Selamat Petang | Sabtu, Mei 2, 2026
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
Home Gaya Hidup

UI beri strategi efektif bangunan sederhana tahan gempa

adminmasap by adminmasap
Januari 5, 2024
in Gaya Hidup
0
Struktur bangunan sederhana yang tahan gempa (MASAPNEWS/ANT/Foto: Humas UI)

Struktur bangunan sederhana yang tahan gempa (MASAPNEWS/ANT/Foto: Humas UI)

35
SHARES
267
VIEWS






MASAPNEWS – Fakultas Teknik Universitas Pancasila (FTUI) memberikan strategi efektif bangunan sederhana agar tahan terhadap gempa bumi yang sering melanda Indonesia.

“Ada ungkapan yang menyatakan bahwa bukan gempa bumi itu sendiri yang mematikan, melainkan kegagalan struktur bangunan dalam menahan beban seismik yang dihasilkan gempa,” ujar Dosen Departemen FTUI Dr. Dipl.-Ing. Nuraziz Handika, S.T., M.T., M.Sc., di Kampus UI Depok, Jumat.

Ia mengatakan Indonesia yang sering terdampak oleh aktivitas seismik, menghadapi konsekuensi serius berupa kerusakan pada struktur bangunan, khususnya pada perumahan.

Ia menambahkan, gempa bumi tidak hanya menginduksi vibrasi fisik pada bangunan, tetapi juga menyingkap kekurangan dalam aspek desain dan konstruksi. Kelemahan ini tidak hanya merusak integritas struktural, tetapi juga meningkatkan risiko kerusakan fatal pada bangunan saat terjadi gempa.

Mengambil contoh gempa Lombok 2018, Dr. Nuraziz Handika menyoroti permasalahan detail pembesian dan sambungan pada bangunan, yang menjadi salah satu pemicu kerusakan terbesar pada struktur bangunan.

Menurut dia, kualitas bahan bangunan, pendetailan pembesian, serta sambungan pada dinding, kolom, dan balok merupakan faktor utama yang menyebabkan kerusakan dan runtuhnya bangunan fasilitas umum, fasilitas sosial, rumah tinggal, serta bangunan sederhana lainnya saat dilanda gempa.

“Untuk membuat bangunan tahan gempa, perlu memperhatikan aspek-aspek, seperti sambungan, pemilihan dan persiapan material sebelum digunakan, pendetailan pekerjaan tulangan, pengangkuran dinding ke kolom, pendetailan penulangan balok kolom, serta hal lainnya agar sesuai dengan standar,” kata Dr. Nuraziz.

Sebagai contoh, diperlukan panjang pengangkuran yang sesuai pada sambungan antara kolom dan balok sloof, di mana tulangan kolom pada bagian atas dan bawah/ fondasi kolom sebaiknya dilebihkan dari besar minimal 40 kali diameternya.

Dr. Nuraziz yang juga merupakan dosen bidang struktur dengan konsentrasi penelitian pada fenomena retak dan kerusakan material konstruksi FTUI, mengungkapkan bahwa standar yang dijadikan acuan adalah standar yang dikeluarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Banyak poster yang dibuat untuk lebih mudah diikuti oleh para pelaksana di lapangan mengacu pada standar tersebut yang dapat diunduh pada tautan https://teddyboen.com/publications_id.html.

Agar lebih mudah dipahami, Dr, Nuraziz memberikan contoh perhitungan yang baik terkait besi pengangkuran kolom dan dinding bata. Ia mengatakan, “Dalam hal ini jika diameter tulangan yang digunakan sebesar 10 mm, maka panjang minimal pengangkuran seharusnya adalah 40 cm ke arah kanan dan ke kiri dari sudut bangunan.”

Pengangkuran ini diaplikasikan setiap enam lapis bata. Selanjutnya, besi angkur dicor pada lapis bata sebagai pengikat antara kolom dengan dinding. Dengan demikian, sambungan atau angkur akan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Penerapan prinsip yang sama juga berlaku untuk sambungan pada sopi-sopi/gunung-gunung (atap) maupun sudut dinding. Diperlukan pengangkuran yang tepat pada kolom di tengah dinding yang terhubung pada segitiga pelana atap dan pada kolom yang bertemu dengan sudut dinding.

Dr. Nuraziz menyampaikan bahwa untuk membuat bangunan tahan gempa, terdapat beberapa persyaratan pokok yang perlu dipenuhi antara lain kualitas bahan bangunan yang baik, keberadaan dimensi struktur yang sesuai, sambungan elemen struktur utama yang baik, dan mutu pekerjaan yang baik.

“Perlu diperhatikan bahwa pekerjaan ini tidak terlihat kasat mata, dan baru akan teruji ketika gempa terjadi. Oleh karena itu, patuhilah proses dan standar dalam pembuatan bangunan untuk menjaga keselamatan kita bersama,” ujar Dr. Nuraziz yang merupakan doktor lulusan Institut National des Sciences Appliquées de Toulouse, Prancis. (ANT/MN-2)

Previous Post

Presiden undang talenta muda hebat RI daftar Calon ASN

Next Post

UNESCO terima dossier Reog Ponorogo sebagai warisan budaya tak benda

Related Posts

Acara grand opening Goffee dengan pemotongan pita oleh Owner Evandi dan istri bersama mitra kerja, di Palangka Raya, Kamis (15/5/2025). (IST)
Berita Daerah

Tempat Nongkrong Baru di Palangka Raya, Goffee Hadir 24 Jam untuk Para Pecinta Kopi

Mei 17, 2025
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti ditemui di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (25/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Gaya Hidup

Mendikdasmen umumkan UN model baru setelah ada aturan PPDB

Januari 25, 2025
Menteri Kebudayaan Fadli Zon (MASAPNEWS/ANT/HO/Kementerian Kebudayaan)
Gaya Hidup

Menbud bentuk dewan pengawas untuk museum dan cagar budaya

Januari 25, 2025
Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji (lima dari kiri) saat menerima kunjungan dari ICMI membahas lansia produktif untuk menyambut bonus demografi di Kantor Kemendukbangga/BKKBN, Jakarta, Jumat (24/1/2025). (MASAPNEWS/ANT/HO-Kemendukbangga/BKKBN)
Gaya Hidup

Mendukbangga sebut lansia produktif bisa kurangi beban fiskal

Januari 24, 2025
Ketua Komnas Haji dan Umrah Mustolih Siradj. (MASAPNEWS/ANT/Ho-Komnas Haji dan Umrah)
Gaya Hidup

Komnas Haji: Pelibatan KPK untuk pendampingan haji 2025 sudah tepat

Januari 24, 2025
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno (kedua kiri) ketika ditemui usai rapat koordinasi terkait Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Jakarta, Kamis (23/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Gaya Hidup

Menko PMK: Kick-off Pemeriksaan Kesehatan Gratis secepatnya

Januari 23, 2025
Next Post
Kesenian Reog Ponorogo (MASAPNEWS/ANT)

UNESCO terima dossier Reog Ponorogo sebagai warisan budaya tak benda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Tim Skyger Vertical Voyage Indonesia yang sempat dikabarkan hilang saat melakukan ekspedisi ditemukan selamat di wilayah Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (27/8/2021). (Foto : Dokumentasi pribadi)

    Sempat dikabar hilang, Tim Ekspedisi Panjat Tebing Puruk Sandukui ditemukan selamat

    716 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Polres Gumas Amankan Tiga Tersangka Illegal Mining

    493 shares
    Share 197 Tweet 123
  • Berikut asal nama Tahura Lapak Jaru, satu-satunya tahura di Kalteng

    451 shares
    Share 180 Tweet 113
  • Sejumlah warga Kalteng jadi korban investasi bodong hingga Rp2 miliar lebih

    391 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Berbalas Pantun Warnai Pembukaan Musda IV MD-AHK Kabupaten Gumas

    288 shares
    Share 115 Tweet 72
Masap News Portal Berita Online Terpercaya

Follow us on social media:

Informasi

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi
Info Pemasangan Iklan

Kategori

  • Barito Selatan
  • Barito Timur
  • Barito Utara
  • Berita Daerah
  • DPRD Kabupaten Gunung Mas
  • DPRD Kotawaringin Timur
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Gunung Mas
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kotawaringin Barat
  • Kotawaringin Timur
  • Kriminal
  • Lamandau
  • Murung Raya
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Palangka Raya
  • Pariwisata
  • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
  • Politik
  • Pulang Pisau
  • Seruyan
  • Sukamara
  • Uncategorized
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.