MASAPNEWS – Wali Kota
Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, Fairid Naparin mengajak seluruh
santri yang ada di kota setempat, agar semakin aktif terlibat dalam pembangunan
daerah salah satunya dalam upaya mengantisipasi penyebaran COVID-19.
Sejak dahulu santri memiliki peran fundamental bagi pembangunan bangsa termasuk
dalam upaya memperjuangkan kemerdekaan, kata Fairid di Palangka Raya, Kamis.
“Untuk itu saya kembali mengajak para santri di Palangka Raya semakin
aktif terlibat dalam pembangunan daerah,” ucapnya.
Diantara bentuk keterlibatan tersebut menurut Fairid seperti dengan selalu
terus disiplin dan patuh protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran dan
penularan COVID-19.
“Kami mengajak para santri, pondok pesantren dan juga seluruh masyarakat
terus berupaya mencegah penularan COVID-19 ini dengan selalu menerapkan
protokol kesehatan,” kata kepala daerah termuda di Provinsi Kalimantan
Tengah ini.
Dia menambahkan, dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19 seluruh
elemen masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama tak terkecuali para santri
dan pondok pesantren.
Fairid pun meminta para santri selalu menjaga citra diri sebagai bagian dari
keluarga pesantren yang mampu menjadi contoh dan panutan bagi masyarakat,
minimal di lingkungan keluarga dan lingkungan sekitarnya.
“Mari kita tunjukkan bahwa sebagai generasi muda para santri juga memiliki
kualitas, kapasitas dan integritas yang mampu bersaing di tengah perkembangan
dan tantangan kemajuan zaman,” katanya.
Pernyataan itu diungkapkan dia di rumah jabatan wali kota saat memberikan
arahan pada peringatan hari Santri di Kota Palangka Raya yang dilaksanakan
secara daring.
Dia mengatakan peringatan hari santri yang dilaksanakan secara daring itu
sebagai upaya meminimalkan kontak fisik di tengah pandemi COVID-19. Meski
demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi kekhidmatan dan esensi dari hari
santri.
“Para santri, generasi muda harus bisa menjaga dan menanamkan akhlak mulia
di dalam kehidupan sehari-hari. Akhlakul karimah itu harus mampu dijadikan
contoh dalam kehidupan sehari-hari baik dalam lingkup bermasyarakat, berbangsa
dan bernegara,” katanya. (ANT/MN-3)









