KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melaksanakan rapat paripurna ke-4 masa persidangan III tahun sidang 2022, dengan agenda persetujuan bersama terhadap rancangan peraturan daerah (raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021, dan rancangan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2023.
”Setelah melalui agenda pembahasan dan keputusan DPRD Kabupaten Gumas, maka raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2021, telah disetujui dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda),” ucap Bupati Gumas Jaya Samaya Monong, Rabu (13/7).
Selanjutnya, mengenai rancangan KUA-PPAS tahun anggaran 2023 juga sudah dibahas bersama dan disetujui menjadi KUA-PPAS tahun anggaran 2023. Ini nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) tahun anggaran 2023.
Penetapan dan persetujuan raperda ini untuk menjalankan amanat peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi dan melaksanakan asas otonomi daerah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gumas.
Dia mengatakan, raperda dan rancangan KUA-PPAS yang disetujui tersebut merupakan hasil nyata yang telah dicapai, melalui hikmat kebijaksanaan dalam musyawarah untuk mencapai mufakat bersama semua pihak, seperti tercermin dalam pelaksanaan pembahasan pada setiap tingkatan yang telah dilalui.
Orang nomor satu di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini berterima kasih dan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas sumbangan pikiran, tanggapan, dan saran dari pimpinan dan anggota dewan.
Dia meminta kepada kepala perangkat daerah yang menjadi pelaksana raperda dan KUA-PPAS itu, agar segera mengambil langkah yang perlu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, untuk kelancaran pelaksanaan pemerintahan.
”Yang perlu menjadi perhatian kedepan adalah segerakan sosialisasi kepada masyarakat luas, dengan segenap sumber daya yang kita miliki. Hal ini sebagai perwujudan pelaksanaan asas demokrasi, demi peningkatan kemakmuran masyarakat di Kabupaten Gumas,” tukasnya. (GCM/MN-3)









