MQSAPNEWS – Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi turun langsung memantau penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Tewah, Senin (21/9/2026) siang.
Kegiatan ini melibatkan personel gabungan Polri, TNI, dan Damkar yang melakukan groundcheck ke titik panas di Desa Batu Nyiwuh.
Tim yang terdiri dari empat personel Polri, dua TNI, dan empat Damkar turun ke lapangan untuk memastikan kondisi titik api yang sebelumnya terdeteksi.
Hasilnya, titik api yang dimaksud sudah ditemukan dalam keadaan padam.Selain melakukan pengecekan, personel Polsek Tewah juga menyempatkan diri memberi imbauan kepada warga soal bahaya dan larangan membakar lahan, sebagai upaya mencegah kebakaran meluas.
Kapolsek Tewah Ipda Michael Bethrand Simanjuntak, mewakili Kapolres, menjelaskan bahwa kegiatan groundcheck sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat.
“Kami melakukan pengecekan langsung terhadap titik hotspot dan sekaligus menyampaikan imbauan kepada masyarakat mengenai larangan serta bahaya Karhutla,” ujarnya saat dikonfirmasi PS Kasihumas Ipda Abner, Selasa (22/9/2026) pagi.
Dari data yang dihimpun, luas lahan yang terbakar tercatat sekitar 0,5 hektare di Desa Teluk Lawah, sementara titik hotspot yang di-groundcheck berada di Desa Batu Nyiwuh.
Secara keseluruhan, pada Senin (21/9) tercatat ada tiga hotspot dan tiga firespot di wilayah Gunung Mas, dengan total lahan terbakar sekitar 0,5 hektare.
Kapolsek Tewah kembali mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan. Jika menemukan titik api, warga diminta segera melapor ke call center 110.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan kegiatan yang dapat memicu Karhutla dan segera memberikan informasi kepada petugas melalui layanan call center 110 apabila menemukan titik api,” katanya.
Sinergi antara Polri, TNI, dan Damkar dalam kegiatan ini menunjukkan koordinasi yang solid dalam memantau dan menangani Karhutla di lapangan.
Polsek Tewah menegaskan akan terus melakukan pemantauan rutin serta mengajak masyarakat untuk lebih waspada demi menjaga lingkungan tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. (IST)








