Selamat Siang | Rabu, April 29, 2026
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
Home Gaya Hidup

Kemendikbud: Lanskap budaya Indonesia berubah secara signifikan

adminmasap by adminmasap
Januari 9, 2023
in Gaya Hidup
0
Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek Hilmar Farid dalam Pameran "Membaca Soedjatmoko dari Rumah dan Ingatan" yang diikuti di Jakarta, Senin (9/1/2023). (MASAPNEWS/ANT)

Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek Hilmar Farid dalam Pameran "Membaca Soedjatmoko dari Rumah dan Ingatan" yang diikuti di Jakarta, Senin (9/1/2023). (MASAPNEWS/ANT)

10
SHARES
78
VIEWS






MASAPNEWS – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengatakan bahwa lanskap budaya di Indonesia sudah berubah secara signifikan dan butuh upaya bersama untuk menyatukan pola pikir tersebut.

“Lanskap budaya kita berubah secara signifikan, dan itu ada jurang pemisah (gap) yang sifatnya generational atau antar generasi yang agak susah diatasi,” kata Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek Hilmar Farid dalam Pameran “Membaca Soedjatmoko dari Rumah dan Ingatan” yang diikuti di Jakarta, Senin.

Hilmar menuturkan generasi muda pada masa ini, memiliki cara dan pola pandang yang berbeda dalam menikmati atau mempelajari hal yang berkaitan dengan budaya maupun sejarah Indonesia.

Jika pada masa lampau banyak orang suka menyampaikan pola pikir terkait sebuah isu atau sejarah melalui tulisan, generasi saat ini lebih tertarik untuk mempelajarinya melalui video ataupun lewat cara-cara yang menyenangkan dan mudah ditangkap.

Pemerintah sendiri saat ini, terus berupaya mendekatkan kembali nilai-nilai budaya yang ada dengan menggandeng sejumlah organisasi kepemudaan yang dianggap bisa lebih mensosialisasikannya, dibandingkan melalui program pemerintah yang bersifat formal.

“Sekalipun kita punya niat baik bagi generasi lain, belum tentu bisa diterima dengan baik di ujung sana. Jadi lebih baik meminta teman- teman, para pemuda khususnya untuk mulai memproduksi sejarah mereka sendiri dari cara pikir, cara pandang dan tema menarik buat mereka,” katanya.

Menurut Hilmar, salah satu pendekatan yang dapat mulai diupayakan oleh kelompok pemuda adalah melalui dibentuknya jaringan arsip keluarga para tokoh bangsa seperti halnya yang dilakukan oleh keluarga Diplomat Soedjatmoko dalam menata arsip-arsip terkait perjalanan hidupnya dan bangsa Indonesia supaya masyarakat lebih mudah memahami segala peristiwa yang terjadi kala itu.

Meskipun nantinya, dibutuhkan waktu yang agak lama bagi sejumlah pihak terkait seperti Arsip Nasional untuk merancang program, memproses tiap data, hingga membuat sebuah meta data yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat.

“Menurut saya jauh lebih masuk akal juga untuk keluarga-keluarga, mulai menata apa yang ada di dalamnya dan mungkin ini bisa menjadi tugas dari Rumah Ingatan Soedjatmoko ini, untuk lebih mengkomunikasikan dan membagi pengalamannya selama ini. Sehingga mungkin orang-orang akan melakukan hal yang sama,” katanya.

Kemudian menanggapi apa yang akan dilakukan pemerintah, Hilmar mengaku akan merasa bersyukur jika semakin banyak pihak yang membantu menyebarluaskan dan mempertahankan nilai luhur serta sejarah bangsa agar terus mengakar kuat dalam jiwa generasi muda Indonesia.

Pemerintah, katanya, akan terus berusaha untuk memberikan fasilitas terbaik supaya proses dari program yang dicanangkan dapat berjalan dengan baik dan maksimal.

“Sudah ada dananya di Dirjen Kebudayaan untuk mendukung itu. Tapi asal sepenuhnya memiliki rencana kerja yang jelas dan mudah untuk dilakukan,” ucap Hilmar. (ANT/MN-2)

Previous Post

OJK sempurnakan aturan BPRS untuk tingkatkan daya saing

Next Post

Seluruh pihak di Gumas segera duduk bersama bahas angkutan PBS

Related Posts

Acara grand opening Goffee dengan pemotongan pita oleh Owner Evandi dan istri bersama mitra kerja, di Palangka Raya, Kamis (15/5/2025). (IST)
Berita Daerah

Tempat Nongkrong Baru di Palangka Raya, Goffee Hadir 24 Jam untuk Para Pecinta Kopi

Mei 17, 2025
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti ditemui di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (25/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Gaya Hidup

Mendikdasmen umumkan UN model baru setelah ada aturan PPDB

Januari 25, 2025
Menteri Kebudayaan Fadli Zon (MASAPNEWS/ANT/HO/Kementerian Kebudayaan)
Gaya Hidup

Menbud bentuk dewan pengawas untuk museum dan cagar budaya

Januari 25, 2025
Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji (lima dari kiri) saat menerima kunjungan dari ICMI membahas lansia produktif untuk menyambut bonus demografi di Kantor Kemendukbangga/BKKBN, Jakarta, Jumat (24/1/2025). (MASAPNEWS/ANT/HO-Kemendukbangga/BKKBN)
Gaya Hidup

Mendukbangga sebut lansia produktif bisa kurangi beban fiskal

Januari 24, 2025
Ketua Komnas Haji dan Umrah Mustolih Siradj. (MASAPNEWS/ANT/Ho-Komnas Haji dan Umrah)
Gaya Hidup

Komnas Haji: Pelibatan KPK untuk pendampingan haji 2025 sudah tepat

Januari 24, 2025
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno (kedua kiri) ketika ditemui usai rapat koordinasi terkait Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Jakarta, Kamis (23/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Gaya Hidup

Menko PMK: Kick-off Pemeriksaan Kesehatan Gratis secepatnya

Januari 23, 2025
Next Post
Diskusi antara DPRD, Pemkab, Polres, dan AMGM di Kuala Kurun, Senin (9/1/2022). (IST)

Seluruh pihak di Gumas segera duduk bersama bahas angkutan PBS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Tim Skyger Vertical Voyage Indonesia yang sempat dikabarkan hilang saat melakukan ekspedisi ditemukan selamat di wilayah Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (27/8/2021). (Foto : Dokumentasi pribadi)

    Sempat dikabar hilang, Tim Ekspedisi Panjat Tebing Puruk Sandukui ditemukan selamat

    716 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Polres Gumas Amankan Tiga Tersangka Illegal Mining

    493 shares
    Share 197 Tweet 123
  • Berikut asal nama Tahura Lapak Jaru, satu-satunya tahura di Kalteng

    451 shares
    Share 180 Tweet 113
  • Sejumlah warga Kalteng jadi korban investasi bodong hingga Rp2 miliar lebih

    391 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Berbalas Pantun Warnai Pembukaan Musda IV MD-AHK Kabupaten Gumas

    287 shares
    Share 115 Tweet 72
Masap News Portal Berita Online Terpercaya

Follow us on social media:

Informasi

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi
Info Pemasangan Iklan

Kategori

  • Barito Selatan
  • Barito Timur
  • Barito Utara
  • Berita Daerah
  • DPRD Kabupaten Gunung Mas
  • DPRD Kotawaringin Timur
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Gunung Mas
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kotawaringin Barat
  • Kotawaringin Timur
  • Kriminal
  • Lamandau
  • Murung Raya
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Palangka Raya
  • Pariwisata
  • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
  • Politik
  • Pulang Pisau
  • Seruyan
  • Sukamara
  • Uncategorized
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.