MASAPNEWS – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rinie mengatakan bahwa pemerataan sebaran guru di kabupaten itu perlu dilakukan.
“Perlu dilakukan pemerataan sebaran guru agar pemerataan peningkatan kualitas pendidikan juga tercapai,” ujar Rinie, di Sampit, Jumat (30/4/2021).
Selain itu, tutur politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, penambahan guru juga hendaknya dapat dilakukan, baik melalui pengangkatan guru honorer maupun cara lainnya.
Secara khusus, dia meminta kepada pemerintah agar memikirkan kesejahteraan guru honorer, karena guru honorer punya keluarga sehingga tentunya harus memenuhi kebutuhan hidup.
“Guru honorer juga berjasa dan berperan penting dalam pendidikan di Kotawaringin Timur. Untuk itu pemerintah daerah harus memperhatikan nasib mereka,” demikian Rinie.
Sementara itu, berdasarkan data Dinas Pendidikan, jumlah guru di Kotawaringin Timur pada 2019 lalu sebanyak 5.644 orang, terdiri dari PNS 2.749 orang, guru yayasan 1.376 orang, guru kontrak 425 orang dan guru honorer sekolah 1.123 orang. (ANT/MN-3)








