Selamat Pagi | Selasa, Juni 2, 2026
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
Home Ekonomi

Menkop UKM analogikan pendampingan usaha mikro dengan menetaskan telur

adminmasap by adminmasap
Mei 19, 2023
in Ekonomi
0
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki Teten dalam acara Kick Off Program Pendampingan Mikro Mandiri di Kantor KemenKop UKM Jakarta, Jumat (19/5/2023). (MASAPNEWS/ANT)

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki Teten dalam acara Kick Off Program Pendampingan Mikro Mandiri di Kantor KemenKop UKM Jakarta, Jumat (19/5/2023). (MASAPNEWS/ANT)

28
SHARES
216
VIEWS






MASAPNEWS – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menganalogikan program pendampingan usaha mikro mandiri dalam rangka menghasilkan pelaku usaha yang inovatif, kreatif dan naik kelas, dengan upaya menetaskan telur ayam.

Telurnya harus dipilih dulu, jangan menginkubasi, melahirkan tukang keripik lagi, tukang bakso lagi. Itu hanya akan mengambil rejeki mereka yang sekarang itu. kita harus melahirkan produk yang baru,” kata Menkop UKM, Teten dalam acara Kick Off Program Pendampingan Mikro Mandiri di Kantor Kemenkop UKM Jakarta, Jumat.

Menteri Teten menuturkan, sebagian besar pelaku usaha mikro yang jumlahnya mencapai lebih dari 98 dari total pelaku usaha di Indonesia, memulai usahanya bukan dengan niat untuk berbisnis, melainkan hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Akibatnya, katanya jenis usaha mikro hanya berkutat pada itu-itu saja, tidak memiliki kebaruan dan inovasi, apalagi sampai terhubung ke rantai pasok industri. Usaha mikro pun semakin sulit untuk tumbuh menjadi usaha yang naik kelas.

Oleh karenanya, KemenKopUKM bertekad untuk menciptakan pendampingan bagi pelaku usaha mikro yang tidak hanya sebatas pelatihan saja, tetapi harus diikuti dengan pola kolaborasi pentahelix dalam pendampingan usaha mikro yang sifatnya berkesinambungan, promote, protect dan advance.

Sehingga, telur atau yang dalam hal ini UMKM mikro yang akan didukung untuk dikembangkan adalah UMKM yang potensial dan berbasis teknologi sedang hingga tinggi.

“Para UMKM yang punya potensi untuk dikembangkan, yaitu produknya unggul, inovasi dan model bisnisnya juga bagus. Dari sisi pembiayaan, sekarang sudah banyak dari pemerintah, UMKM yang sudah masuk dalam rantai pasok ini ada KUR Klaster,” ucapnya.

Lebih lanjut Teten menuturkan upaya inkubasi usaha mikro tersebut juga sebagai salah satu pemerintah untuk meningkatkan rasio kewirausahaan dari yang saat 3,47 persen menjadi 4 persen di 2024.

“Memang yang usaha mandiri tetap akan ada tapi kita ingin menyiapkan UMKM kita yang menjadi industrialisasi ini,” tutur dia.

Pada kesempatan yang sama Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, Yulius mengatakan Program Pendampingan Mikro Mandiri yang akan berlangsung selama 6 bulan dengan menggandeng Lembaga Kampus Bisnis Umar Usman ini, lebih berfokus pada kualitas dibanding kuantitas.

Pendampingan Mikro Mandiri akan meningkatkan kapabilitas dan akses usaha mikro secara berkelanjutan kepada sumber daya produktif, sehingga pelaku usaha mikro dapat naik kelas dan terhubung ke ekosistem bisnis yang lebih luas. Program ini tidak hanya sebatas pelatihan saja tapi secara utuh didampingi sampai terwujudnya transformasi usaha mikro.

“Pada prinsipnya kita akan mencoba untuk menarik beberapa UMKM untuk ikut pelatihan tapi seperti kata Pak Menteri tadi, bahwasanya kita harus mencari telur yang bagus. Jadi jangan hanya dilatih tapi kita mencari telur yang bagus, tidak apa-apa sedikit tapi dia menjadi wirausaha yang benar,” ucapnya. (ANT/MN-2)

Previous Post

Wamenparekraf optimistis capai target 1,4 miliar pergerakan wisnus

Next Post

Menteri Teten soroti produk UMKM yang hanya seputar keripik

Related Posts

Menkeu Purbaya bantah isu sisa uang negara Rp120 triliun
Ekonomi

Menkeu Purbaya bantah isu sisa uang negara Rp120 triliun

April 26, 2026
Acara grand opening Goffee dengan pemotongan pita oleh Owner Evandi dan istri bersama mitra kerja, di Palangka Raya, Kamis (15/5/2025). (IST)
Berita Daerah

Tempat Nongkrong Baru di Palangka Raya, Goffee Hadir 24 Jam untuk Para Pecinta Kopi

Mei 17, 2025
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memberi keterangan ketika dijumpai di sela-sela acara Rapimnas PIRA di Jakarta, Sabtu (25/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Ekonomi

Pemerintah siapkan akses modal untuk UMKM yang terlibat MBG

Januari 25, 2025
Produk minyak goreng rakyat atau MinyaKita yang disegel oleh Kementerian Perdagangan di Tangerang, Banten, Jumat (24/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Ekonomi

Mendag: Naiknya harga MinyaKita karena permainan harga di distributor

Januari 24, 2025
Menteri BUMN Erick Thohir dalam konferensi pers di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (24/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Ekonomi

Kemen BUMN-Kemendag buka akses pasar internasional untuk UMKM

Januari 24, 2025
Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana saat mencoba membatik pada kain di Kampung Batik Giriloyo Desa Wukirsari Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Kamis (23/1/2025) (MASAPNEWS/ANT)
Ekonomi

Menteri Pariwisata ajak generasi muda ikut lestarikan batik

Januari 23, 2025
Next Post
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki Teten dalam acara Kick Off Program Pendampingan Mikro Mandiri di Kantor KemenKop UKM Jakarta, Jumat (19/5/2023). (MASAPNEWS/ANT)

Menteri Teten soroti produk UMKM yang hanya seputar keripik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Tim Skyger Vertical Voyage Indonesia yang sempat dikabarkan hilang saat melakukan ekspedisi ditemukan selamat di wilayah Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (27/8/2021). (Foto : Dokumentasi pribadi)

    Sempat dikabar hilang, Tim Ekspedisi Panjat Tebing Puruk Sandukui ditemukan selamat

    717 shares
    Share 287 Tweet 179
  • Polres Gumas Amankan Tiga Tersangka Illegal Mining

    494 shares
    Share 198 Tweet 124
  • Berikut asal nama Tahura Lapak Jaru, satu-satunya tahura di Kalteng

    452 shares
    Share 181 Tweet 113
  • Sejumlah warga Kalteng jadi korban investasi bodong hingga Rp2 miliar lebih

    391 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Berbalas Pantun Warnai Pembukaan Musda IV MD-AHK Kabupaten Gumas

    290 shares
    Share 116 Tweet 73
Masap News Portal Berita Online Terpercaya

Follow us on social media:

Informasi

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi
Info Pemasangan Iklan

Kategori

  • Barito Selatan
  • Barito Timur
  • Barito Utara
  • Berita Daerah
  • DPRD Kabupaten Gunung Mas
  • DPRD Kotawaringin Timur
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Gunung Mas
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kotawaringin Barat
  • Kotawaringin Timur
  • Kriminal
  • Lamandau
  • Murung Raya
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Palangka Raya
  • Pariwisata
  • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
  • Politik
  • Pulang Pisau
  • Seruyan
  • Sukamara
  • Uncategorized
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.