MASAPNEWS – Ketua DPRD
Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah Akerman Sahidar mengapresiasi para
buruh di wilayah setempat yang memperingati May Day atau Hari Buruh
Internasional tanpa melakukan aksi demonstrasi.
Berdasarkan informasi yang disampaikan Polres Gumas, di kabupaten ini tidak ada
aksi demo saat Hari Buruh Internasional yang diperingati setiap 1 Mei, katanya
saat dihubungi dari Kuala Kurun, Sabtu.
“Saya mengapresiasi buruh di Gumas yang tidak melakukan aksi demo,”
jelasnya.
Wakil rakyat dari daerah pemilihan II yang meliputi Kecamatan Rungan Hulu,
Rungan, Rungan Barat, Manuhing dan Manuhing Raya ini menyebut, pandemi
COVID-19 membuat seluruh pihak harus menerapkan protokol kesehatan.
Jika para buruh melakukan aksi demo, ujar politisi Partai Demokrasi Indonesia
Perjuangan (PDIP) ini, maka kerumunan massa yang terjadi sangat berpotensi
menyebabkan munculnya klaster baru COVID-19.
Oleh sebab itu, dia menyampaikan apresiasi kepada para buruh yang ada di
kabupaten bermoto Habangkalan Penyang Karuhei Tatau yang tidak melakukan aksi
demo saat memperingati May Day.
Lebih lanjut, Akerman berharap peringatan Hari Buruh Internasional menjadi
momentum bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi, membangkitkan
perekonomian yang sempat menurun karena pandemi COVID-19.
Pria kelahiran Kelurahan Rabambang, Kecamatan Rungan Barat ini menjelaskan,
seluruh pihak yang dimaksud di sini, termasuk para buruh. Dengan adanya sinergi
dari seluruh pihak, dia yakin perekonomian Indonesia akan bangkit.
Terpisah, Kapolres Gumas AKBP Rudi Asriman melalui Kasat Intelkan AKP Tri
mengatakan, tidak ada aksi demo yang dilakukan para buruh di kabupaten setempat
saat peringatan Hari Buruh Internasional. (ANT/MN-3)









