MASAPNEWS – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga siap menjadikan pelatihan matematika dengan metode gampang, asyik dan menyenangkan (gasing) sebagai program ekstrakurikuler di sekolah.
Kepala Disdikpora Gumas Aprianto saat dihubungi dari Kuala Kurun, Sabtu, mengatakan metode gasing merupakan salah satu program unggulan Bupati Jaya S Monong yang dilaksanakan Disdikpora sejak April 2023 dan dilakukan pengimbasan sampai dengan akhir 2023.
”Kami akan jadikan metode gasing sebagai program unggulan dan program ekstrakurikuler di sekolah, dengan membuat surat edaran,” sambung Aprianto.
Dia menyebut, di tahun 2024 Disdikpora Gumas kembali melatih 56 guru tentang metode gasing. Mereka dilatih oleh asisten trainer atau guru gasing yang berpengalaman dari kabupaten setempat, sejak 26 April-2 Mei.
Lalu pada 3 Mei digelar lomba olimpiade metode gasing yang diikuti guru dan peserta didik. Guru yang ikut adalah mereka yang mengikuti pelatihan yakni sebanyak 56 orang, 60 orang peserta didik SD dan 20 peserta didik SMP.
Lomba olimpiade bertujuan untuk melihat kemampuan guru dan peserta didik dalam mengimplementasikan metode gasing, serta evaluasi kegiatan metode gasing yang dilakukan sejak tahun 2023.
“Pelatihan dan olimpiade gasing untuk guru-guru tetap akan dilakukan setiap tahun, terutama bagi guru matematika. Tujuannya adalah dalam rangka peningkatan kompetensi dan peningkatan numerasi di Gumas,” beber Aprianto.
Sebelumnya, Bupati Gumas Jaya S Monong mendukung penuh pelatihan matematika dengan metode gasing, bagi guru dan peserta didik di wilayah setempat.
“Metode gasing saya harap bisa mengubah paradigma terhadap matematika, yang bagi sebagian peserta didik menjadi mata pelajaran yang susah dan menakutkan,” tandas Jaya. (GCM/MN-3)









