MASAPNEWS – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terlebih di tengah musim kemarau yang saat ini berlangsung di wilayah Kabupaten Gumas.
Imbauan tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Forum Kabupaten Gunung Mas Sehat (FKGMS) di Kantor Kecamatan Mihing Raya, Senin (31/8/2026).
Jaya Samaya Monong mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menurutnya, pembakaran lahan yang tidak terkendali dapat memicu kebakaran yang lebih luas dan berdampak terhadap lingkungan serta kesehatan masyarakat.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya karhutla, terutama selama musim kemarau.
“”
Kegiatan sosialisasi tersebut turut dihadiri kepala perangkat daerah, camat, lurah, kepala desa, unsur TNI/Polri, serta para peserta sosialisasi.
Sementara itu, Ketua Umum FKGMS Mimie Mariatie Samaya Monong menyampaikan bahwa FKGMS merupakan wadah masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap kesehatan. Forum tersebut berkomitmen mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Gumas yang sehat, mandiri, dan berdaya.
Ia menjelaskan, perhatian FKGMS mencakup berbagai aspek kesehatan masyarakat yang terangkum dalam delapan tatanan Kabupaten/Kota Sehat. Kedelapan tatanan tersebut meliputi permukiman, sarana dan prasarana lalu lintas, industri dan perkantoran, pariwisata, pangan dan gizi, kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, kehidupan sosial, serta hutan.
Dalam kegiatan itu, peserta juga mendapatkan informasi mengenai penghargaan Swasti Saba dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan kepada daerah yang dinilai berhasil mewujudkan lingkungan yang bersih, aman, nyaman, dan sehat.
Melalui sosialisasi ini, FKGMS diharapkan dapat terus menjadi mitra pemerintah daerah dalam mengajak masyarakat di tingkat desa dan kelurahan untuk bersama-sama memenuhi berbagai indikator Kabupaten Sehat.
Dengan meningkatnya pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan dan lingkungan, diharapkan berbagai potensi yang dapat mengganggu kesehatan maupun keselamatan bersama dapat dicegah sejak dini. (IST)









