Selamat Malam | Selasa, April 28, 2026
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
Home Berita Daerah Kotawaringin Timur DPRD Kotawaringin Timur

Tangis warga pecah di kantor DPRD Kotim adukan perusahaan sawit

adminmasap by adminmasap
Januari 21, 2022
in DPRD Kotawaringin Timur
0
Unsur pimpinan DPRD Kotawaringin Timur saat menerima aspirasi dari pengunjuk rasa, Kamis (20/1/2022). (MASAPNEWS/ANT)

Unsur pimpinan DPRD Kotawaringin Timur saat menerima aspirasi dari pengunjuk rasa, Kamis (20/1/2022). (MASAPNEWS/ANT)

30
SHARES
231
VIEWS






MASAPNEWS – Unjuk rasa di kantor DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah diiringi tangis sejumlah perempuan yang meminta polisi membebaskan suami maupun anak mereka yang ditahan karena dituduh mencuri kelapa sawit.

“Anak dan suami kami tidak bersalah. Mereka itu memanen sawit di lahan HTR, bukan mencuri di lahan sawit. Tolong anggota dewan juga membantu kami. Bagaimana nasib kami karena mereka tulang punggung keluarga,” kata Dahlia, salah satu warga yang turut diterima di kantor DPRD, Kamis.

Selain Dahlia, beberapa perempuan lainnya sambil menangis turut berorasi meminta suami mereka dibebaskan. Saat diterima pimpinan DPRD, mereka juga menangis meminta para wakil rakyat memperjuangkan agar warga yang ditangkap polisi segera dibebaskan.

Diperkirakan lebih dari 200 warga berunjuk rasa di depan gedung DPRD Kotawaringin Timur di Jalan Jenderal Sudirman. Sebelumnya mereka melakukan aksi dan orasi di Taman Kota Sampit, kemudian berjalan kaki sekitar 1,2 km menuju kantor DPRD.

Aksi ini buntut dari konflik lahan antara kelompok masyarakat dengan sebuah perkebunan kelapa sawit di Desa Ramban Kecamatan Mentaya Hilir Utara. Akibat konflik itu, tujuh warga ditangkap polisi dengan tuduhan memanen buah sawit di lokasi lahan yang dikerjasamakan dengan PT MJSP, sementara warga berpendapat bahwa sawit yang mereka panen berada di kawasan Hutan Tanaman Rakyat (HTR) yang dibangun oleh kelompok masyarakat.

Karliansyah yang menjadi koordinator aksi mendesak polisi mengusut PT MJSP karena diduga melakukan sejumlah pelanggaran hukum. Di sisi lain, mereka meminta warga yang ditahan aparat segera dibebaskan karena dinilai tidak bersalah.

“Kami minta DPRD juga memperjuangkan nasib rakyat. DPRD jangan hanya diam melihat masalah ini. Ini menyangkut nasib rakyat,” kata Karliansyah yang juga Ketua Umum LSM Betang Hagantang Kalimantan Tengah.

Unsur pimpinan DPRD Kotawaringin Timur saat menerima aspirasi dari pengunjuk rasa, Kamis (20/1/2022). (MASAPNEWS/ANT)

Pendemo diterima Ketua DPRD Rinie, Wakil Ketua I DPRD Rudianur dan anggota Komisi I Sutik. Mereka menyerahkan surat pernyataan sikap sekaligus aspirasi yang disertai sejumlah berkas yang menguatkan pendapat mereka.

Sempat terjadi adu mulut antara Karliansyah dengan Rudianur karena Karliansyah mendesak DPRD segera memberi kepastian waktu rapat dengar pendapat (RDP) membahas masalah itu. Namun Rudianur mengatakan pihaknya tidak bisa serta merta menyatakan waktu RDP secara pasti karena harus disampaikan dan dibahas dulu dengan Komisi yang membidangi masalah tersebut.

“Kami minta waktu karena kegiatan DPRD juga cukup banyak dan sudah terjadwal. Makanya perlu kami bahas, kapan RDP ini bisa dilaksanakan. RDP nanti kan tidak hanya kami anggota dewan, tetap kami juga akan mengundang eksekutif dan pihak perusahaan, sehingga ada solusi yang dihasilkan,” jelas Rudianur.

Sementara itu Rinie menegaskan, pihaknya di DPRD bukan pengambil keputusan, tetapi memfasilitasi. Untuk itu RDP perlu melibatkan pihak eksekutif dan aparat penegak hukum yang memiliki kewenangan dalam masalah tersebut.

“Kami siap melaksanakan RDP membahas aspirasi saudara-saudara kita ini, tapi kami minta waktu menyusun jadwalnya karena rapat ini perlu dikoordinasikan dengan semua pihak terkait bisa hadir, supaya ada solusi,” kata Rinie.

Rinie menambahkan, pihaknya segera membahas rencana RDP tersebut. Jika sudah ditetapkan jadwalnya, DPRD akan mengundang semua pihak terkait, termasuk perusahaan dan kelompok masyarakat untuk membahas bersama. (ANT/MN-2)

Previous Post

Legislator Kotim pertanyakan realisasi peningkatan jalan poros Tanah Mas

Next Post

Legislator Kotim berharap penempatan pejabat bukan karena kedekatan

Related Posts

Anggota DPRD Kabupaten Kotim, Sutik. (IST)
DPRD Kotawaringin Timur

Legislator Kotim dukung ketegasan Gubernur terkait plasma

November 6, 2022
Anggota DPRD Kabupaten Kotim, Sutik. (IST)
DPRD Kotawaringin Timur

Pemda Kotim diminta antisipasi konflik masyarakat dan PBS

November 6, 2022
Anggota DPRD Kabupaten Kotim, Nadie Enggon. (IST)
DPRD Kotawaringin Timur

Legislator Kotim sebut IMB bisa tingkatkan PAD

November 5, 2022
Anggota DPRD Kabupaten Kotim, Nadie Enggon. (IST)
DPRD Kotawaringin Timur

Legislator Kotim ingin PAD dari galian C dimaksimalkan

November 5, 2022
Anggota DPRD Kotawaringin Timur, Khozaini. (IST)
DPRD Kotawaringin Timur

Laporkan jika ada dugaan penyimpangan pembangunan

November 5, 2022
Anggota DPRD Kabupaten Kotim, Khozaini. (IST)
DPRD Kotawaringin Timur

Legislator Kotim ajak masyarakat awasi pembangunan

November 5, 2022
Next Post
Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Sutik. (MASAPNEWS/ANT)

Legislator Kotim berharap penempatan pejabat bukan karena kedekatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Tim Skyger Vertical Voyage Indonesia yang sempat dikabarkan hilang saat melakukan ekspedisi ditemukan selamat di wilayah Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (27/8/2021). (Foto : Dokumentasi pribadi)

    Sempat dikabar hilang, Tim Ekspedisi Panjat Tebing Puruk Sandukui ditemukan selamat

    716 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Polres Gumas Amankan Tiga Tersangka Illegal Mining

    493 shares
    Share 197 Tweet 123
  • Berikut asal nama Tahura Lapak Jaru, satu-satunya tahura di Kalteng

    451 shares
    Share 180 Tweet 113
  • Sejumlah warga Kalteng jadi korban investasi bodong hingga Rp2 miliar lebih

    391 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Berbalas Pantun Warnai Pembukaan Musda IV MD-AHK Kabupaten Gumas

    287 shares
    Share 115 Tweet 72
Masap News Portal Berita Online Terpercaya

Follow us on social media:

Informasi

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi
Info Pemasangan Iklan

Kategori

  • Barito Selatan
  • Barito Timur
  • Barito Utara
  • Berita Daerah
  • DPRD Kabupaten Gunung Mas
  • DPRD Kotawaringin Timur
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Gunung Mas
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kotawaringin Barat
  • Kotawaringin Timur
  • Kriminal
  • Lamandau
  • Murung Raya
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Palangka Raya
  • Pariwisata
  • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
  • Politik
  • Pulang Pisau
  • Seruyan
  • Sukamara
  • Uncategorized
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.