Selamat Petang | Rabu, April 29, 2026
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
Home Olahraga

Saatnya pemerintah daerah tiru pusat dalam pembinaan atlet disabilitas

adminmasap by adminmasap
November 4, 2021
in Olahraga
0
Lifter Papua Oktovianus F. Itlay (dua kiri) membawa obor api Peparnas XVI Papua bersama masyarakat adat di Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (2/11/2021). ANT/IST.

Lifter Papua Oktovianus F. Itlay (dua kiri) membawa obor api Peparnas XVI Papua bersama masyarakat adat di Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (2/11/2021). ANT/IST.

26
SHARES
203
VIEWS






MASAPNEWS – Rangkaian kegiatan dalam gelaran Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI Papua telah dimulai dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin bakal secara resmi membuka pesta olahraga terbesar di Tanah Air untuk atlet disabilitas itu di Stadion Mandala, Kota Jayapura, pada Jumat (5/11).

Peparnas Papua menjadi momentum bagi atlet disabilitas untuk menunjukkan kemampuan mereka di bidang olahraga. Selain itu, pesta olahraga empat tahunan ini juga bakal menjadi tolok ukur sejauh mana setiap daerah dalam melakukan pembinaan terhadap atlet disabilitas.

Seperti diketahui, olahraga disabilitas makin populer setelah menjadi sorotan atas raihan di Paralimpiade Tokyo 2020 yang bergulir pada 24 Agustus-5 September 2021.

Indonesia membawa pulang dua medali emas, tiga perak dan empat perunggu. Lebih dari itu, semua target yang dicanangkan terlampaui dalam pesta olahraga terbesar untuk atlet disabilitas tersebut.

Mulai dari pengiriman atlet yang semula 15 menjadi 23 atlet di Paralimpiade Tokyo dan cabang olahraga yang diikuti dari target enam, terlampaui menjadi tujuh.

Pun demikian dari segi perolehan medali yang semula hanya menargetkan satu emas, satu perak dan tiga perunggu dan klasemen akhir finis di urutan ke-43 dari target yang dicangkan peringkat ke-60.

Peran pemerintah pusat 

Semua pencapaian tersebut tak lepas dari peran pemerintah pusat yang memberikan perhatian lebih kepada atlet disabilitas.

Ketua Umum Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia Senny Marbun dalam berbagai kesempatan selalu mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Sebab mulai dari persiapan hingga pelaksanaan Paralimpiade Tokyo, pemerintah pusat selalu memberikan dukungan penuh.

Pemerintah pusat memang tak membedakan atlet disabilitas dan non-disabilitas. Salah satu contoh konkret adalah pemberian bonus untuk atlet peraih medali di Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo.

Pemerintah pusat memberikan nilai yang sama, yakni Rp5,5 miliar untuk peraih medali emas, sementara peraih medali perak dan perunggu secara berurutan menerima bonus Rp2,5 miliar dan Rp1,5 miliar.

Bahkan, Menpora Zainudin Amali belum lama ini juga menegaskan pemerintah menjamin kesejahteraan atlet disabilitas dan tidak akan membeda-bedakan dengan atlet non-disabilitas.

Hal itu, menurut Zainudin, telah tertuang dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang didasari oleh Peraturan Presiden Perpres No.86 Tahun 2021.

Jaminan kesejahteraan, menurut Zainudin, juga akan diberikan kepada mereka yang masih atlet maupun yang telah purnaprestasi. Saat ini, landasan mengenai jaminan kesejahteraan sedang dirumuskan bentuknya bagi mereka yang purnaprestasi.

Bagi mereka yang masih aktif dan berprestasi, Zainudin mengatakan pemerintah telah memberi kesempatan untuk yang berminat berkarier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Bahkan, beberapa perusahaan BUMN juga sudah menawarkan kesempatan untuk bergabung.

“Jadi, luar biasa perhatian pemerintah sekarang ini, dan tentu ini akan kita teruskan, bahkan sekarang ini kita sedang membahas revisi undang-undang tentang sistem olahraga nasional, salah satu poin penting di situ adalah kesejahteraan atlet dan setelah mereka purnaprestasi, ini benar-benar menjadi perhatian pemerintah dan DPR,” ujar Zainudin.

Dalam penyelenggaran Peparnas Papua, ia juga mengatakan pemerintah pusat memberikan fasilitas yang sama dengan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Bagaimana dengan pemerintah daerah?

Tak dapat dipungkiri, perlakukan pemerintah pusat dan daerah sejauh ini belum setara. Senny Marbun pun mengakui hal tersebut.

Kata dia, ada beberapa daerah yang masih memandang sebelah mata atlet disabilitas dengan tidak memperhatikan keberadaan NPC di daerahnya.

Setidaknya dari 34 provinsi di Indonesia, ada sekitar 20 provinsi yang belum melakukan pembinaan terhadap atlet disabilitas.

“Sebetulnya (pembinaan atlet pelatnas dan daerah) tidak sama, sebab gubernur-gubernur daerah banyak yang belum mau sounding ke NPC daerah,” kata Senny beberapa waktu lalu.

“Masih banyak yang memarjinalkan kami. Kami berdoa supaya gubernur-gubernur yang tidak mau tahu dengan kami dibuka hatinya oleh Tuhan,” tambahnya.

Dalam kesempatan berbeda, Rima Ferdianto selaku Wakil Sekretaris Jenderal NPC Indonesia juga pernah mengatakan masih ada daerah yang belum mengenal olahraga disabilitas.

Kini, dengan adanya Peparnas Papua diharapkan pemerintah daerah pun mulai melirik dan berbenah memberikan perhatian yang sama kepada atlet-atlet disabilitas di daerah mereka masing-masing.

Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Chandra Bakti mengatakan Peparnas adalah ajang olahraga prestasi bagi atlet disabilitas. Adanya kesetaraan di dalam fasilitas terhadap atlet-atlet menjadi mutlak, termasuk kesetaraan menyangkut bonus.

“Pak Menteri (Zainudin Amali) menyampaikan Peparnas nanti bonus atletnya harus sama, karena upaya yang dilakukan atlet disabilitas ini juga sama, keluar keringatnya sama, pembinaannya sama,” ujar Chandra.

Dalam sejumlah pemberitaan, provinsi di sejumlah daerah telah menjanjikan bonus yang akan diberikan kepada atlet yang bisa membanggakan nama daerah pada Peparnas Papua nanti.

Semoga semua yang diungkapkan itu dapat terealisasi dan bukan omong kosong belaka. Semoga Peparnas Papua juga tidak berubah menjadi ajang cari panggung. 

Janji-janji tersebut kiranya dapat diwujudkan demi pembinaan ke depan agar lahir-lahir atlet potensial dari daerah yang nantinya bisa membawa Indonesia unjuk gigi di pentas internasional.

Ini penting dilakukan untuk menjaga regenerasi, mengingat atlet elite Indonesia dan yang berlaga di Paralimpiade Tokyo kemarin mayoritas sudah berusia 30 tahun.

Sebut saja Leani yang saat ini sudah berusia 33 tahun dan Hary Susanto 49 tahun. Selain itu, peraih perak angkat berat Paralimpiade Tokyo, Ni Nengah Widiasih berusia 31 tahun. Pun demikian dengan peraih perunggu para tenis meja David Jacobs yang kini berusia 47 tahun.

Semoga dengan adanya Peparnas Papua, akan lahir atlet-atlet baru yang bisa melanjutkan tongkat estafet prestasi Indonesia di pentas dunia.

NPC Indonesia juga membatasi atlet elite yang tampil di Peparnas Papua dengan hanya boleh mengikuti satu nomor pertandingan. Semoga langkah ini bagus untuk pembinaan atlet disabilitas ke depan. 

Previous Post

DPR RI desak seleksi ulang CPNS secara menyeluruh

Next Post

Musim terakhir serial "Hanna" akan tayang mulai 24 November

Related Posts

Tim Basket Gunung Mas Tunjukkan Taring di BGU Championship
Gunung Mas

Tim Basket Gunung Mas Tunjukkan Taring di BGU Championship

April 14, 2026
Pelatih timnas Indonesia Patrick Kluivert (kiri) dan Ketum PSSI Erick Thohir (kanan) berpose pada acara pengenalan tim pelatih timnas Indonesia di Hotel Mulia, Jakarta, Minggu (12/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Olahraga

Erick Thohir: Dirtek PSSI akan diumumkan akhir Februari 2025

Januari 19, 2025
Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert menunjukkan jersey Timnas Indonesia yang bertuliskan namanya saat acara perkenalan Pelatih Baru Timnas Indonesia di Jakarta, Minggu (12/1/2025). PSSI secara resmi mengumukan dan memperkenalkan pelatih baru bagi Timnas Indonesia yaitu Patrick Kluivert beserta dua asisten pelatih yaitu Alex Pastoor dan Denny Landzaat. (MASAPNEWS/ANT)
Olahraga

Patrick Kluivert: Saya adalah orang yang menyukai tekanan

Januari 12, 2025
Pelatih anyar timnas Indonesia Patrick Kluivert tiba di tanah air melalui Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, Sabtu (11/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Olahraga

Pelatih baru timnas Patrick Kluivert tiba di Indonesia

Januari 11, 2025
Presiden FIFA Gianni Infantino (kiri) bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kanan) menyaksikan laga play-off Timnas Indonesia U-23 melawan Timnas Guinea U-23 di Stadion Clairefontaine, Paris, Perancis, Kamis (9/5/2024). (MASAPNEWS/ANT/HO-PSSI)
Olahraga

NDRC Indonesia diakui FIFA, Erick Thohir: bukti PSSI makin profesional

Januari 11, 2025
Arsip foto - Mantan pesepak bola Belanda Patrick Kluivert dalam acara pengundian untuk perempat final, semifinal, dan final Liga Champions UEFA 2022-2023 di Nyon pada 17 Maret 2023. PSSI, Rabu (/1/2025) mengumumkan Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia menggantikan Shin Tae-yong. (MASAPNEWS/ANT/AFP)
Olahraga

Patrick Kluivert resmi diumumkan jadi pelatih baru timnas Indonesia

Januari 8, 2025
Next Post
Musim terakhir serial "Hanna" akan tayang mulai 24 November (ANTARA/Instagram/netflix_wishperer)

Musim terakhir serial "Hanna" akan tayang mulai 24 November

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Tim Skyger Vertical Voyage Indonesia yang sempat dikabarkan hilang saat melakukan ekspedisi ditemukan selamat di wilayah Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (27/8/2021). (Foto : Dokumentasi pribadi)

    Sempat dikabar hilang, Tim Ekspedisi Panjat Tebing Puruk Sandukui ditemukan selamat

    716 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Polres Gumas Amankan Tiga Tersangka Illegal Mining

    493 shares
    Share 197 Tweet 123
  • Berikut asal nama Tahura Lapak Jaru, satu-satunya tahura di Kalteng

    451 shares
    Share 180 Tweet 113
  • Sejumlah warga Kalteng jadi korban investasi bodong hingga Rp2 miliar lebih

    391 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Berbalas Pantun Warnai Pembukaan Musda IV MD-AHK Kabupaten Gumas

    287 shares
    Share 115 Tweet 72
Masap News Portal Berita Online Terpercaya

Follow us on social media:

Informasi

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi
Info Pemasangan Iklan

Kategori

  • Barito Selatan
  • Barito Timur
  • Barito Utara
  • Berita Daerah
  • DPRD Kabupaten Gunung Mas
  • DPRD Kotawaringin Timur
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Gunung Mas
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kotawaringin Barat
  • Kotawaringin Timur
  • Kriminal
  • Lamandau
  • Murung Raya
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Palangka Raya
  • Pariwisata
  • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
  • Politik
  • Pulang Pisau
  • Seruyan
  • Sukamara
  • Uncategorized
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.