MASAPNEWS – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) melaksanakan pelayanan jemput bola (Jebol) administrasi kependudukan di Kelurahan Tumbang Talaken, Kecamatan Manuhing, 15–16 April 2026.
Kepala Dinas Dukcapil Gumas Barthel di Kuala Kurun, Senin, mengatakan warga sangat antusias menyambut kehadiran program Jebol di wilayah mereka.
“Yang datang bukan hanya warga Tumbang Talaken, namun juga warga sekitar. Bahkan ada dari kecamatan tetangga yakni Manuhing Raya dan Rungan Barat,” ungkapnya.
Hari pertama, tepatnya pada 15 April 2026, total pelayanan mencapai 316 dokumen. Layanan terbanyak meliputi perekaman KTP elektronik sebanyak 105 orang, Kartu Identitas Anak (KIA) 61, serta pencetakan KTP-el 43 dokumen.
Selain itu, ada juga dilayani kartu keluarga 37 dokumen, akta kelahiran 21, dan berbagai layanan lainnya seperti kepindahan, akta kawin, serta konsultasi.
Sedangkan pada hari kedua, 16 April 2026, jumlah pelayanan tercatat sebanyak 250 dokumen.
Rinciannya antara lain perekaman KTP-el 59 orang, pencetakan KTP-el 35 dokumen, kartu keluarga 56 dokumen, serta KIA 41.
Layanan lainnya mencakup akta lahir, akta kematian, hingga konsultasi masyarakat.
Barthel menambahkan, tingginya antusiasme warga menunjukkan kebutuhan layanan administrasi kependudukan yang masih besar di sana.
Selain itu juga berkat keaktifan Lurah Tumbang Talaken dalam mengajak warga untuk memanfaatkan program Jebol.
Lebih lanjut, Disdukcapil Gumas terus berupaya memberi pelayanan terbaik terkait adminduk kepada masyarakat, meski saat ini menghadapi tantangan efisiensi.
Ia mengakui, penerapan kebijakan efisiensi sangat berpengaruh terhadap pelayanan Jebol kepada masyarakat. Sebab Disdukcapil Gumas harus selektif dalam memenuhi permintaan kepala desa/lurah yang mengharapkan kehadiran Jebol di desa/kelurahan mereka.
“Namun untuk pelayanan di Kuala Kurun tetap kami upayakan agar berjalan maksimal. Masyarakat bisa langsung datang ke kantor Disdukcapil Gumas atau memanfaatkan stan kami yang ada di Mal Pelayanan Publik,” kata Barthel.
Terpisah, Lurah Tumbang Talaken Gusti Ray Novhanda mengatakan program Jebol sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat, karena mereka tidak perlu melakukan perjalanan ke Kuala Kurun untuk mendapat pelayanan adminduk.
“Yang kasihan kalau perjalanan ke Kuala Kurun adalah masyarakat rentan seperti lanjut usia, disabilitas, orang sakit, dan lainnya. Jadi program Jebol ini sangat dinanti oleh masyarakat Tumbang Talaken,” demikian Gusti. (ANT/MN-3)









