MASAPNEWS – Pemerintah Kecamatan Kahayan Hulu Utara bergerak membagikan 1.500 masker kepada warga guna membantu meminimalisir dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tengah dirasakan warga setempat, Senin (7/9/2026).
Camat Kahayan Hulu Utara, Wano, S.Pd., SD., M.M., turun langsung memimpin pembagian masker yang dipusatkan di Kelurahan Tumbang Miri, bersama-sama anggota Polsek Kahayan Hulu Utara dan unsur terkait lainnya.
Langkah ini diambil di tengah kondisi kualitas udara yang masih buruk akibat kabut asap di wilayah setempat.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi lonjakan gangguan pernapasan akibat paparan asap, Puskesmas Tumbang Miri saat ini juga telah menyediakan rumah oksigen bagi warga yang membutuhkan.

Fasilitas ini menyediakan layanan terapi oksigen sederhana secara gratis bagi masyarakat yang mengalami keluhan sesak napas, batuk, maupun iritasi tenggorokan akibat kabut asap, sehingga warga tidak perlu ragu memanfaatkannya apabila mengalami gejala tersebut.
Pemerintah Kecamatan Kahayan Hulu Utara juga mengimbau warga agar segera melapor apabila melihat titik api, memadamkan api kecil di sekitar lingkungan, menjaga kebersihan lingkungan, menggunakan air secukupnya, selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat, termasuk rumah oksigen, apabila mengalami gejala gangguan pernapasan.
Selain itu, warga juga dilarang keras membakar sampah, membakar lahan atau kebun, membuang puntung rokok sembarangan, dan berburu menggunakan api.
Pemerintah Kecamatan Kahayan Hulu Utara mengingatkan, dampak buruk karhutla tidak hanya berupa ISPA dan gangguan pernapasan, tetapi juga polusi udara, kerusakan habitat flora-fauna, hingga gangguan transportasi dan ekonomi.








