MASAPNEWS – Seluruh
fraksi di DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah memberi lampu
hijau untuk penambahan penyertaan modal oleh pemerintah kabupaten untuk Bank
Kalteng namun harus dibahas secara matang.
“Namun penambahan modal perlu pembahasan mendalam agar tepat sasaran,
terutama besaran nominal karena harus menyesuaikan kemampuan daerah, apalagi di
tengah pandemi COVID-19 yang berdampak terhadap perekonomian,” kata juru
bicara Fraksi PDIP, Paisal Darmasing di Sampit, Selasa.
Fraksi PDIP sepakat untuk membahas rancangan peraturan daerah terkait
penyertaan modal tersebut. Peraturan daerah menjadi dasar bagi pemerintah
daerah selaku salah satu pemegang saham untuk melakukan penambahan maupun
pengurangan penyertaan modal pada Bank Kalteng.
“Penyertaan modal juga harus menjadi sumber pendapatan daerah untuk
menunjang pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” kata Paisal.
Juru bicara Fraksi Golkar, Riskon Fabiansyah mengatakan, Fraksi Golkar memiliki
semangat yang sama yaitu kebijakan investasi bisa dilaksanakan sepanjangan
memberi manfaat terhadap pendapatan daerah dan tidak mengganggu likuiditas
keuangan daerah.
“Kotawaringin Timur sudah berkomitmen meningkatkan penyertaan modal dari
Rp45 miliar menjadi Rp82,7 miliar sejak 2019 sampai 2023. Kami hanya
mempertanyakan mengapa perdanya harus direvisi padahal masih berlangsung hingga
2023,” kata Riskon.
Fraksi Golkar mengingatkan bahwa penyertaan modal harus membawa manfaat sosial
dan ekonomi. Selain itu, perlu pertimbangan matang agar tidak mengganggu
keuangan daerah karena saat ini anggaran difokuskan untuk penanganan COVID-19
serta banyak kegiatan yang tidak bisa dijalankan akibat refocusing anggaran.
Pendapat serupa disampaikan oleh Fraksi PAN, Fraksi Gerindra, Fraksi Demokrat,
Fraksi PKB dan Fraksi Nasdem. Mereka sama-sama setuju terhadap rencana
penambahan penyertaan modal tersebut, namun dengan syarat harus dilakukan
sesuai aturan dan memperhatikan kemampuan keuangan daerah.
“Fraksi Gerindra setuju dengan rencana penyertaan modal ini namun tentu
dengan prinsip kehati-hatian dan akuntabel. Kami berharap ini akan membawa
manfaat besar bagi masyarakat,” ujar Sutik, juru bicara Fraksi Gerindra.
Sementara itu, Wakil Bupati Irawati yang hadir paripurna yang kemudian
dilanjutkan dengan agenda tanggapan bupati terhadap pandangan umum
fraksi-fraksi, menyatakan apresiasi dan terima kasih atas dukungan seluruh
fraksi.
Rencana penambahan penyertaan modal tersebut akan dibahas bersama dengan DPRD
untuk mencari hasil terbaik. Pihaknya berharap dukungan dari legislatif
sehingga rencana penambahan penyertaan modal tersebut berjalan sesuai harapan.
(ANT/ISN-3)









