MASAPNEWS – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Parimus mengakui keberadaan perusahaan perkebunan kelapa sawit turut berdampak terhadap perekonomian masyarakat.
“Saat ini terdapat sekitar 58 perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Kabupaten Kotim,” ucap Parimus di Sampit, Senin.
Puluhan ribu pekerja yang tersebar di seluruh perusahaan perkebunan kelapa sawit turut berkontribusi terhadap perputaran ekonomi daerah ini, dari aktivitas mereka berbelanja kebutuhan sehari-hari.
Namun selama pandemi COVID-19 ini banyak perusahaan yang membatasi karyawan turun ke kota Sampit, maupun membatasi pedagang masuk berjualan ke areal perusahaan.
Kondisi ini cukup berdampak terhadap transaksi dan perekonomian masyarakat. Sektor perkebunan turut berpengaruh terhadap kegiatan ekonomi di daerah ini.
Oleh sebab itu, dia berharap karyawan bisa segera divaksin. Jika karyawan sudah divaksinasi sehingga mereka bisa kembali berbelanja ke kota (Sampit) maka kegiatan ekonomi masyarakat diharapkan berangsur pulih. (ANT/MN-2)








