MASAPNEWS – Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah Hansli Gonak mengaku optimis pihaknya bisa mencapai target pendapatan asli daerah (PAD) yang telah dibebankan kepada mereka pada tahun 2022 ini.
“Tahun 2022 ini DPKP Gumas memiliki target PAD senilai Rp100 juta. Dengan kerja keras seluruh pegawai DPKP Gumas dan dukungan seluruh pihak, saya optimis target tersebut dapat tercapai,” ucapnya di Kuala Kurun, Kamis.
Hansli Gonak optimis target PAD senilai Rp100 juta dapat tercapai, mengingat saat ini animo masyarakat untuk membudidayakan ikan secara mandiri sudah semakin meningkat.
Dikatakan olehnya, PAD DPKP Gumas berasal dari penjualan benih, induk, calon induk, ikan afkir, serta telur ikan di Balai Benih Ikan (BBI) di dua kecamatan yakni Kurun dan Tewah.
Lebih lanjut, mantan Camat Kurun ini menjelaskan, pada tahun 2021 lalu DLHKP Gumas memiliki target PAD senilai Rp75 juta dan berhasil terealisasi senilai Rp75,6 juta atau 100,81 persen.
Sebelumnya, Bupati Gumas Jaya S Monong mengajak masyarakat agar melirik peluang usaha budi daya ikan, mengingat hingga saat ini kabupaten setempat masih memerlukan pasokan ikan dari luar daerah untuk memenuhi kebutuhan terhadap ikan.
“Hal itu menjadi peluang besar bagi masyarakat yang ingin berusaha di bidang budi daya perikanan, mengingat lahan di wilayah kita bisa dibilang masih luas untuk usaha budi daya ikan,” pungkasnya. (GCM/MN-2)









