MASAPNEWS – Legislator Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Hermanto, berharap Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 menjadi momentum bagi para ayah untuk hadir secara utuh bagi keluarga.
“Era digital membawa tantangan tersendiri bagi kita, karena anggota keluarga kini cenderung lebih banyak berinteraksi dengan layar gawai ketimbang satu sama lain,” ucapnya kepada awak media di Kuala Kurun, Senin.
Politisi Partai Nasdem itu menilai, kedekatan emosional antaranggota keluarga perlahan tergerus, karena percakapan yang bermakna kini tergantikan notifikasi dan konsumsi konten digital yang tak ada habisnya.
Oleh sebab itu, ia mengajak setiap keluarga menetapkan batas waktu penggunaan gawai, membangun tradisi kebersamaan tanpa gawai, serta menjaga ruang percakapan yang tulus dan berkualitas antaranggota keluarga.
Momentum Harganas ke-33 tahun ini pun hadir dengan tema yang relevan, yakni Ayah Wajib Hadir, sebuah seruan agar para ayah kembali mengambil peran sentral dalam keluarga.
Menurutnya, kehadiran ayah bukan sekadar hadir secara fisik, melainkan hadir dalam percakapan, dalam keteladanan, serta memberikan perhatian yang konsisten terhadap tumbuh kembang anak.
Hermanto sendiri merupakan ayah dari dua anak yang masih balita, dan ia selalu berusaha meluangkan waktu untuk mereka di tengah kesibukannya sebagai wakil rakyat.
“Sebisa mungkin saya meluangkan waktu untuk anak-anak, apalagi mereka masih balita sehingga membutuhkan perhatian lebih,” tegas wakil rakyat dari daerah pemilihan I, yang meliputi Kecamatan Sepang, Mihing Raya, dan Kurun ini.
Sesederhana pergi ke gereja bersama, berlibur, atau bermain dengan anak di rumah, semua ia upayakan agar kehadirannya sebagai ayah benar-benar dirasakan oleh kedua buah hatinya.
Pria yang akrab disapa Sigoi itu menegaskan, ayah yang hadir secara utuh dalam keluarga hari ini sedang menanam benih generasi sehat, berkarakter, produktif, dan saling peduli.
“Keluarga yang kuat adalah kunci, karena dari keluarga itulah kita akan melahirkan generasi terbaik untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” demikian Hermanto. (IST)






