MASAPNEWS – Malam itu, suasana di sejumlah titik jalanan Kuala Kurun sepertinya bakal seru. Beberapa remaja sudah mulai berkumpul, mesin motor sudah menggeram, knalpot brong sudah siap beraksi.
Tapi sebelum suasana makin ramai, rombongan berseragam cokelat sudah lebih dulu nongkrong di sana. Bukan penonton, bukan juga pedagang kaki lima.
Itu Satuan Samapta Polres Gunung Mas, dan mereka datang membawa sesuatu yang tidak ada di agenda malam itu yakni ceramah gratis.
Kamis malam (7/5/2026), tim Patroli Presisi Polres Gunung Mas turun ke jalan mulai pukul 21.30 WIB. Dipimpin Ipda M. Ramli selaku Piket Pamapta, patroli ini bukan sekadar jalan-jalan malam biasa.
Ada tiga titik yang jadi sasaran utama, Jalan Yos Sudarso, Jalan Tjilik Riwut, dan Bundaran Kurun, lokasi-lokasi yang belakangan ini jadi langganan laporan warga soal kebisingan dan aksi ugal-ugalan.
Rupanya banyak warga yang sudah tidak tahan. Laporan mengalir deras lewat media sosial hingga Call Center 110. Isinya sama, suara knalpot brong yang memekakkan telinga dan remaja yang menjadikan jalan umum sebagai sirkuit dadakan.
Warga yang cuma mau istirahat malam malah dapat “hiburan” gratisan yang sama sekali tidak mereka pesan.
Maka Ipda Ramli dan tim pun bergerak. Sesampainya di lokasi, mereka tidak langsung main bubarkan paksa. Pendekatannya justru santai tapi berisi, turun dari kendaraan, hampiri remaja yang berkumpul, lalu mulai ngobrol dari hati ke hati.
Isinya? Ya itu tadi, ceramah gratis yang ternyata lebih efektif dari klakson paling keras sekalipun.
Selain soal balap liar, petugas juga jeli memeriksa satu per satu kendaraan yang parkir di pinggir jalan. Knalpot yang tidak sesuai spesifikasi langsung kena teguran.
Tidak ada yang diseret ke kantor malam itu, tapi pesan sudah tersampaikan dengan jelas, ganti knalpot brong-mu sebelum kami yang mengingatkan lagi.
Mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., Ipda M. Ramli menegaskan kehadiran polisi di lapangan bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk memastikan semua orang bisa pulang ke rumah dengan selamat, termasuk para remaja itu sendiri.
“Kami mengimbau adik-adik agar tidak terjebak dalam aksi balap liar maupun penggunaan knalpot tidak standar. Selain melanggar aturan, hal ini sangat mengganggu kenyamanan warga yang sedang beristirahat,” ucapnya.
Pada kesempatan ini ia juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bersama-sama menciptakan Kuala Kurun sebagai kota yang ramah dan tertib berlalu lintas.
Warga sekitar pun menyambut hangat kehadiran patroli malam itu. Bagi mereka, melihat petugas aktif turun ke lapangan di jam-jam rawan adalah bukti nyata bahwa laporan mereka tidak masuk tong sampah.
Polres Gunung Mas memastikan Patroli Presisi ini akan terus digelar secara rutin. Masyarakat juga diajak aktif melaporkan aktivitas mencurigakan lewat jalur resmi, karena menjaga ketertiban Kuala Kurun bukan hanya tugas polisi, tapi urusan seluruh pihak. (IST)








