Selamat Petang | Jumat, Januari 16, 2026
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
Home Politik

KPI: Penyempitan ruang konten lokal siaran TV perlu diantisipasi

adminmasap by adminmasap
Februari 1, 2023
in Politik
0
FGD Perkembangan Televisi Digital dan Penguatan Konten Lokal yang diselenggarakan KPI Pusat bersama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu (1/2/2023) (MASAPNEWS/ANT)

FGD Perkembangan Televisi Digital dan Penguatan Konten Lokal yang diselenggarakan KPI Pusat bersama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu (1/2/2023) (MASAPNEWS/ANT)

28
SHARES
219
VIEWS






MASAPNEWS – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menyebutkan bahwa penyempitan ruang untuk konten lokal pada siaran televisi di Indonesia menyusul berpindahnya TV analog ke digital perlu diantisipasi.

Ketua KPI Pusat Agung Suprio dalam sambutan acara Forum Grup Diskusi (FGD) Perkembangan Televisi Digital dan Penguatan Konten Lokal di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu, mengatakan berpindahnya TV analog ke TV digital membuka luas siaran televisi di Indonesia karena konten yang bisa dinikmati masyarakat semakin banyak.

“Namun, terbukanya akses dan banyaknya konten yang bisa ditonton masyarakat semakin mempersempit ruang bagi konten lokal. Tantangan ini sebaiknya perlu kita antisipasi, mengingat konten lokal menjadi salah satu penguatan kearifan lokal,” katanya.

Menurut dia, Undang Undang Cipta Kerja mengamanahkan agar Indonesia beralih dari sistem penyiaran analog ke digital, bahkan sejak 2 November 2022 hingga sekarang beberapa daerah sudah beralih dari analog ke digital.

Agung menjelaskan bahwa siaran televisi yang sudah bermigrasi ke digital lebih jernih dan beragam. Di Jakarta misalnya, dari 18 siaran TV setelah pindah menjadi digital menjadi 48 siaran TV, termasuk dengan kota-kota lain.

“Tetapi di Jakarta misalnya, sebagian besar isinya bukan konten lokal. Karena itu, KPI berupaya mengatasi masalah ini melalui kebijakan mengisi konten lokal minimal 10 persen dari total konten untuk semua stasiun televisi,” katanya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Mochamad Sodik mengatakan akademisi perlu mengambil peran dalam FGD ini, mengingat siaran televisi menjadi salah satu sumber informasi yang dikonsumsi masyarakat.

“UIN Sunan Kalijaga ingin menjalin rumah bersama. Mengapa ini penting? karena kita menyadari bahwa era sekarang merupakan era kolaborasi yang harus dikuatkan. Konten lokal menjadi bagian penting untuk menguatkan narasi keadilan, kebebasan, dan demokrasi, terutama menjelang 2024,” katanya.

Dia mengatakan FISHUM UIN Sunan Kalijaga siap ikut membangun kearifan lokal melalui siaran televisi, mengingat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan provinsi yang istimewa, terutama kearifan lokalnya.

“Dari ruangan ini, kita ingin memperkuat sehingga narasi kebebasan bisa diisi dengan kebaikan, kita yang di UIN khususnya ingin mengembangkan Islam rahmatan lil
alamin. Di dalam konteks ini, kami sangat gembira dan terbuka untuk menjalin kerja sama,” katanya.

Sementara itu, Komisioner KPI Pusat Awar Hasan mengatakan dalam implementasi penguatan konten lokal di DIY, KPI bekerja sama dengan berbagai kampus di Yogyakarta karena perlu ada riset tentang konten apa yang diminati masyarakat Yogyakarta saat menonton televisi.

Sedangkan Ketua KPID DIY Dewi Nurhasanah mengatakan di DIY implementasi TV digital sudah sejak 3 Desember 2022. KPID DIY berusaha semaksimal mungkin mengupayakan implementasi regulasi minimal 10 persen menyiarkan konten lokal.

“Di DIY konten lokal wajib berbahasa Jawa. Ini bagian dari upaya tetap melestarikan kebudayaan dan kearifan lokal,” katanya. (ANT/MN-2)

Previous Post

Setda Kabupaten Gunung Mas gelar sertijab pejabat eselon II

Next Post

BI sebut modal asing masuk RI salah satu terbesar di pasar berkembang

Related Posts

Ketua DPR RI Puan Maharani di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (24/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Politik

Ketua DPR minta usut tuntas kasus pagar laut hingga ungkap pemiliknya

Januari 24, 2025
Anggota Komisi VII DPR Novita Hardini dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kementerian Perindustriam di Jakarta, Kamis (23/1/2025). (MASAPNEWS/ANT/HO-DPR RI)
Politik

Anggota DPR dorong pembangunan infrastruktur serap kelebihan semen

Januari 24, 2025
Wamendagri Bima Arya Sugiarto saat ditemui awak media di Gedung Pusat KPK di Jakarta, Kamis (23/1/2025). (MASAPNEWS/ANT/HO-Puspen Kementerian Dalam Negeri)
Politik

Wamendagri pastikan KPK jadi pemateri di retret kepala daerah

Januari 24, 2025
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono (tengah) dalam pertemuan diplomasi terkait Myanmar pada Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos-Klosters, Swiss, Rabu (22/1/2025) waktu setempat. (MASAPNEWS/ANT/HO-Kemlu RI)
Politik

RI terus dorong dialog inklusif demi akhiri krisis politik Myanmar

Januari 23, 2025
Kepala BKD Kaltim Deni Sutrisno saat menyambangi Kepala BKN Prof Zudan Arif Fakrulloh di Jakarta. (MASAPNEWS/ANT/HO-BKD Kaltim)
Politik

BKN: Pelamar CASN 2024 yang mundur kena sanksi tak bisa daftar 2 tahun

Januari 21, 2025
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (kiri) memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (20/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Politik

Menteri KKP sebut pagar laut dibuat terstruktur untuk jadi daratan

Januari 20, 2025
Next Post
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam acara "Mandiri Investment Forum 2023", di Jakarta, Rabu (1/2/2023). (MASAPNEWS/ANT)

BI sebut modal asing masuk RI salah satu terbesar di pasar berkembang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Tim Skyger Vertical Voyage Indonesia yang sempat dikabarkan hilang saat melakukan ekspedisi ditemukan selamat di wilayah Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (27/8/2021). (Foto : Dokumentasi pribadi)

    Sempat dikabar hilang, Tim Ekspedisi Panjat Tebing Puruk Sandukui ditemukan selamat

    709 shares
    Share 284 Tweet 177
  • Polres Gumas Amankan Tiga Tersangka Illegal Mining

    490 shares
    Share 196 Tweet 123
  • Berikut asal nama Tahura Lapak Jaru, satu-satunya tahura di Kalteng

    447 shares
    Share 179 Tweet 112
  • Sejumlah warga Kalteng jadi korban investasi bodong hingga Rp2 miliar lebih

    389 shares
    Share 156 Tweet 97
  • Seorang pria di Gunung Mas diduga bunuh ipar

    280 shares
    Share 112 Tweet 70
Masap News Portal Berita Online Terpercaya

Follow us on social media:

Informasi

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi
Info Pemasangan Iklan

Kategori

  • Barito Selatan
  • Barito Timur
  • Barito Utara
  • Berita Daerah
  • DPRD Kabupaten Gunung Mas
  • DPRD Kotawaringin Timur
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Gunung Mas
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kotawaringin Barat
  • Kotawaringin Timur
  • Kriminal
  • Lamandau
  • Murung Raya
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Palangka Raya
  • Pariwisata
  • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
  • Politik
  • Pulang Pisau
  • Seruyan
  • Sukamara
  • Uncategorized
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.