MASAPNEWS – Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Syahbana mengingatkan pemerintah daerah setempat agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2023 difokuskan pada kegiatan yang berorientasi produktif dan memiliki manfaat.
Hal ini guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi daerah, kata Syahbana di Sampit, baru-baru ini.
“Fraksi kami sangat sepakat, karena APBD Kotim harus mencerminkan respon Pemerintah Daerah terhadap kebutuhan prioritas masyarakat dan punya kapasitas untuk menyelesaikan sebagian besar permasalahan masyarakat Kotim yang sedang dihadapi saat ini,” ujarnya.
Oleh karena itu, penyusunan dan pembahasan APBD 2023 harus berpegang teguh pada prinsip efisiensi, efektivitas, ekonomis dan tepat sasaran agar tujuannya maksimal, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kotim.
“Terlebih melihat kondisi perekonomian global 2023, bakal mempengaruhi perekonomian domestik. Ekonomi Indonesia tahun depan hanya sekitar 5 persen year on year (yoy). Angka proyeksi ini lebih rendah dari tahun sebelumnya sebesar 5,2 persen,” sebutnya.
Situasi ini dipengaruhi potensi pelemahan ekonomi dunia dan ancaman stagflasi (kondisi ekonomi yang ditujukan dengan pertumbuhan ekonomi yang melemah dan angka pengangguran yang tinggi). Kondisi ini biasanya diikuti dengan kenaikan harga-harga barang dan jasa atau inflasi.
“Melihat kondisi perekonomian secara Nasional yang akan terjadi, tentu sangat memprihatinkan, karena akan berimbas sampai ke daerah-daerah di Indonesia termasuk di daerah yang kita cintai ini Kotim,” katanya. (IK/MN-3)








