MASAPNEWS – Kabar duka
kembali menyelimuti Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, setelah
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) setempat Marwoto yang
diketahui sedang menjalani perawatan akibat terjangkit COVID-19, meninggal
dunia, Minggu pagi.
Kabar duka tersebut disampaikan Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat
Daerah Kobar Syahruni, Minggu siang, melalui pesan singkat yang dibagikannya ke
grup WhatsApp Prokom Pemda dan Media.
“Izin melaporkan PX terkonfirmasi positif COVID-19, meninggal dunia di
ruang ICU RSSI pada Minggu (20/12/20) Jam 07.25 WIB,” tulis Syahruni dalam
pesan singkat tersebut.
Dikatakannya, almarhum (Marwoto/PX) masuk ke RS Sultan Imanuddin Pangkalan Bun
pada 1 Desember 2020 pukul 19.10 WIB. Saat itu almarhum masuk dengan keluhan
demam, mual, sesak napas, DX, COVID-19, pneumonia, decomcordis dan HT.
Syahruni menyebutkan, rencananya pemakaman jenazah dilakukan secara protokol
penanganan COVID-19 di kompleks pemakaman umum Jalan Samari, Pangkalan
Bun dan telah disetujui pihak keluarga.
Terpisah, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kotawaringin Barat,
Achmad Rois membenarkan kabar duka tersebut. Dia menyebutkan, sebelumnya
dirinya sempat dihubungi almarhum melalui pesan singkat, saat almarhum
pertama kali mengetahui dirinya terkonfirmasi COVID-19.
“Almarhum waktu itu minta saran tata laksana terkait penanganan dirinya
sesuai protokol kesehatan. Selanjutnya, saya arahkan menghubungi
Puskesmas Madurejo untuk mendapatkan pengawalan ke IGD RSSI
Pangkalan Bun,” ucap Rois.
Lanjut Rois, setelah mendapatkan pemeriksaan dokter ahli, almarhum kemudian
dirawat di ruang Isolasi RSSI Pangkalan Bun.
“Berdasarkan sumber dari RSSI, almarhum diketahui mempunyai penyakit
penyerta atau komorbid di antaranya sesak nafas dan pneumonia,” ucap Rois.
Kepergian almarhum menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat dan Pemerintah
Kabupaten Kotawaringin Barat. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk
meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan COVID-19 karena potensinya masih
sangat tinggi. (ANT/MN-3)









