Pemkab Gumas berterima kasih kepada narasumber atas kesediaan untuk memberi materi, arahan dan sekaligus praktek langsung penatausahaan keuangan menggunakan aplikasi Simda Next-G atau FMIS. Diharapkan penggunaan aplikasi ini dapat terlaksana dengan baik, sehingga terwujud pengelolaan keuangan daerah transparan, akuntabel, dan partisipatif.
“Dalam pelaksanaannya nanti, pasti banyak kendala yang masih belum dipahami, karena aplikasi ini terbilang baru. Untuk itu, kiranya tim dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) selalu membuka diri untuk berkonsultasi dan berkomunikasi,” ujarnya.
Dia berharap, para peserta bimbingan dan pelatihan aplikasi Simda Next-G atau FMIS, dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik serta bertanya langsung kepada narasumber terkait dengan materi dan pelatihan yang disampaikan, agar kita semua dapat satu pemahaman yang sama dan mengerti serta mengetahui proses penatausahaan, akuntansi, dan pelaporan menggunakan aplikasi Simda Next-G atau FMIS.
“Melalui bimbingan dan pelatihan ini, juga dapat menyinkronkan kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam hal penatausahaan, akuntansi, dan pelaporan, sehingga Laporan Keuangan Pemkab Gumas akan konsisten mempertahankan opini WTP sesuai harapan kita bersama,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Gunung Mas Hardeman mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pegawai terkait penatausahaan, akuntansi dan pelaporan.
Sebagai peserta adalah Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK) atau pegawai yang menyusun laporan, bendahara pengeluaran, pembantu bendahara pengeluaran, serta bendahara penerima.
Kemudian sebagai narasumber kegiatan adalah Wakil Bupati Gunung Mas, Sekretaris Daerah Gunung Mas Yansiterson, dan dirinya sendiri selaku Kepala BKAD Gunung Mas, Kepala BPKP Perwakilan Kalteng Bambang Ari Setiono, dan Tim FIMS BPKP Perwakilan Kalteng.
“Kegiatan rencananya dilaksanakan selama dua hari yakni 18 dan 19 Juli 2022 di Palangka Raya,” tandasnya. (GCM/MN-3)









