MASAPNEWS – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Gunung Mas bergerak membagikan 1.500 masker kepada warga di tiga wilayah, guna membantu meminimalisir dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tengah melanda daerah tersebut.
Ketua PPNI Kabupaten Gunung Mas, Rahmattambun saat dibungi melalui telepon seluler, Kamis (3/9/2026), mengatakan pihaknya membagikan 1.500 masker kepada warga di Kota Kuala Kurun Kecamatan Kurun, Kelurahan Tewah Kecamatan Tewah, dan Kelurahan Tumbang Miri Kecamatan Kahayan Hulu Utara.
“Kami membagikan masing-masing 500 masker di tiga wilayah tersebut, sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga di tengah kondisi asap yang semakin pekat,” sambungnya.
Langkah ini diambil di tengah status Tanggap Darurat karhutla yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas sejak 1 September 2026, menyusul memburuknya kualitas udara akibat kabut asap yang kian pekat.

Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas sebelumnya mencatat ratusan laporan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dalam beberapa pekan terakhir, sementara Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) sempat berada pada tingkat berbahaya.
Melalui aksi ini, PPNI Kabupaten Gunung Mas berharap dapat meringankan dampak kesehatan yang dirasakan warga akibat paparan asap karhutla, sekaligus menunjukkan kepedulian tenaga kesehatan dalam mendukung penanganan darurat di daerah setempat.
Lebih lanjut, PPNI Kabupaten Gunung Mas turut mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, mengurangi aktivitas fisik yang berat di area terbuka, serta memperbanyak minum air putih untuk menjaga daya tahan tubuh.
“Kami juga mengimbau warga agar menutup ventilasi udara di dalam rumah, terutama pada pagi dan malam hari saat kabut asap biasanya lebih pekat, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala gangguan pernapasan,” tandas Rahmattambun. (gcm/mn-3)








