MASAPNEWS – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) terus berupaya mengoptimalkan kinerja alat berat dalam menangani jalan di tiga zona wilayah setempat.
Kepala DPU Gumas Bambang Jaya di Kuala Kurun, Kamis, mengatakan dinas tersebut memiliki dua set alat berat guna memelihara jalan tanah di kabupaten setempat tetap fungsional.
“Pada tahun anggaran 2026 Dinas PU telah mengadakan satu set alat berat yaitu excavator, motor grader dan vibrator roller untuk menambah satu set alat berat pengadaan 2025,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, dua set alat berat tersebut dioperasikan di tiga zona wilayah Gumas, di mana satu set menangani Zona 1 dan Zona 2, serta satu set lainnya difokuskan di Zona 3.
Zona 1 meliputi Kecamatan Sepang, Mihing Raya, dan Kurun, sedangkan Zona 2 mencakup Kecamatan Rungan Hulu, Rungan, Rungan Barat, Manuhing, dan Manuhing Raya.
Adapun Zona 3 meliputi Kecamatan Tewah, Kahayan Hulu Utara, Miri Manasa, dan Damang Batu.
Satu set alat berat yang menangani Zona 1 dan 2 mencakup 13 ruas jalan prioritas dengan panjang penanganan 117 kilometer, sedangkan satu set yang menangani Zona 3 mencakup 12 ruas jalan prioritas sepanjang 128 kilometer.
Bambang Jaya menyebut, idealnya pemeliharaan jalan tanah dilakukan setiap dua hingga tiga bulan pada tiap ruas jalan. Namun dengan dua set alat berat yang dimiliki, pemeliharaan hanya bisa dilakukan satu kali dalam satu tahun.
Pelaksanaan di lapangan terkadang menemui berbagai dinamika yang menjadi tantangan tersendiri, misalnya cuaca pada musim hujan, lokasi yang sering tergenang banjir sehingga memerlukan waktu untuk perbaikan, petugas yang sakit, dan lainnya.
Selain itu, kenaikan harga BBM yang tidak terduga turut mewarnai tantangan operasional, di mana perubahan harga di tengah tahun berjalan membuat perencanaan kebutuhan BBM yang telah disusun pada akhir 2025 menjadi tidak sesuai.
Kendati demikian, lanjutnya, DPU Gumas tetap berkomitmen mengoptimalkan kinerja alat berat yang ada, guna memastikan jalan di tiga zona wilayah setempat tetap dapat dilalui masyarakat.
Sebelumnya, Bupati Gumas Jaya S Monong mengatakan pengadaan alat berat merupakan upaya pemerintah daerah dalam melayani masyarakat, meski tengah menghadapi pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat.
“Pengadaan alat berat merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di sektor infrastruktur,” demikian Jaya. (IST)









